Membangun Masa Depan Yang Bahagia di Kampung Halaman

Hanna Yohana

 

Konsulat Jenderal Republik Indonesia Di Hong Kong (KJRI) kembali menggelar Exit program II tahun 2012. Acara yang sudah diadakan dari tahun 2008 tersebut memang secara rutin digelar KJRI, dua kali dalam satu tahun. Untuk tahun ini Exit program pertama telah digelar pada 27 Mei 2012 lalu. Sementara Exit program II diadakan pada hari Minggu, 18 November 2012 yang mengambil tempat di Olimpic House Stadium, Causeway Bay.

Pada kesempatan itu hadir pula Irjen Kementrian Luar Negeri Sugeng Rahardjo, Kementrian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Prakoso, BS, Ketua APPIH Mr. Cheung Kit Man, Konsul Konsuler I KJRI Hari Budiarto, Konsul Ketenagakerjaan Sendra Utami, serta beberapa orang tim peni marka.

“Dari pertama mbak-mbak datang ke Hong Kong sudah ada welcoming program, dan selama mbak-mbak di Hong Kong KJRI juga sudah mengadakan beberapa kursus, mulai dari bahasa Kanton, kursus keahlian, kursus memasak sehingga menambah ketrampilan dalam melakukan pekerjaan di Hong Kong. Dan saya bangga atas kinerja mbak-mbak yang sebetulnya bisa menjadi modal yang sangat berharga. Mbak-mbak telah melakukan kerja keras dan sukses dalam melakukan pekerjaan di Hong Kong “. Papar Sugeng Rahardjo, ketika menyampaikan sambutannya di hadapan kurang lebih 500-an BMI Hong Kong.

Peserta terlihat sangat antusias mengikuti materi yang diberikan oleh Tim Peni Marka. Mulai dari Syamsul Bahri Tenrere yang memberikan materi dengan tema “BMI – HK takut Pulang” hingga Rini Kanadiar Kustiawan yang mengajak BMI untuk berani pulang lewat materi “Pulang Kampung”. Sebelum memberikan materi Rini mengajak peserta untuk merenung dengan niat pulang kampung. Ketika peserta ditanya apa hasil dari renungan yang baru saja dilakukan, serempak mereka menjawab “sedih, dan ingin pulang”. “Pulang kampung memang harus niat, kalau niatnya tidak kuat begitu uang habis pasti kembali lagi ke Hong Kong”. Ungkap Rini.

Mengutip Hari Budiarto ketika menyampaikan sambutannya, sangat mengharapkan kementrian UKM bisa membantu BMI Hong Kong yang akan pulang ke Tanah Air. Dan untuk BMI sendiri jika menginginkan bantuan kredit atau bimbingan usaha insyaallah kementrian UKM bisa membantu.

Acara yang mengambil tema “Membangun Masa Depan Yang Bahagia di Kampung Halaman” tersebut juga memberikan formulir Evaluasi kegiatan Exit program yang harus diisi oleh peserta, selain itu juga diberikannya souvenir serta adanya door prize yang diundi di akhir acara.

Tulisan ini pernah dimuat di tabloid Apakabar Hong Kong edisi 18, 25 November – 7 Desember 2012

Tentang penulis : Hanna Yohana, BMI Hong Kong yang juga menjadi kontributor di tabloid Apakabar Hong Kong. Tulisan lainnya yang berupa puisi, opini dan artikel tersebar diberbagai media cetak maupun online Indonesia dan Hong Kong. Puisinya tergabung di beberapa antologi serta kumpulan puisi tunggalnya : Senandung Perempuan Migran

 

Note Redaksi:

Hanna Yohana, selamat datang dan bergabung. Make yourself at home ya…dan ditunggu artikel-artikel lainnya, termasuk opini dsb.

 

24 Comments to "Membangun Masa Depan Yang Bahagia di Kampung Halaman"

  1. Hanna  14 December, 2012 at 00:00

    Yuli Duryat : hai Yuli, ketemu lagi disini ya, tapi kok kita malah belum ketemu di real

  2. Yuli Duryat  13 December, 2012 at 22:05

    Selamat datang di BALTYRA ya Mbak Yohanna….

  3. Hanna  1 December, 2012 at 12:58

    Mastok : terima kasih untuk tambahan artikelnya
    Salam

  4. Mega Vristian  1 December, 2012 at 12:11

    Sangat menyukai membaca komentar-komentarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.