[Serial Negara Kapitalis] ONGNIAAHRA

Dian Nugraheni

 

Tentu saja sudah sangat terkenal, dan hampir semua orang tau, bahwa air terjun terbesar di dunia bernama Niagara, berada di wilayah Amerika Serikat…, benarkah demikian..?

Ke sanalah aku memburu sang Niagara ini. Perjalanan menuju kota Niagara Falls, dengan menumpang bus malam, makan waktu sekitar 9 jam dari Washington, DC. Dan di sana, setelah aku bertemu dengan Leena, Tour Guide yang aku sewa untuk menemani perjalanan menjelajahi poin demi poin kota Niagara Falls, aku jadi tau lebih banyak daripada sekedar yang selama ini aku dengar tentang air terjun raksasa ini.

Anjiara (lafalnya terdengar sepert Ang-hiara), begitu kedengaran di telingaku, ketika Leena menjelaskan tentang sejarah nama Niagara. Setelah aku cari-cari di Wikipedia, aku menemukan satu kata yang agak mirip dengan apa yang dikatakan Leena, yaitu Ongniaahra. Ini memang bahasa Native American, alias Indian, tepatnya suku Iroquois, yang pada jamannya memang merupakan penduduk yang menempati wilayah Amerika sebelah Utara, di mana air terjun raksasa ini berada. Kata Ongniaahra ini berubah pengucapannya, dan akhirnya juga berubah penulisannya, menjadi Niagara, konon kabarnya karena Kanada pada waktu itu dijajah oleh Perancis, dan orang-orang Perancis ini salah eja kata tersebut menjadi Niagara.

Sepanjang pengamatanku, ada yang lucu bila kita membicarakan Niagara. Lucu pertama adalah, karena, Niagara ini, sebenarnya bukan sungai, tapi “Big body of the Water”, yang mengalir dari wilayah Amerika, menuju utara, berakhir di Buffalo City, pinggiran utara kota New York, kemudian “patah” dan membentuk “air terjun”, di mana air terjun ini “menghadap” ke Kanada, atau tepatnya masuk wilayah Ontario, Kanada.

Jadi ketika seharian aku mengitari Niagara dari American Side, atau dari sisi wilayah Amerika, yang nampak sangat jelas adalah “sungai” Niagara yang sangat lebar dan sangat deras. Untuk menikmati pemandangan ini, kita bisa tepat berada di sebelah sungai Niagara, hanya dibatasi pagar besi keliling setinggi pinggang orang dewasa. Sedangkan air terjunnya sendiri, hanya nampak sepotong pinggir. Kecuali kita membayar sebesar $13 untuk bisa naik boat, dan boat akan mengantar kita untuk “berhujan-hujan” di bawah air terjun “milik” Amerika Serikat.

Tentu saja aku masih penasaran, karena dari beberapa gambar foto yang pernah aku lihat, air terjun Niagara ini bisa dilihat “utuh”, bukan hanya sepotong. Maka setelah bertanya pada petugas hotel tempat aku menginap, maka dia menyaranan agar aku pergi melihat Air Terjun Niagara dari Canadian Side, atau dari sisi Kanada.

Lucu kedua adalah karena ada dua kota Niagara Falls, alias kota kembar Niagara Falls, yaitu kota Niagara Falls milik Amerika yang terletak di kota Buffalo, New York utara, dan kota Niagara Falls milik Kanada. Kedua kota kembar ini disambungkan dengan sebuah jembatan bernama Rainbow Bridge. Jadi, bila kita dari Amerika, sebelum masuk wilayah Kanada, kita harus mampir di kantor Imigrasi yang terletak di ujung pintu masuk menuju wilayah Kanada. Nggak usah pakai mobil, jalan kaki pun juga sampai, malah banyak pemandangan bagus yang bisa dilihat dari jembatan ini. Dan memang ini juga disediakan bagi para pejalan kaki….

Tempat pertama yang aku kunjungi di Kanada adalah sebuah tempat bernama Table Rock. Turun di Table Rock ini, langsung disambut “hujan deras” akibat percikan air terjun raksasa yang berada di depan mata. Katanya, ya begini ini tiap harinya, Table Rock selalu hujan setiap saat.

Tapi, di depanku, sepanjang mata memandang, memang luar biasa, inilah Niagara Falls yang sebenarnya. Sepenuhnya bisa dilihat, bagaimana bentuk air terjun ini sebenarnya. Yaa, bayangkan saja, dari “Sungai” Niagara yang demikian luas dan deras dari wilayah Amerika, “terpatahkan” di ketinggian tebing, tertumpah menghadap ke sisi Kanada. Jadi sebenarnya, Kanada lah yang lebih “beruntung”, karena air terjun Niagara ini “menghadap” ke Kanada.

Tidak seperti menikmati Niagara Falls dari sisi Amerika, di mana orang-orang bisa berdekat-dekat dengan sungainya, maka menikmati Niagara Falls dari sisi Kanada hanya dilakukan dari “jalanan”, yaitu sisi “depan” dari air terjun yang dibuat tebing meninggi dan dipagar keliling sedemikian rupa. Yaa, dari sisi Kanada, wisatawan nggak mungkin berdekat-dekat dengan sungai. Tapi menurut aku pribadi, ya begini inilah sebenarnya menikmati “pemandangan”. Layaknya pemandangan indah, seperti gunung, pantai, tebing, akan nampak lebih indah bila dilihat dari kejauhan, demikian pulalah dengan Air Terjun Niagara ini, tampak sempurna dilihat dari kejauhan di sisi Kanada.

Dan, ini lucu selanjutnya adalah karena ada 2 air terjun besar, satu yang diklaim menjadi milik Amerika, bernama American Falls. Dan satu lagi air terjun besar bernama Horseshoe, diklaim menjadi milik Kanada. Di Niagara Falls sisi Amerika, untuk menikmati air terjun “American Falls” dari dekat, orang-orang akan naik boat, dengan melindungi tubuhnya dengan ponco, maka boat ini akan mengantar wisatawan berbasah-basah di bawah Niagara “American Falls”.

Sedangkan di sisi Kanada pun disediakan boat, sama juga, wisatawan akan berponco untuk menikmati derasnya percikan hujan dari air terjun “milik” Kanada, yang bernama air terjun Horseshoe. Sama juga basahnya, sama juga berdebar-debarnya. Sama juga mengagumkannya ciptaan Tuhan ini.

Kalau dilihat dari gardu pemandangan di Skylon Tower, Kanada, memang akan nampak lebih lucu lagi, karena boat dari Niagara sisi Amerika, akan berjalan lurus, sedikit belok kiri untuk sampai pada air terjun milik Amerika, American Falls, sedangkan boat dari sisi Kanada akan berjalan lurus, sedikit berbelok kanan untuk menikmati air terjun milik Kanada, Horseshoe.

Dua-duanya, baik boat wisatawan milik Amerika maupun boat wisatawan milik Kanada berada di satu sungai, tapi keduanya “mengklaim” bahwa mereka masing-masing punya “wilayah” sendiri-sendiri di sungai itu, dan masing-masing juga merasa punya air terjunnya.., entah bagaimana dahulu kala kedua negara ini, Amerika dan Kanada melakukan “pembagian” kepemilikan. Kalau mau ditelaah, tentu akan sangat panjang ceritanya.., tapi kata sederhananya adalah, bagi kedua negara ini, Amerika dan Kanada, Niagara Falls adalah aset, adalah sumber pemasukan dana bagi negara. Sedangkan bagi wisatawan, adalah pilihan, mau main air berbasah-basah di Niagara “River” dari sisi Amerika, atau mau menikmati pemandangan indah yang sesungguhnya, yaitu menikmati penampakan air terjun raksasa sepenuhnya, dari sisi Kanada.

Dan bila aku boleh menyarankan, bagi teman-teman di Indonesia yang sengaja pengen mengunjungi Niagara Falls, kalau nggak bisa dapat Visa Turis ke Amerika, coba ambil Visa Turis ke Kanada, karena, jujur saja, Niagara Falls lebih bisa dinikmati dari sisi Kanada.

Ongniaahra.., Niagara.., whatever.., tak soal lah apa namamu, bersyukur aku pernah mengunjungimu…, dan..pengen lagi..he..he..he..

 

Virginia

Dian Nugraheni

Minggu, 21 agustus 2001

 

(Masih ngeri aja ngeliat air terjun segede itu, tapi gemes juga…he2…)

 

niagara01

Body of the water, dengan aliran air yang deras…

 

niagara02

Suara air terjunnya lumayan bergemuruh..he2..

 

niagara05

Gerbang menuju Kanada dari Amerika, periksa kelengkapan imigrasi dulu…

 

niagara03

Mendekat pada Tirai Air di Niagara Falls di sisi Kanada..

 

niagara04

Orang-orang menikmati Niagara Falls dari pinggiran jalan, di sisi Kanada

 

niagara06

Niagara Falls dilihat dari Skylon Tower di Kanada..

 

niagara07

Niagara Falls dilihat dari ketinggian Skylon Tower, Kanada…

 

niagara08

Dari Tower Skylon, Kanada, tampak di kejauhan…very Big Body water of Niagara…, lihat juga patahan-patahan yang membentuk air terjun…amazing..!!

 

18 Comments to "[Serial Negara Kapitalis] ONGNIAAHRA"

  1. awesome  19 December, 2012 at 09:57

    ini … kalo liat sejarahnya, awalnya bikinan manusia loch .. terus makin lama makin patah, yg di horseshoe itu. awalnya ga semelengkung itu, agak2 lurus ….

    kalo dari sisi kanada bisa jalan2 di terowongan, keluarnya lumayan deket sama air terjunnya ….

    pengen jalan2 di jembatannya … cuman waktu itu waktunya ga cukup, dan visa amerika ga di passport

  2. Lani  19 December, 2012 at 02:41

    SLB : masuk angin…..klu gitu anginnya hrs dikeluarkan…….dr belakang………ya hahaha…….mungkin itu yg dimaksudkan oleh kang Anuuuuuu

  3. Swaan Liong Be  18 December, 2012 at 17:04

    @matahari : Oh gitu ya, aku nggak pernah denger tentang air terjun diSumatra ini, wah kalo sampai 250 m tingginya berarti 2,5 x lebih tinggi dari angels Fall di Venezuela ini.

    @anoew: hahaha… udah lama nggak denger istilah “masuk angin” . Ini symptom penyakit chas indonesia , hanya Indonesia yang mengenal “masuk angin”; berarti juga angin tsb. harus dikeluarkan ya, as simple as that!

  4. Lani  18 December, 2012 at 02:58

    AKI BUTO : halah selak meneh……yo wes gmn klu kamu mbau reksone kenthir asal Serpong???? pie wes due mesin penggiling kopi rung???

  5. anoew  17 December, 2012 at 19:55

    Cedar apa nggak masuk angin itu deket-deket air grojog..?

  6. Handoko Widagdo  17 December, 2012 at 18:27

    Terima kasih untuk ceritanya yang sangat otentik.

  7. matahari  17 December, 2012 at 18:24

    Air terjun tertinggi di Indonesia mungkin Sigura gura di pulau Sumatra yang ketinggiannya mencapai 250 m…dokumentasi tentang air terjun ini pernah disiarkan di TV luar….kemungkinan besar saat ini air terjun tersebut sudah tidak bisa dikunjungi lagi karena sudah menjadi projek listrik….maaf kalau salah informasi…Mungkin untuk yang tinggal di Sumatra….bisa lebih memberi penjelasan….

  8. Swan Liong Be  17 December, 2012 at 17:24

    Niagara Falls bukan air terjun terbesar didunia; Victoria Falls diAfrika atuu Iguazu diperbatasan Brasilia dan argentinia jau lebih besar , air terjun yangh paling tinggi , sekitar 100m tingginya berada di Venezuela , kalo nggak salah namanya Angels Falls. Niagara Falls “hanya” setinggi 55m.
    Kalo dbandingkan antara american Falls dan Canadian Falls memang yang milik Canada jauh lebih menarik dan pemadangan keAmerican Falls lebih bagus kalo dinikmati dari Canada.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *