Jokowi Kagumi Ide Sederhana Ahok

Prabu – Jakarta

 

Hujan yang mengguyur ibu kota dan telah membuat banjir jalan-jalan protocol, bikin gubernur DKI dan wakilnya bekerja kalang kabut. Selain blusukan ke kampong-kampung yang terendam air, Jokowi dan Ahok juga selalu koordinasi dengan melakukan rapat.

Seperti di kutip oleh detik.com (25/12/12), sore ini Jokowi Ahok melakukan rapat di rumah dinas gubernur. Sayangnya ini rapat tertutup, maka wartawan tidak diperkenankan meliput.

Namun demikan sebagai citizen journalist Baltyra yang memiliki akses khusus, saya ingin membagikan transkrip bocoran rapat Jokowi-Ahok khusus buat  baltyra.com.  selamat menyimak!

jokowi-ahok

Jokowi : Hok, sudah dua malam ini aku tidak tidur.

Ahok : Sama mas. Kita memang lagi mikir macet dan banjir di Jakarta.

Jokowi : Betul, kita sekarang juga mau mbahas itu.

Ahok : Iya mas. Kalau dulu macet, gara-gara si komo lewat. Nah sekarang si komo gak lewat, eh… tetap macet.

Jokowi : Makanya aku punya ide, bagaimana kalau aturan mobil bernomor ganjil genap segera kita terapkan?

Ahok : Percuma mas. Yang senang pedagang mobil sama pabrik mobil. Rakyat akan beli mobil lagi agar punya mobil bernomor genap dan ganjil. Dan yang ada tambah muaaaceetttt lagi, mas. Dan ujungnya, pendukung Foke akan mentertawakan kita.

Jokowi : Betul juga ya. (sambil mantuk-mantuk khas wong Solo). Kalau begitu kita perluas aturan 3 in 1 tidak hanya di jalan protocol, tapi jalan-jalan yang mau ke kampong?

Ahok : Wadoow…, bahaya itu mas. Bisa-bisa kita dibilang anti Keluarga Berencana. Sekarang aja joki 3 in 1 sudah banyak. Kalau aturan diperluas sampai kampong, wah ibu-ibu berlomba punya banyak anak, biar bisa mesuplai joki 3 in 1. Susah nanti nertibkannya, mas. Kasihan satpol kita.

Jokowi : Kalau gitu kita bikin perda tarif parkir yang mahal!

Ahok : Lebih bahaya lagi itu, mas. Nanti banyak mobil milih parkir liar pinggir jalan. Tambah bikin ruwet jalan, mas.

Karena idenya selalu di tolak ahok maka Jokowi menanyakan solusi yang Ahok punya.

Jokowi : wis aku nyerah. Kowe wae sing mikir, Hok.

Ahok : Ndak usah pusing, mas. Masyarakat Jakarta itu orang-orang cerdas. Mereka paham, Sutiyoso saja njabat pangdam 5 tahun ditambah 5 tahun jadi gubernur tidak mampu mengurai kemacetan dan membebaskan Jakarta dari banjir. Begitu pula Foke yang mengklaim ahlinya, yang sudah jadi birokrat pemda belasan tahun ditambah jadi gubernur lima tahun, Jakarta tambah semrawut macet dan banjir.

Jokowi : iyo aku ngerti itu semua. Cuma ide dan solusimu kuwi ngendi?

Ahok : Solusi gue simple, mas. Kalau pemimpin-pemimpin yang dulu puluhan tahun tetap tidak bisa membebaskan kemacetan, apa lagi kita mas yang baru dua bulan. Kita kan masih 4 tahun 10 bulan, mas.

Jokowi : hehehe….. hehehe…. Encer juga otakmu.

Ahok : haiyaa…. Ahok gitu loh.

 

About Prabu

Sosok misterius yang sejak kemunculannya tidak banyak orang yang mengenalnya. Walaupun misterius, sosok satu ini sekaligus ramah dan sangat terbuka pertemanannya. Sang Prabu dan Permaisuri sering blusukan menyapa kawula BALTYRA.com dan menggebrak dunia, kebanyakan dengan coretan karikaturnya sekaligus artikel-artikelnya yang bernas, tajam dan berani.

My Facebook Arsip Artikel

16 Comments to "Jokowi Kagumi Ide Sederhana Ahok"

  1. Phie  9 April, 2013 at 10:00

    Wkwkkkwkwkwkw

  2. Silvia  19 March, 2013 at 13:40

    Suka sama duo yang ini.

  3. Handoko Widagdo  19 March, 2013 at 12:43

    DKI memang Daearh Kemacetan Indonesia atau Daerah Kebanjiran Indonesia.

  4. triyudani  28 December, 2012 at 14:34

    hahahaha……..tiwas nek ku nyemak eram

  5. Dewi Aichi  28 December, 2012 at 13:11

    hi hi hi..mas Dab memang paling bisaaaaaa…

  6. Nur Mberok  28 December, 2012 at 11:38

    Uasemmmmmmmmmmmmmmm…. kecele..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.