Perjuangan Bonus Offroad Gratis (4)

Anoew

 

Artikel sebelumnya:

Perjuangan Bonus Offroad Gratis (1)

Perjuangan Bonus Offroad Gratis (2)

Perjuangan Bonus Offroad Gratis (3)

 

Siang itu matahari bersinar sangat panas dan meskipun kadang dipayungi sedikit awan, keadaan itu tidaklah lama dan walhasil panas tetap mendera kami-kami yang berada di lapangan yang sedang mengerjaan rig baru. Bahkan pohon pun seolah tak berdaya menahan panas yang menyengat.

1

Seorang rekan termenung dengan pandangan jauh ke depan menembus dimensi ruang dan waktu, mungkin mengingat tahun ini (2012) kembali ia tak bisa berkumpul bersama keluarganya untuk sekedar merayakan pergantian tahun seperti yang biasa dilakukan oleh “orang-orang normal”.

2

Dan ia pun sempat cemburu kepada mahluk lain yang juga kepanasan tapi sepertinya, sangat menikmati rejekinya berupa sebotol air dingin di tangan.  Barangkali rekan itu berharap, dapat ikut menikmati sejuknya seteguk dua teguk air itu supaya dapat sedikit membasahi kerongkongannya yang kering…  Tapi apa daya, mahluk itu kurang perduli dan menenggak habis isi dari botol tersebut tanpa berniat berbagi dengannya, lantas bersendawa dengan suara keras. Kurang ajar memang.

3

4

Seorang rekan yang lain hanya bisa menahan napas dan panas yang mendera di tengah dentingan kunci dan gemuruh alat berat, serta teriakan para kru yang sedang bekerja saat ia harus mengontrol lokasi.

5

6

Berselonjor meluruskan kaki yang pegal dan sekaligus  membiarkan angin membelai masuk mengalirkan kesejukan ke dalam baju overall yang dipakai, rasanya lumayan juga dari pada tidak ada yang membelai sama sekali…

7

Sedangkan seorang rekan lain, memilih untuk duduk-duduk di sudut berbeda sambil menikmati rokoknya dan berharap panas matahari sedikit berkurang. Atau siapa tahu, dia juga sedang berkelana dengan pikirannya tentang keadaan keluarga yang ditinggalkan di rumah demi pekerjaan ini.

8

***

Menunggu dan mengawasi hanyalah berbeda tipis artinya. Apalagi berada di bawah sengatan sinar matahari, hal itu sangat membosankan bahkan bisa membuat pening kepala. Atas maupun bawah.

9

Hal berbeda terjadi di sudut ruangan lain. Cuaca yang panas di luar namun sejuk di dalam, sungguh saat tepat dan nyaman untuk memejamkan mata bagi seorang rekan yang bertugas di Radio Room, di mana  seharusnya ia mengontrol pergerakan unit di lapangan.

10

Waktu terus berlalu dan tiba saatnya untuk beristirahat, tapi tidak demikian bagi rekan yang berada di lokasi karena masih harus menyelesaikan apa yang ditargetkan. Mereka ini kerja bergantian dan terbagi dalam dua kelompok, di mana kelompok berikutnya akan menggantikan kelompok sebelumnya yang telah bekerja selama delapan jam.

11

Saat matahari mulai melunak dengan sengatan sinarnya, kadang saya merenung betapa indah dan bijaknya matahari itu yang memberikan sinarnya bagi manusia. Memberikan panasnya di saat dibutuhkan maupun tidak, memberikan panasnya ke orang baik maupun tidak dan mempersembahkan keindahannya di saat ia mulai beranjak ke ufuk barat.

Angin yang sejuk membelai sekujur tubuh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki semakin memberi arti tentang kebesaran Sang Pencipta Alam, dan sejenak bisa melupakan kepedihan di saat-saat jauh dari keluarga…

12

Ketika saat-saat mengagumi keperkasaan matahari usai dan sinarnya mulai digantikan rembulan, saya masih harus kembali ke lokasi untuk membantu rekan-rekan di mana kegiatan instalasi masih berlangsung.

Hal yang paling menyedihkan adalah, bila sesampai di sana namun terlupa membawa persedian rokok yang cukup, atau malah rokok di saku tinggal sebatang. Semakin manyun…

13

… maka yang bisa dilakukan hanyalah membuka laman fesbuk menyapa teman-teman di sana, atau membaca dan mengomentari beberapa artikel di baltyra, terkadang juga diselingi chating dengan kawan di belahan kota / negeri lain via whatsapp. Namun hal tak terduga justru bayangan Si Kumis yang datang menghampiri dengan senyumnya yang menawan, saat tadi kami melewatkan sore yang indah di sebuah warung makan. Bayangan itu menyapa lantas menemani, hingga tubuh ini menjadi hangat.

14

***

Dear Baltyrans,

Ada pepatah bijak mengatakan bahwa “musuh terbesar adalah diri sendiri dan engkau, akan menjadi pemenang jika sudah bisa mengalahkannya.”  Saya setuju dengan kata-kata itu dan berusaha melakukan peperangan terhadap diri sendiri. Satu dan lain hal yang saya yakini hanyalah masalah waktu. Waktu akan menjawab kapan bisa jadi pemenang atau sebaliknya, karena mengalahkan diri sendiri tidaklah mudah. Dalam situasi yang serba tidak menentu ini.

Salam Perjuangan.

*  Masih berlanjut, kapan-kapan *

 

About Anoew

Sedari kemunculannya pertama kali beberapa tahun yang lalu, terlihat spesialisasinya memang yang "nganoew" dan "saroe". Namun tidak semata yang "nganoew-nganoew" saja, artikel-artikelnya mewarnai perjalanan BALTYRA selama 6 tahun ini dengan beragam corak. Mulai dari pekerjaanya yang blusukan ke hutan (menurutnya mencari beras) hingga tentang cerita kehidupan sehari-hari. Postingannya di Group Baltyra dan komentar-komentarnya baik di Group ataupun di Baltyra, punya ciri khas yang menggelitik, terkadang keras jika sudah menyenggol kebhinekaan dan ke-Indonesia-annya.

My Facebook Arsip Artikel Website

45 Comments to "Perjuangan Bonus Offroad Gratis (4)"

  1. anoew  6 January, 2013 at 15:00

    ✽̶ Yu Lani, justru cara itulah yang jitu untuk mengurangi rokok, apalagi bagi para perokok berat.

    ✽̶ Gus Wan, lha kenapa kapok? Justru itulah “politik” supaya tetap sehat

    ✽̶ Mas Joko Prayitno, Bener Mas, setiap perjuangan pasti ada hasilnya, entah sesuai harapan atau tidak. Seperti roda yang berputar, ada saatnya di tengah, ada saatnya di atas. Asal jangan sampai suatu saat pas roda nasib berada di bawah, olinya habis sehingga roda nasib itu terus berada di bawah. Repot.

  2. Joko Prayitno  5 January, 2013 at 20:00

    Hhahahahhaha…hidup adalah perjuangan, tapi pasti ada hasil dari perjuangan itu….., baru bisa baca nih mas..

  3. juwandi ahmad  30 December, 2012 at 22:10

    ha ha ha ha………kapok ora mas anoe

  4. Lani  30 December, 2012 at 13:42

    JUWANDI AHMAD, KANG ANU : wahahaha…….ono2 wae……..mo rokok ngutil, njaluk konco, ato tuku dewe…….tetep aja bikin polusi………hahaha bedanya klu ngutil/njaluk ora modal duit dewe……….

  5. juwandi ahmad  30 December, 2012 at 06:20

    ha ha ha ha…..plak…plak….plak…..bubar..bubar…!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.