Setelah Ketiadaanmu

Awan Tenggara

 

: Tirta Marga Baskara

 

(1)

Bila menggambar rumah dulu, kau selalu menaruh gambar matahari sangat dekat di atapnya.

“Matahari itu harus sedekat ini”, katamu, “Agar ketika bapak dan ibu tidak mau bergandengan tangan, kau dan aku masih tetap bisa terhangatkan.”

Sepasang bola mata kita mengiba. Terlebih aku. Apalagi setelah ketiadaanmu.

 

(2)

Aku tiba-tiba ingat bahwa sekarang adalah Jum’at. Setelah beberapa senja dan subuh ini aku mulai malas menghapal nama-nama hari. Tiba-tiba ingat bagaimana dulu kau memintaku mengajarimu cara memakai sarung sebelum bergegas ke langgar. Tiba-tiba ingat kalau dulu kau juga kerap menyuruhku mengartikan segala isi kitab yang kau lalap.

Mungkinkah kau memintaku datang ke sana, ke gundukan makammu, lalu mengeja namamu di sisi batu nisan?

 

(3)

Kemudian hari menjadi panggung teater. Sunyi memainkan peranmu sebagai lelaki kecil yang suka mencium wangi batu-batu basah dan nangka-nangka matang. Logika tiba-tiba menjadi sungsang.

 

(4)

Setelah kembali lengang. Rindu pun selanjutnya munculkan bayangmu berlari-lari di pojok kampung, memainkan kecapung-kecapung merah dengan tali di sepanjang sore. Dan dua ekor kecebong dalam plastik bening di tangan kirimu, menjadi yang kemudian pasi ketika kau sandarkan bahumu di dahan ketapang.

Padahal, apa kau tahu? aku ingin semua itu menjadi ingatan yang tak lagi boleh datang.

 

(5)

Ah, ke mana lagi mimpi-mimpimu yang dulu kau ceritakan harus kumukimkan?

Mereka kini menjadi sebuah sisa yang bingung mencari kiblat. Menyerupa laron-laron yang memburu pendar damar di tepi lampu pompa.

Kau pulang terlalu cepat. Titip satu pesan pun kau tak sempat. Membuatku tak kuat lagi membaca air mata yang tetes dari mata bapak dan ibu. Bahkan juga hatiku.

airmata

 

-Awan Tenggara-

Semarang, 3 Juni 2011

 

2 Comments to "Setelah Ketiadaanmu"

  1. Dj. 813  30 December, 2012 at 19:00

    **** Aku tiba-tiba ingat bahwa sekarang adalah Jum’at.***

    Dj. kira hari ini hari Minggu dan bukan Jum´at.

    Salam,

  2. James  30 December, 2012 at 14:28

    SATOE,ketiadaanmu

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.