Diperlukan sebuah “model” baru

Nunuk Pulandari

 

Beberapa minggu lalu mobil saya  terpaksa masuk garasi karena EGR Klep-nya harus diganti. Rasanya sudah tidak dapat dimungkiri lagi kalau kita melihat kilometer mobil yang sudah menunjukkan ke angka 155.326 dan mengamati pemakaiannya yang begitu intensief. Jadi beberapa penggantian “kecil” pada bagian mesin sudah mulai harus dilakukan. Tetapi bukan tentang hal EGR Klep ini yang ingin saya tuliskan di sini…

Setelah membawanya ke bengkel untuk pulangnya saya harus naik KA. Dalam perjalanan yang tidak lebih dari satu jam lamanya, dari sesama penumpang KA tertangkap beberapa percakapan yang cukup menarik untuk direnungkan bersama. Di antaranya dua pria yang duduk di hadapan saya. Mereka tampak seru memperbincangkan tentang Model Komunikasi baru yang super canggih dan baru-baru ini diluncurkan. Tentunya teman-teman bisa menduga yang saya maksudkan. Ya, sebuah alat komunikasi yang dikenal dengan nama HP atau di Belanda  biasa disebut  dengan MOBIEL/ MOBILE dari merk Apple, jenis IPhone 5.

gantimodel01

Selanjutnya masih terdengar:  “Saya membeli mobiel ini enam bulan lalu. Rasanya saya sudah perlu beli sebuah model yang lebih baru. Yang model ini betul-betul sudah kuno, kadaluarsa dan perlu digantikan dengan yang baru……….”.  Salah satu percakapan yang tidak mudah lepas dari ingatan saya dan masih sering berdengung di telinga.

gantimodel02

Foto 3. Mobiel merk Samsung jenis terbaru (?)

Sepenggal percakapan yang sesungguhnya terasa agak mengganggu pendengaran tetapi juga sangat  mengundang mata saya untuk meliriknya. Walaupun hanya sekedar untuk melihat  jenis Mobiele yang dianggap sudah kuno, kadaluwarsa dan harus digantikan dengan yang baru. Selintas di ujung mata nampak sebuah mobiel merk Samsung dari type Galaxi (?), masih ada dalam genggaman pemiliknya. Terlihat masih cukup baru dan berkilauan tertimpa pancaran cahaya lampu gerbong KA yang ada.  Daaaaan si pemiliknya sudah ingin menggantikannya dengan yang lebih baru??… Aduuuuuhhhhhh.. Dalam keterdiaman saya jadi teringat “lungsuran” model Apple type iPhone 4 yang belum lama ini saya dapatkan dari konco ngajeng dan sampai saat ini masih tersimpan di laci buffet di ruang duduk keluarga. Sebuah lungsuran yang masih harus dipelajari cara kerjanya untuk dapat mengoptimalkan pemakaiannya yang katanya juga bisa macam-macam… Makluuuuummmmm. Selain tidak canggih dalam hal kutak kutik peralatan IT  sesungguhnya saya juga takut untuk memulainya, takut kalau terjadi salah tekan dan hilang semua data yang ada….Ha, ha, haaaa…

gantimodel03

Foto 4. Mobiel merk Apple type iPhone 4

Dari percakapan kedua “teman seperjalanan” itu selintas tersirat pertanyaan dalam benak saya:”Memangnya sudah tidak bekerja lagi model yang ada di tangannya. Apps apalagi yang  masih harus disertakan untuk dapat memuaskan pembelinya?”. Satu pertanyaan yang tidak masuk akal. Dengan melihat selintas dan mendengarkan perbincangan yang baru selesai dan kemudian melihat berkutatnya sang pemilik dalam mencari data lewat Appsnya, rasanya kok  ya masih perfect cara kerjanya dan bisa melakukan banyak hal sesuai dengan keinginan sang pemiliknya…..

Tapiiiii, memang seperti yang kita ketahui bersama, beberapa saat yang lalu melalui berbagai media dengan gencarnya (di Belanda) telah disebarluaskan sebuah model baru yang bisa bekerja jauh lebih sempurna (katanya). Lebih cepat, lebih akurat dan disertai dengan berbagai kemungkinan yang lebih mutakhir lagi dalam penggunaannya. Melalui model yang terbaru kita bisa menemukan jalan, alamat dan sebagainya dengan tepat melalui apps yang ada di layarnya. Bisa ikut menonton TV,  bisa mendengarkan lagu favorit dan tentu saja bisa men-‘download’ banyak informasi. Daaan tentu saja bisa dipakai untuk menelefoon anda nun jauh di sana… Dengan gratisan melalui sang Skype…

Waktu saya berceritera pada Lei tentang hal ini, dia hanya melihat dan memandangi saya  sambil mengerenyitkan dahinya. Seolah sedang berpikir keras untuk memberikan tanggapan yang manis tetapi penuh dengan isi… Ha, ha, haaa.  Rupanya itu belum cukup hanya dengan kerenyitan dahi saja karena dalam hitungan sepersekian menit terdengar dia bergumam:” Ayoooolah ibu, dicoba dulu dong lungsuran yang ada di laci buffet  itu (lihat foto 4). Biar nggak ketinggalan informasi. Daaaannn, nanti khan jadi bisa men-download Baltyra”. Achhhh yaaaa…. Saya masih harus menunggu waktunya yang tepat dan perlu seorang pemandu  untuk memulai semuanya…Hé, hé..

Kalau kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari di Belanda, seperti yang terjadi di dekat rumah rasanya memang tidak masuk akal dan nampak seperti pemborosan saja. Bayangkan. Hampir setiap 3 bulan sekali di  hari tertentu  di salah satu sudut tempat parkeer dekat rumah, terlihat cukup banyak jenis barang seperti TV, Koelkast, mesin obras, mesin penghisap debu dll, yang terlihat masih dalam keadaan bagus tetapi sudah dionggokkan begitu saja. Rupanya si pemiliknya sudah menganggapnya kuno dan harus dibuang atau sudah menggantikannya dengan yang lebih baru. Suatu produk baru yang tentunya mempunyai daya kerja dan fungsi yang lebih mutahir dan hebat. Walaupun yang lama mungkin masih dapat bekerja  dan berfungsi dengan baiiik. Jadi jangan terkejut kalau suatu hari anda berada di rumah saya dan di ujung jalan dekat tempat parkeer terlihat seseorang turun dari mobil yang cukup bagus di pagi buta lalu berusaha mengangkat sebuah TV dari tengah onggokan barang-barang yang dibuang.. Lebih lanjut dengan hanya mengamati raut wajahnya saja kita semua akan tahu bahwa dia sangat bersuka cita dengan TV yang baru didapatnya dari onggokan dan sekarang sudah berpindah tempat di bagasi mobilnya. Wwwsssssstttt, dia melaju, menghilang di keheningan pagi buta.

Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau ada mahasiswa yang naik mobil bersama dan  berkeliling di sekitar Wassenaar, Oegstgeest, Zoetermeer dan daerah elite lainnya hanya untuk  mencari sesuatu yang masih layak pakai di antara onggokan barang yang ada di pinggir jalan. Kadang setelah melihat hal-hal yang menurut saya agak mubazir dan berlebihan seperti di atas  untuk sesaat  timbul suatu ide gila yang cukup “melenceng” tentang penggantian barang lama dengan yang baru. Ha, ha, haaa…..

Mari kita bayangkan bersama apalah jadinya kalau kita boleh dan bisa menggantikan semua ya semua yang kita miliki termasuk juga konco ngajeng yang menjadi belahan hidup kita.  Katakanlah kita boleh menggantikannya dengan yang baru dalam setiap enam bulan sekali atau setiap tahun sekali? Whoooooowwww… Bayangkan kalau kita setiap enam bulan atau satu tahun sekali bisa menggantikannya dengan yang baru seperti kalau kita boleh dan bisa menggantikan mobiel yang kita miliki hanya dengan alasan karena sudah terlalu tua, terlalu kuno dan sudah bosan dengan wajah dan penampilan yang selalu sama… “Ha, ha, haaaaa”: Terdengar suara tawa ponakan dan konco ngajeng secara bersamaan, dari meja makan waktu saya mencoba memperbincangkannya. Mari kita  bayangkan kalau kita bisa menerapkan ide di atas dalam kehidupan berumah tangga kita…

Bagaimana dan apalah  yang akan terjadi seandainya saat itu benar-benar sudah ada di depan mata kita. Sekaranglah saatnya kita bisa dan boleh menggantikan dan mencari konco ngajeng yang baru. Dia yang sudah belasan atau puluhan tahun bersama dengan kita dan sudah bisa dikatagorikan sebagai sudah terlalu tua, terlalu kuno  dan kadaluwarsa. Daaannn yang harus digantikan dengan yang baru.  Apakah dia masih ber’fungsi” dengan baik?. Tentu saja! Dia masih bekerja dan berfungsi dengan baik. Hanya akhir-akhir ini saya mendengar orang bercerita bahwa ada “jenis“ pria  yang paling modern dan bekerja serta berfungsi dengan super.  Dia lebih baru, lebih muda,  bisa bekerja lebih kuat, berfungsi lebih hebat dan memiliki berbagai kemungkinan yang mutahir. Seorang calon konco ngajeng yang super perfect dilihat dari berbagai segi. Dan dia juga  terlihat masih begitu hhhhmmmm. Juga jangan dilupakan bahwa dia memiliki pekerjaan yang setiap bulannya bisa menambahkan beberapa deretan angka di lembaran giro rekening yang kita miliki. Yang jelas lagi dia memiliki sifat terpuji dilihat dari kaca mata para wanita yang sungkan masuk dapur. Suatu  keahlian dan bakat yang luar biasa yang bisa dipraktekkan dalam urusan masak memasak untuk santap malam bersama dalam kesehariannya. Seorang pria yang juga memiliki rasa “humeur” yang menyenangkan karena selalu terlihat gembira dan berhobby dansa dan lincah memainkan jari jemarinya di atas toets piano untuk mengiringi lagu-lagu yang didendangkan ….” ….More than you’ll ever know, my arms long to hold you so; My life will be in your keeping, waking, sleeping, laughing, weeping; Longer than always is a long long time, but far beyond forever you’re gonna be mine..

Yang jelas jenis pria yang serba, serba dan sangat perfect dalam banyak hal.

Hanya jangan dilupakan untuk  mendiskusikan dan mencari jawaban atas pertanyaan :

“Mengapa seorang pria yang begitu sempurna, begitu hebat dalam segalanya mau menjadi pasangan baru kita???”. “Daaan, apakah masih ada pria yang tercipta dengan begitu sempurnanya, di dunia ini?”:  Suatu pertanyaan yang tidak bisa terjawabkan oleh kita-kita  sendiri…Mungkin teman-teman bisa membantu mencarikan jawabannya dalam hal ini..

Lalu saya tersadarkan dan kembali berpikir normal:”Kalau begitu sebaiknya kita tetap dan harus mempertahankan dan menyayangi konco ngajeng yang sudah ada sekian lama di sisi kita”. Tentunya keputusan ini diberikan dengan berbagai alasan yang sangat masuk akal. Bukankah hal ini akan lebih bijaksana dan lebih aman. Lagi pula bukankah kita sudah mengenal lebih baik detil-detil yang ada di model kuno yang masih tersedia. Kalaupun ada kekurangan di sana sini, mungkin dengan perhatian dan perawatan seperti yang ada dalam dunia permobilan yang biasa disebut  dengan “kleine – grote beurt”, kita masih akan tetap bisa bersamanya dalam tahun-tahun mendatang. Walaupun memang model yang baru juga sangat membuat kita menjadi  spannend tetapi model yang kuno tentunya tetap sangat dapat dipercaya dan bisa membuat kita menjadi lebih tenteram dan damai dalam menjalani kehidupan berumah tangga yang ada.

Achhhh, dengan alasan dan pertimbangan yang ada, sebaiknya kalau kita memang menunda “ide gila” untuk menggantikan konco ngajeng dengan yang baru. Dan untuk sementara mari kita syukuri apa yang masih mencadi milik kita dan mari kita berusaha untuk merasa PUAS  dengan model  mobiel unggahan type yang ada di tangan kita. Untuk saya, tentunya sudah harus cukup PUAS dengan sebuah “smartphone” yang bernama iPhone 4 dari Apple, unggahan tahun lalu.  Walaupun lungsuran dari konco ngajeng… . Tapiiiii achhhhh, het ziet er nog mooi uit en het werkt prima. Wat wil ik nog meer…

Satu hal yang masih harus saya lakukan dengan iPhone 4 lungsuran ini. Saya masih harus belajar banyak tentang cara kerja memakai  iPhone 4….Misalnya belajar menggoyangkan jari telunjuk dengan halus seolah sedang menyapu atau menyeterika salah satu  “item” apps yang ada di layar mobiel hanya untuk membuka atau memperbesar atau menggeser atau menaik turunkan “item”yang kita inginkan…Menyapu dan menyeterika dengan halus layar iPhone4 seolah sedang mengelus lembut bekas kekasih yang masih setia sampai kini……

 

*** Teriring salam dan selamat berjumpa kembali dari saya di Negeri Kincir Angin nun jauh di ujung barat sana. Nu2k***

 

60 Comments to "Diperlukan sebuah “model” baru"

  1. probo  15 January, 2013 at 13:37

    minggu ke 4 Dewi-nya sudah balik Mbak Nunuk…..
    tapi ada uang lagi ke Jogja….Alexa Daveenar…

  2. nu2k  11 January, 2013 at 16:51

    Mbak Nur, nanti saya kirimi nomor rumah di Kemang dan nomor mobiel Indonesianya, begitu saya dapat dari adik di Jakarta. is het OK. Doeiii, Nu2k

  3. nu2k  11 January, 2013 at 16:50

    Jeng Dewi van Koplok, sudah penuhkah hari-hari anda di minggu ke 4 jan. mendatang. Ada dimanakah anda gerangan? Jakarta atau Yogya?
    Prettige vakantie en doe doei, nu2k

  4. Nur Mberok  11 January, 2013 at 16:49

    OK Bu Nuk… aku tunggu ya Sms nya…… kapan datang ke Semarang .. Kalo waktunya pas pasti aku usahakan….Hadhuh aku belum punya nomer Bu Nuk. Nanti deh kuminta ama JC…

  5. nu2k  11 January, 2013 at 16:44

    Mbak Meita dear, ayooolah. Sekalian minta dibantu untuk ngelessi kang mbakyu Probo. Bisa dan berminat tidak untuk jalan bersama ke Semawis naik sepur yang tuuuuttt tuuuuttt. Ha, ha, haaa… Salam en werkt ze. Nu2k

  6. Nur Mberok  11 January, 2013 at 11:44

    Asikkkkkkkkkkkkkkkkkk… Amin… Semoga waktu mempertemukan kita……

  7. nu2k  10 January, 2013 at 19:32

    Ha, ha, haaa, memang dimasku yang satu ini ueeeeedhaaan tenan. Sangat dubieus sekali arti dari kalimat dimas Anou yang terakhir. Tapi jawaban manpun yang sempat saya pikirkan semuanya bisa membuat sya tertawa karenanya..Ha, ha, haaa.. Pasti baru selesai menjalankan tugas yang ada khan. Selamat beristirahat en geniet er maar van. Kus, kus, kus, Nu2k

  8. nu2k  10 January, 2013 at 19:28

    Dimas ISK, satu hampir lupa. Sangat jarang orang yang bisa menyeimbangkan antara kerja ratio dengan kebutuhan yang berdasarkan kerja nalurinya. Jadi berbahagialah anda yang bisa memiliki dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Yessssss, take care and goede reis. Juga cium,cium, cium untuk dua buntut di rumah. Nu2k

  9. anoew  10 January, 2013 at 19:25

    Bu Nunuk, masalah darat mendarat itulah yang agak susah dijaga kontinyuitasnya. Maka benar juga sih, sekali mendarat pasti sehari bisa-bisa dipoles berulangkali sampai kuempling. Masalah lain bila, pesawat tak bisa mendarat, ya landasannya yang dipindahkan.

  10. IWAN SATYANEGARA KAMAH  10 January, 2013 at 19:23

    Waah…gak lah.. Gak ada materi terlalu banyak didapat. Cuma kesenangan sama anak-anak blasteran Wonogiri Gorontalo aja… Cukup punya satu iPad, tak perlu beli lagi apapun produk Apple dengan awalan /i/. Sami mawon… Hahaha…

    Hahaha…

    Salam mBakyu..mau bade wangsul…

    Tot ziens…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.