125 Tahun National Geographic. Seratus Tahun Lebih Jelajahi Indonesia

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

NATIONAL GEOGRAPHIC SOCIETY berusia 125 tahun sejak didirikan 13 Januari 1888 di Washington, DC, Amerika Serikat. Kini beranggotakan sekitar 8,5 juta orang lebih di seluruh dunia. Jurnal mereka yang terkenal adalah majalah National Geographic yang pertama kali terbit pada Oktober 1888, sembilan bulan setelah organisasi ilmiah dan pendidikan nirlabadi terbesar di dunia itu bentuk.

Saat ini majalah National Geographic dicetak dalam 36 bahasa dengan sekitar 8 juta eksemplar setiap bulannya, termasuk edisi Bahasa Indonesia yang terbit sejak Maret 2007 dengan naman National Geographic Indonesia.

Selama 125 tahun usianya, majalah National Geographic sudah menjelajahi bumi Indonesia dengan berbagai cara mulai dari medium cetak hingga audio visual yang menampilkan seni fotografi yang indah.

National Geographic akan terus menjelajahi semua bagian alam semesta karena ada sebuah kebenaran yang sangat mendasar bagi fitrah umat manusia yaitu: harus menjelajahi dunia ini tiada henti. (*)

Logo display NG 1 NG 2 NG 3 NG 4 NG 5 NG 6 NG 7 NG 8 NG 9 NG 10 NG 11 NG 12 NG 13 NG 14 NG 15 NG 16 NG 17

 

94 Comments to "125 Tahun National Geographic. Seratus Tahun Lebih Jelajahi Indonesia"

  1. IWAN SATYANEGARA KAMAH  19 January, 2013 at 11:28

    mBak Dewi Murni lahirnya pasti di Pe-Kalong-an, ya? Kampret dong? Maksudku, Pekampretan.

  2. J C  19 January, 2013 at 11:27

    HAH? Tahun 2069? Wis tikluk-tikluk, ketunak-ketunuk…

  3. IWAN SATYANEGARA KAMAH  19 January, 2013 at 11:25

    Baiklah Bu Kampret. Saya tunggu edisi NatGeo tahun 2069. Halaman 69.

  4. Dewi Aichi  19 January, 2013 at 10:45

    Saya keturunan kampret yang kedua, jadi sifat dan kekampretan saya masih sangat kuat, siapa tau nanti saya masuk di Nat.Geo

  5. IWAN SATYANEGARA KAMAH  18 January, 2013 at 15:27

    Mas Anung, wah gampang kok mau buka akses ke NG. Buku saja nationalgeographic.com. Tapi tidak bisa mengakses arsipnya selain bukan anggota NG Society yang sudah register.

    Terima kasih ya.

  6. IWAN SATYANEGARA KAMAH  18 January, 2013 at 15:25

    Dewi Murni keturunan kampret keberapa dong?

  7. IWAN SATYANEGARA KAMAH  18 January, 2013 at 15:24

    Hi Sierli, ini bukan koleksi dari majalah saya. Hanya beberapa saja yang edisi NG Indonesia yang bergambar Soekarno dan Borbudur.

    Foto-foto lain saya dapat dari arsip NatGeo sejak 1888 hingga Jul 2012 dan saya bisa mengaksesnya sebagai anggota NG Society.

    Makasih sudah datang ke NG.

  8. IWAN SATYANEGARA KAMAH  18 January, 2013 at 14:38

    Lhaaaa…biasane gitu. Untuk Februari ya akhir Januari saya sudah nerima langsung dikirim dari Hong Kong dan dipos dari gudangnya NatGeo di Cengkareng sana, di kampung. Gak langsung dari AS kayak pertama kali langganan tahun 1996.

    Anung senenge ini…

  9. Lani  18 January, 2013 at 14:34

    ISK : edisi bulan January terbit bulan Dec’ tahun yl?????? aneh tp nyata ini……..jgn ngomongin kang Anuuuuu……..dia mah kesukaannya berbeda……..

  10. IWAN SATYANEGARA KAMAH  18 January, 2013 at 14:31

    Ya Yuk, edisi Januari 2013. Aku udah lihat bulan lalu. Ya bagus. NatGeo… Kalau Anung senengnya majalah Popular.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.