Asia World di Mainz

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER YANG BERBAHAGIA . . .

Tahun baru 2013, anak-anak kami mengajak kami untuk makan bersama di Restaurant yang cukup besar, seperti Mongo Han atau Ozean Paradies, hanya kali ini namanya “ASIA WORLD“ .

Jujur, ini Restaurant belum pernah kami kunjungi, karena letaknya yang sedikit di pinggiran kota. Nah ya, sedikit penasaran juga, karena kami hanya pernah mendengar namanya saja.

Orang cerita, katanya masakannya sama dengan Mongo Han atau di Ozean Paradies yang pernah kami kunjungi. Dj. rasa tidak banyak yang aneh, selain tempatnya yang berbeda, toch sudah jelas, ini makanan dari Mongol. Tapi mengingat, ini adalah undangan dari anak-anak, kami juga tidak ingin mengecewakan, karena mereka ingin menyenangkan kami.

Juga di tingkat atas, orang bisa main Bowling, setelah kenyang makan…. hahahahaha….!!!

Okay…

Setelah mereka memesan tempat untuk tanggal. 12 malam jam 19:00 kamipun sudah sampai di sana, seperti waktu yang anak-anak pesan untuk kami. Mereka yang masih berjiwa muda, jadi masih senang di tempat yang rame dan merekapun sudah ada di tempat.

Seperti sudah Dj. tulis, bahwa Asia World ini persis seperti Mongo Han atau Ozean Paradies yang pernah Dj. bikin oret-oretan. Jadi kami makan secara Buffet, makan sepuasnya, ini yang mana anak-anak senang, karena banyak pilihan dan bisa mencoba-coba. Apalagi untuk David, dia hanya bayar sebanyak umurnya, dia umur 7 tahun, jadi hanya bayar € 7,-

Dia bisa lari kiri-kanan, untuk mencari makanan yang dia suka. Hanya minuman yang harus kami pesan, karena minuman di luar harga Buffet yang hanya € 15,- / orang.

asiaworld01

Ada tersedia makanan yang sudah dimasak dan banyak macamnya, tinggal ambil yang disukai. Daging babi, daging sapi, daging bebek, udang goreng tanpa dan masih ada kulitnya dl…dll…

asiaworld02

asiaworld03

Udang goreng mentega.

asiaworld04

Bebek goreng

asiaworld05

Setalah mencicipi sedikit-sedikit, maka saatnya melihat yang masih mentah dan antri untuk dimasak.

asiaworld06

Ada daging Kangguru, daging kelinci, daging buaya, juga daging sapi pun yang lainnya, yang masih mentah.

asiaworld07

Hasil laut, ikan salmon, cumi-cumi, udang, kerang dan banyak lagi, juga masih mentah.

asiaworld08

asiaworld09

Sayuran… juga bermacam-macam.

asiaworld10

Setelah kami pilih apa yang kami suka, juga bumbunya, maka sudah bisa diserahkan ke kokinya. Tertulis besar TEPPANYAKI – GRILL , nah di sana kita bisa serahkan piring dan isinya untuk dimasak atau dibakar…Kalau penuh, ya piringnya harus antri, tapi kita bisa duduk dan menunggu di meja, atau kita ambil makanan yang lain yang sudah masak.

asiaworld11

Benar, pelayan akan mengantar ke meja kita, karena di piring ada jepitan baju yang dijepitkan di piring dengan nomer meja, bahkan juga tercantum huruf, contohnya 813 A , itu milik Dj…. hahahahaha…!!!

asiaworld12

asiaworld13

asiaworld14

asiaworld15

Kalau belum puas, masih bisa makan Sushi dan teman-temannya…

asiaworld16

Belum puas juga dan perut masih bisa menerima, maka bisa ambil buah yang bermacam-macam. Juga pisang goreng dengan dibubuhi madu… hhhhhmmmmm….!!! Ada juga kueh-kueh dan es grimm…. Pokonya dengan hanya € 15,- anda tidak akan kelaparan… hahahahaha….!!!

asiaworld17

asiaworld18

Okay……

Banyak sudah yang Dj. pamerkan….Mudah-mudahan anda tidak menjadi bosan olehnya. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan.

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra, semoga sehat dan sukses selalu. Terimakasih kepada anda semuanya yang telah membaca dan meninggalkan kommentar.

Salam manis dari Mainz dan semoga Kasih dan Berkat Tuhan Yesus Kristus, selalu manaungi kita semuanya.

 

Dj. 813

kaki-dj

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

74 Comments to "Asia World di Mainz"

  1. Dj. 813  4 March, 2013 at 15:52

    matahari Says:
    March 4th, 2013 at 05:59

    Pak Djoko…saya juga heran kalau benar itu daging kangguru dan buaya…mereka harus punya persiapan banyak kalau itu sudah menu tetap mereka…berapa banyak buaya harus dibantai untuk itu…sementara tas..sepatu dari kulit buaya asli…. dilarang di Eropa…kalau dagingnya dimakan…kulitnya dikemanakan ? …lantas kulitnya dibuat untuk apa ? Buayanya darimana ? Atau mungkin daging :buaya darat”hahahahah
    ——————————————————————————–

    Ibu Matahari….
    Sangat benar…
    Tapi kan Bu Aya sangan besar, busa sampai beratus Kg.
    Mungkin 1 Bu Aya bisa untuk berapa puluh Reastaurant dan siapa tau mereka bekukan untuk agar awet.
    Dj. rasa juga tidak ada penjagalan buaya di Eropa.
    Pasti dari luar di Import.
    Bukan buaya darat, tapi buaya udara… hhahahahahahaha…!!!

    Ooo ya, Maaf… mengenai daging Kaswari atau daging burung onta, Dj. malah tidak tau bedanya.
    Okay… barusan Dj. lihat di kamus…
    Bahasa Jermannya Strauß = burung Onta…
    Ternyata memang burung onta, maaf ya….
    Heran juga, Dj. malah baru tau kaalau ada onta punya burung…. hahahahahaha….!!!

    Salam manis dari Mainz…

  2. matahari  4 March, 2013 at 06:10

    Lain kalau daging burung Kaswari yang di jual di Aldi, dari New Zeeland, itu dagung, pertama coba
    sangat empuk. Nah ya, daging burung…
    Kalau seperti bu aya, atau bunga tipah, bu Marahari, Dj. belum pernah coba… hahahahahaha….!!! ( jokes )
    Nah ya…
    Salam manis dari Mainz

    Burung Kaswari juga dimakan? Kaswari atau burung Unta? Dua burung ini beda toch…

    Kalau Bu matahari….hahah not for sale…sudah dikontrak seumur hidup sama yang punya…hahahahah just kidding Sir….

  3. matahari  4 March, 2013 at 05:59

    Pak Djoko…saya juga heran kalau benar itu daging kangguru dan buaya…mereka harus punya persiapan banyak kalau itu sudah menu tetap mereka…berapa banyak buaya harus dibantai untuk itu…sementara tas..sepatu dari kulit buaya asli…. dilarang di Eropa…kalau dagingnya dimakan…kulitnya dikemanakan ? …lantas kulitnya dibuat untuk apa ? Buayanya darimana ? Atau mungkin daging :buaya darat”hahahahah

  4. Dj. 813  4 March, 2013 at 03:46

    matahari Says:
    March 4th, 2013 at 03:07

    “Ada daging Kangguru, daging kelinci, daging buaya, juga daging sapi pun yang lainnya”

    Pak Djoko….saya juga pernah dengar di Eropa bisa makan daging buaya…tapi saya belum pernah dan kalaupun ada mungkin tidak berani mencicipinya….Itu daging kanguru dan buaya…pasti diperlukan dalam jumlah besar…kalau restaurant ini selalu menyanjikan daging tadi…artinya ada pengkarana buaya di Mainz atau di German juga kanguru? Saya fikir kanguru binatang yang dilindungi ternyata sepertinya tidak kalau baca tulisan bapak ini….apalagi orang Eropa umumnya sangat perduli dengan hewan hewan yang dilindungi…
    ———————————————————————————————

    Ibu Matahari…
    Selamat Malam dari Mainz….
    Jujur, Dj. juga kurang yakin,apakah itu benar-benar daging Kang guru, daging bu aya atau yang lainnya.
    Karena memang bukan selera Dj. juga.
    Dj. lebih memilih hasil dari laut, seperti udang, cumi, ikan dan teman-temannyna.
    Pernah coba di Mongo Han, juga Restaurant yang seperti ini, ternyata dagingnya keras.
    Lain kalau daging burung Kaswari yang di jual di Aldi, dari New Zeeland, itu dagung, pertama coba
    sangat empuk. Nah ya, daging burung…
    Kalau seperti bu aya, atau bunga tipah, bu Marahari, Dj. belum pernah coba… hahahahahaha….!!! ( jokes )
    Nah ya…
    Salam manis dari Mainz…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *