Cerita dari Mainz

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER YANG BUDIMAN . . . ! ! !

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Dan Dj. harap, anda semua ada dalam keadaan sehat semuanya.

Nah ini kali, sedikit cerita hari Sabtu lalu dimana kami (Susi dan Dj.) bersama Dewi dan Daniel ke kota. Sudah sejak seminggu, Susi cerita kalau bingkai kacamatanya, catnya sedikit terkelupas dan dia inginkan yang baru. Okay, jadi hai Sabtu sekitar jam 10:00 pagi kemipun berempat ke kota dengan menggunakan Bis kota. Karena anak-anak juga punya kartu Bis bulanan.

Daniel dan Dewi.

mainz01

Sesampainya di kota, maka kami segera ketoko Optik, dimana memang Susi sudah menginginkannya. Di toko optik maka Susi cerita apa yang dia inginkan dan pelayan toko yang masih mudapun bertanya. Apakah ini kacamata dibeli di sini…???

Susi jawab, ya benar, tapi sudah 2 tahun yang lalu. Kemuudian si pelayan bertanya, siapa nama kami, kemudian dia lihat di Computer dan dia temukan. Dengan senyum ramah, maka si pelayan berkata, anda masih ada garanti, seandainya anda datang bulan depan, ya suduah hangus.

Kemudian dia carikan, apa ada bingkai yang persis, seperti Susi punya, sayang tidak ada lagi. Namun si pelayan tidak putus asa dan menelpon ke optik “Apolo” yang lain yang ada di kota Mainz juga.

Puji TUHAN…!!! Ternyata ada dan segera dikirim dan juga dikerjakan, atau diganti bingkai kacamata Susi. Hampir 20 menit kemudian, maka kacamata Susi sudah menjadi baru lagi… Dan kami meninggalkan toko optik dengan perasaan lega.

mainz02

Karena rasa gembira, maka kemudian kami sedikit bersenang dan berbincang di Cafe…Hanya maaf, karena asyik dengan kegembiraan kacamata baru, maka lupa ambil photo di Cafe, hahahahaha….!!!

Kemudian kami sedikit berkeliling kota dengan jalan kaki, karena udara memang masih dingin dan mulai gerimis. Maka Daniel ingin pisah dan ingin ke rumah temannya dan meminjam sepeda yang disediakan oleh kota Mainz. Nah ya, seperti pada umumnya, di kota-kota besar di Eropa, tapi Mainzpun tidak ketinggalan, juga punya beberapa stasiun sepeda sewaan.

Puji TUHAN….!!!

Karena udara belum bagus, jadi masih banyak sepeda yang menunggu peminjam. Sedangkan kalau sommer, maka sering di stasiun, tidak ada lagi yang diparkir, karena banyak orang yang pakai.

mainz03

mainz04

mainz05

Cara meminjam sepeda ini juga tidak sulit. Datang ke pusat penyewaan dan kasi tunjuk I.D. Card, maka kita akan mendapatkan kartu untuk mengambil sepeda tersebut. Hanya saja, harus bayar untuk sewa bulanan, tapi tidak mahal, hanya € 23,- / bulan, sekitar Rp. 270.000,-

mainz06

Daniel menaruh kartu di tempat dimana untuk di scan

mainz07

Kemudian, Daniel tinggal memilih, sepeda nomer berapa yang ingin dia pakai.

mainz08

Daniel memilih sepeda nomer 1. Jadi kalau dia di screen pilih nr.1 , jadi seandainya dia ambil sepeda nr. 2 ya tidak mungkin bisa.

mainz09

mainz10

Setelah dia coba dan ternyata sedikit oleng, maka dia kembalikan lagi….

mainz11

mainz12

Kami yang melihatnya hanya berkata, apa masih mau naik sepeda…??? Dj. pikir, kan lebih baik naik Bis, karena udara tokh masih sedikit dingin. Tapi dia ndableg dan tetap dengan pendiriannya naik sepeda, ya silahkan….

Ternyata Daniel banar, saat kami sampai di Station K.A. sangat rame yang namanya anak manusia. Ternyata hari itu, ada pertandingan bola, Mainz lawan Bayern München. Walau ada disediakan Bis-Bis special untuk mengantar mereka ke Stadion, tapi yang namanya Fan begitu banyak dan mereka sudah siap dengan minuman alkohol di tangan…

mainz13

Puji TUHAN….!!!

Mereka belum banyak konsumsi alkohol, jadi masih sedikit aman, hanya saja massa yang begitu banyaknya. Kadang kami sungguh heran akan kemauan mereka yang tidak mengenal dingin atau hujan, tetap setia berangkat ke Stadion, demi mendukung kesebelasannya.

Okay…Itu tadi sedikit cerita dari Mainz dan semoga tidak membosankan.

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu setia menayangkan oret-oretan Dj. Juga anda semua yang setia menanti hari Selasa, terimakasih….!!! Mohon maaf, bila ada kata-kata yang tidak berkenan di hati anda semuanya.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

mainz-dj

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

58 Comments to "Cerita dari Mainz"

  1. Dj. 813  14 February, 2013 at 14:01

    Hallo ODB…
    Selamat Pagi dari Mainz….
    Kamsia…!!!
    Dj.maksud kota Mainz…
    Kan kami tinggal tidak ditengah kota, tapi sedikit ke pinggir…
    Jadi kalau mau ketengah kota, puusat perbalenjaan,kami selalu bilang,
    kekota…
    Karena dulu, sekitar 15 tahun yang lalu, kami juga lama tinggal ditengah kota.
    Dipama turun dari appartment, sudah toko-toko dan Cafe.

    Okay…
    Salam manis untuk keluarga dirumah ya….

  2. Ouw Djiam Biauw  14 February, 2013 at 11:56

    Mas Djoko,di-alinea pertama tertulis :Mas Djoko bersama keluarga kekota……………
    apakah kotanya Mainz atau kota lainnya?
    Salam dari California,Los Angeles

  3. Dj. 813  11 February, 2013 at 16:06

    Yu Lani…
    Maaf terlambat….
    SELAMAT ULANG TAHUN . . . ! ! !
    Semoga panang umur dan sehat selalu….!!!
    Dj. mimpi ada di Kona, ikut merayakan UlTahnya yu Lani…
    Hahahahahahahaha….!!!

  4. Dj. 813  9 February, 2013 at 18:14

    Hallo…hallo…. hallo….!!!!
    Kok Baltyra belum ganti artikelnya…???
    Apa masih pada tidur kah…???

    Salam manis dari Mainz dan selamat berakhir pekan…!!!

  5. Dj. 813  9 February, 2013 at 17:42

    Mas Iwan…
    Terimakasih, sudah mampir…
    Dj. sudah mikir, kok lama mas Iwan tidak nongol….???
    Dj. bawa daam doa,semoga tidak sakit dan tetap sehat, agar bisa ajak Melati dan Mawar ke Musium
    atau tempat bersejarah….

    O ya….
    Ini sambil nulis, karena Susi dan Daniel mmasih sarapan…
    Susi tertawa dengar ini lagu tua….
    Susi titip salam juga, kurung senang dengan “SCLAGER LIED”
    Dia bilang lebin swnang dengerin Michael Jackson…. atau Bb Marley.

    Sejak hari kamis lalu, di Mainz sudah rame, karena molai musim Karnaval.
    Dan puncaknya nanti hari Senin, di Mainz, semua jalanan ditutp, hanya untuk orang-orang
    nonton Karnaval. Siaoa tau ada photo yang aneh bisa Dj. kirim ke Baltyra….

    Salam manis untuk mbak Ani, Melaati dan Mawar….

  6. IWAN SATYANEGARA KAMAH  8 February, 2013 at 23:53

    Hi Om Djoko,

    Sementara titip lagu ini ya (lagu saya masih kecil), khusus untuk Tante Susi…

    http://www.youtube.com/watch?v=mLhwN9dxXEw

    Salam untuk Keluarga dari kami berempat.

  7. Dj. 813  7 February, 2013 at 22:26

    Kornelya….
    Terimnakasih sudah mampir….
    Puji TUHAN….!!!
    Walau mereka sudah dewasa semuanya, tapi masih mau ngumpul dan jalan bersama.

    Masa sih, di kota sebesar New york, masih manual…???
    Kalau manual, malah mengzangi pengangguran ya…???
    Salam manis dari Mainz…

  8. Kornelya  7 February, 2013 at 22:00

    Pa DJ senang anak-anaknya masih senang berkumpul dgn org tua. Disini rental sepedanya masih manual dan jumlhnya sedikit. Salam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.