Bunga Tulip

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER YANG BERBAHAGIA . . . ! ! !

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. hari ini. Jujur, sebenarnya Dj. ingin memamerkan photo-photo Karnaval di Mainz, yang Dj. lihat tanggal. 11. 02. 2013 lalu. Tapi, sangat disayangkan, Dj. selesai lihat Karnavalnya sudah jam 16:00 sore dan banyak sekali photo yang masih belum sempat dikecilkan.

Jadi cerita Carnavalnya, minggu depan saja ya…. Maaf…!!! Nah… ini sebagai obat kecewa, maka sudah Dj. sediakan beberapa photo bunga Tulip, yang Dj. beli untuk Susi hari Sabtu yang lalu di Aldi.

Sebenarnya tidak ada yang aneh dengan bunga ini, hanya saja saat Dj. beli, kelihatan sudah sedikit layu. Tapi anak Dj. si Dewi, bilang… nanti sampai rumah, langsung di taruh di Vaas dengan air, maka akan kelihatan segar lagi. Ternyata benar dan Dj. ambil photo, untuk anda semuanya, semoga berkenan….

Sekedar pamer photo saja, yang Dj. ambil dengan Nikon D4 dan lensa macro AF-S Nikkor 105 mm 1 : 2,8 ED.

Saat masih kuncup.

tulip01

Dan 1 hari kemuudian.

tulip02

Yang ini sudah mekar….

tulip03

tulip04

tulip05

tulip06

Kalau mbak DA kurang senang dengan bunga Tulip, ini masih ada buah-buahan…Mas Anoew juga senang makan buah kan…???

tulip07

Okay…

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu setia menayangkan oret-oretan Dj. Terimakasih juga kepada anda semuanya yang selalu setia menanti hari Selasa. Mohon maaf bila tidak berkenan.

Semoga Kasih dan berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

tulip08

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

116 Comments to "Bunga Tulip"

  1. matahari  19 February, 2013 at 03:53

    Pak Dj benar kan..lagi lagi kebetulan…….ha ha saya juga kebetulan mau beres beres dapur untuk sarapan besok pagi dan mau tidur…selamat malam

  2. Dj. 813  19 February, 2013 at 03:51

    Belum tidur yu…..
    Kata Ibu Matahari, harus jadi satpam di sini….
    Hahahahahahahahaha….!!!!
    Itu ibu Matahari tau saja, barusan Dj. buka kulkaas, amnil durian yang hari sabtu Dj. beli.
    Tapi mungkin karena lama tidak makan durian, lha kok malah sedikit tidak enak…
    Baru makan dua pongge dan yang lainnya Dj. buang, padahal cukup mahal, 4 pongge € 10,-
    Hahahahaha….!!!
    Tapi sebentar lagi,mau ngorok, kalau SatPam di Indonesia sudah bangun…

  3. matahari  19 February, 2013 at 03:40

    Ibu Matahari….
    Selamat Malam dari Mainz….
    Terimakasih juga, untuk semuanya….
    Hahahahahaha…..
    Apakah ini juga kebetulan….???
    Dj. mau tutup Kompas.com, tapi salah, yang ditutup malah Baltyra.com.
    Langsung Dj. buka lagi dan lihat ada komentar dari ibu Matahari…. hahahahaha…!!!

    Kok kebetulan terus ya pak..termasuk kebetulan sama sama mau nurunkan berat badan 5 kg….dan kebetulan sama sama tidak berhasil menurukan berat badan 5 kg…ha HA HA

    Kalau saya perhatikan “kebetulan..kebetulan”ini hanya terjadi malam hari karena saya dan Bapak jadi satpam disini…pak Djoko yang pegang kunci…kalau ayam sudah berkokok di Indonesia serah terima kunci ama pak JC…..

    Mudah mudahan komen saya kali ini tidak lagi dibaca kebetulan…hahaha kebetulan pak Djoko mau buka koelkast tapi salah malah buka laptop dan melihat komen dari saya…ha ha ha just joking

  4. Lani  19 February, 2013 at 03:30

    MAS DJ : japri udah aku wangsuli…………..moga2 rung ngorok……….

  5. Dj. 813  19 February, 2013 at 03:19

    Ibu Matahari….
    Selamat Malam dari Mainz….
    Terimakasih juga, untuk semuanya….
    Hahahahahaha…..
    Apakah ini juga kebetulan….???
    Dj. mau tutup Kompas.com, tapi salah, yang ditutup malah Baltyra.com.
    Langsung Dj. buka lagi dan lihat ada komentar dari ibu Matahari…. hahahahaha…!!!
    Dewi dan tunangannya, sama-sama gemuknya, kami dulu sering nasehati, tapi tidak mempan.
    Karena mereka dulu memang senang makan.
    Kalau kami makan di Restaurant, kami sudah kenyang duluan, kalau lihat mereka makan.
    Juga kalau pesan pizza atau yang lainnya.
    Tapi saat Dewi gemuk ( kami dulu selalu bilang si ndut ), dia juga cantik.
    Malah Dj. yang sekarang merasa kehilangan si ndut….
    Nah ya, namanya juga anak sendiri, bagaimanapun juga, Dj. tetap sayang.
    Dulu saat gemuk, malah tertawanya sangat menyenangkan, kelihatan lucu.
    Tapi sekarang, setelah kurus, jadi kelihatan serius, kurang relax…

    Tapi yang aneh…
    Dia masih sering jalan bersama gangnya, juga termasuk bekas tunangannya, juga istri tunangannya
    dan kawaan-kawannya yang lain, seperti tidak terjadi apa-apa….

    Nah ya….
    Itulah Dewi anak Dj.

  6. matahari  19 February, 2013 at 02:58

    Pak Djoko terimakasih foto nya..saya bisa melihat dengan jelas perbedaan sewaktu putri bapak masih gemuk dan sekarang yang sudah langsing dan..wajah beliau juga jadi lebih cakep karena menjadi oval ….dan tidak lagi bulat ( wajah bulat juga banyak yang cakep ) .karena lemak di dagu dan leher semua lenyap…Salut….

    Kalau saya baca cerita pak Djoko…Dewi memutuskan untuk menurunkan berat badan sesudah putus dengan pacar…artinya ada sisi positif dari putus dengan pacarnya…yaitu termotivasi untuk menjadi langsing… …mungkin Dewi merasa bahwa pacar memutuskan hubungan karena bobotnya…bisa jadi…tapi tidak apa…usia masih muda…mungkin memang tidak berjodoh dengan pacar….

    Mengenai saya…yang saya maksud saya ini tidak pendek untuk wanita Indonesia tapi tidak 176 cm seperti putri Bapak..saya masih diangka 165-166 cm…Kalau 176 cm itu sudah tinggi sekali….kalau di Indonesia tinggi seperti itu banyak dimiliki para model….

  7. Dj. 813  19 February, 2013 at 01:11

    matahari Says:
    February 19th, 2013 at 00:44

    Saya ingin juga menurunkan berat badan walau orang mengatakan saya belum gemuk…mungkin karena saya juga tidak pendek jadi tidak kelihatan gemuk..…tapi tetap saya ingin turun 5-6 kg tapi tidak pernah berhasil..karena itu saya syukuri saja …
    ——————————————————————————–
    Oooooo…. jadi ibu Matahari tidak pendek, alias tinggi.
    Mungkin sama dengan Dewinya Dj. yang 176 Cm.
    Sekarang saat dia sudah langsing, malah kelihatan kurus dan tambah tinggi.
    Dj. juga ingin bisa menurunkan 5 Kg. saja, tapi sulit.
    Sudah berusaha makan sebanyak-banyaknya, tapi tetap tidak berhasil…
    Hahahahahahahaha….!!!

  8. Dj. 813  19 February, 2013 at 00:56

    Dan sekarang dia sudah banyak turun, sudah mencapai 80 Kg.
    Walau dia maunya sampai 70 Kg. Tapi kami selalu mengingatkan, agar tidak buru-buru.
    Nah ini dia sekarang.

  9. Dj. 813  19 February, 2013 at 00:55

    Ibu Matahari….
    Terimakasih untuk perhatiaannya…
    Si Dewi, sejak 2008 berusaha untuk menurunkan berat badan nya.
    Setelah di putus dengan tunangannya 2008, karena saat itu dia sedang menghadapi ujian di Univ
    dan tunangannya ajak dia nikah. Dia belum mau, olehnya mereka piisah dan beberapa bulan kemudian tunangannya nikan dengan wanita lain. Dulu dia 130 Kg. dam dia berusaha dengan mengurangi makan dan kemana saja selalu dengan sepeda. Dulu, kemana-mana dengan mobil bersama tunangannya.
    Nah ini dia saat masih gemuk.

  10. matahari  19 February, 2013 at 00:44

    Pak Djoko…putrinya turuni berat sampai 50kg itu dalam berapa lama? Saya pernah lihat acara TV mengenai overweight…dan mereka ini rata rata menurunkan berat badan dengan diet ketat dan latihan yang sangat berat ….dan dalam setahun dinyatakan berhasil karena rata rata telah turun 60 – 70 kg….hanya saja kebanyakan dari peserta harus dilakukan operasi plastik karena kulit lengan dalam menggantung berhubung tiba tiba jadi langsing…terutama juga di perut seperti bentuk kantongan.Menurunkan berat badan sangat susah….saya salut putri bapak bisa menurunkan sampai segitu banyaknya…Saya ingin juga menurunkan berat badan walau orang mengatakan saya belum gemuk…mungkin karena saya juga tidak pendek jadi tidak kelihatan gemuk..…tapi tetap saya ingin turun 5-6 kg tapi tidak pernah berhasil..karena itu saya syukuri saja …

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.