Sup Krim Brokoli

Hennie Triana Oberst

 

Minggu lalu temperatur telah menghangat, tapi tiba-tiba sejak tiga hari lalu diguyur salju lagi, dingin dan putih diselimuti salju di mana-mana. Padahal mantel dan sepatu musim dingin sudah disimpan dan digantikan tempatnya oleh jaket tipis dan perlengkapan musim semi.

Menikmati sup krim brokoli panas lumayan bisa menghangatkan badan. Berikut ini bahan dan cara membuat sup yang gampang, dan murah ini.

Bahan:

  • 500 gr brokoli
  • 2 butir kentang (kupas, potong kecil)
  • ¼ bawang bombay (iris)
  • 2 st bubuk pala
  • 1 st bubuk lada
  • 200 ml krim susu cair (bisa juga diganti dengan susu cair tawar)
  • garam secukupnya
  • air secukupnya
  • minyak untuk menumis

 

Cara membuat:

  • Tumis bawang hingga harum.
  • Masukkan kentang dan brokoli, tumis hingga layu.
  • Disusul pala, lada, garam, krim susu, dan air.
  • Masak hingga matang.
  • Haluskan dengan blender tangan (stick blender)
  • Siap dihidangkan.

SONY DSC

[Bisa dilengkapi dengan taburan bawang goreng ataupun crouton]

Selamat mencoba!

 

Ammerbuch-De, 14032013

 

29 Comments to "Sup Krim Brokoli"

  1. Silvia U  20 March, 2013 at 18:17

    Sama2 Hen.

  2. Hennie Triana Oberst  20 March, 2013 at 15:49

    Alvina, iya gampang banget. Bumbuna juga minimalis, tapi rasanya asik hehehe…
    Di sini hari ini menurut ramalan cuaca lumayan menghangat, mungkin bisa mencapai +8°C.
    Semoga tidak turun salju lagi seperti minggu lalu. Ternyata di belahan dunia manapun cuaca berubah terus ya. Baru dapat kabar di Beijing bersalju lagi hehe.
    Padahal waktu tahun lalu di sana, saljunya dikit banget.
    Selamat mencoba ya.

  3. Hennie Triana Oberst  20 March, 2013 at 15:46

    Lani, japri sudah aku balas ya.
    Aku kalau mau bakso terpaksa bikin sendiri. Kadang ada juga dijual di toko asia, tapi karena tidak terlalu sering belanja di sana, seringnya bikin, bisa dibekukan.

  4. Hennie Triana Oberst  20 March, 2013 at 15:44

    Vielen Dank mas Dj.
    Sup brokoli ini selain gampang bikinnya juga enak rasanya. Kalau masak sup ini biasanya Chiara juga ikut makan. Makanya saya bikinnya sering nggak banyak lada. Kalau ngikutin selera sendiri pinginnya banyak lada, biar terasa pedes-pedes dikit.
    Salam manis dari Tü.

  5. Alvina VB  20 March, 2013 at 09:31

    Kayanya gampang bikinnya, nanti dicoba dech…thanks buat resepnya Hennie…masih dinginkah di tempatmu?
    Di sini turun salju lagi, padahal bentar lagi Spring…nasib…

  6. Lani  20 March, 2013 at 02:08

    HENNIE : japri sdh aku balas…………nunggu balasan balik……..

    halah malah ngomongin bakso segala aku jd kemecer……….soale ndak ada di Kona……..yg ada tdnya di rest Vietnam, itu saja bakso nya impor dr Honolulu, nah pabriknya tutup skrng ndak nemu bakso hikkkkkkkkkks…………mmg klu udara dingin makan yg anget, panas plg passssssss……..apalagi klu ada wedang ronde, bajigur, sekoteng, jahe dst…………malah tambah ngileeeeeeer iki hehehe

  7. Dj. 813  20 March, 2013 at 00:36

    Hennie…
    Terimakasih ya…
    Susi sering juga bikin, kadang juga dengan waluh ( Kurbis ).
    Yang paling suka bikin, ya si Dewi…
    Tapi sekarang dia karena dieet, sudah lama juga tidak bikin.
    Besok kalau dia kerumah, akan Dj. tanya, untuk bikin.Kami masih ada brocoli di kulkaas.
    Danke schön..
    Libe Grüße aus Mainz

  8. Hennie Triana Oberst  19 March, 2013 at 23:42

    Tengkyu JC sekali lagi. Model masakan Belanda dengan Jerman mungkin mirip-mirip ya?
    Goulash soup aku juga suka banget, memang enak ya. Papanya Chiara kalau bikin masakan ini bikin ketagihan yang menyantap lho hehehe… Model sup-supan aku suka banget, kecuali yang ada kacang-kacangannya.

  9. Hennie Triana Oberst  19 March, 2013 at 23:28

    Tammy bener juga ya, kita biasa makan sup, panas terik atau sejuk tetep aja selera hehehe..
    Aku perhatikan kalau summer di resto-resto di Jerman juga banyakan yang ditawarkan salat daripada sup.
    Thenkyu ya sudah mampir membaca. Salam untuk SH yang indah.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.