Pabrik Kertas Basuki Rahmat Banyuwangi…Riwayatmu

Mastok

 

SUDAH PULUHAN TAHUN BAMBU DI BANYUWANGI MEMCERDASKAN DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA 30 TITIK PRODUSEN BAMBU UNTUK PK. BASUKI RAHMAT 25 TAHUN MENJADI KEMBANG KEMPIS KARENA TIDAK ADA TERSEDIANYA BAHAN BAKU (BAMBU TALI,GOMBONG DSB)…BENGKEL HIJAU DAN KOMUNITAS BAMBU BANYUWANGI SIAP AKSI KEMBALI KEBERADAAN BAMBU YANG TELAH MUSNAH DAN PUNAH… MELALUI GERAKAN BANYUWANGI BANGKIT DENGAN BUDIDAYA BAMBU…..

 

PT. Kertas Basuki Rachmat Indonesia, Tbk adalah suatu badan usaha berbentuk Perseroan yang saat ini sudah berstatus sebagai perusahaan publik, dengan produk utama berupa pulp dan kertas. Dimulai dari bisnis minyak bumi di bawah perusahaan PT. Petroneks, dan berganti nama pada tanggal 9 April 1979 menjadi PT. Indhasana, perusahaan ini telah dikenal dengan baik di kalangan industri kertas.

Seiring dengan pertumbuhan dan peluang bisnis perusahaan, PT. Indhasana mengawali industri kertas dengan mengakuisisi dua pabrik kertas berlokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Yaitu, PT. Kertas Basuki Rahmat (KBR) yang berlokasi di Banyuwangi, dan PT. Kertas Blabak (PT. KBM) berlokasi di Magelang.

Kedua perusahaan ini sekarang berada di bawah pengawasan PT. Kertas Basuki Rahmat Indonesia (PT. KBRI), yang sebelumnya bernama PT. Indhasana.

 

Fasilitas Produksi

KBR memulai produksi pertama kali tahun 1969 yang merupakan pabrik pulp dan kertas terintegrasi. Pabrik kraft pulping berakhir pada tahun 1997 sedangkan PM1 secara berkesinambungan masih memproduksi kertas tulis/cetak dengan menggunakan bahan baku kertas bekas (waste paper).

pabrik-kertas01

Saat ini kapasitas produksi PM1 PT. Kertas Basuki Rahmat (KBR) adalah sebesar 10.000 ton per tahun. Selain itu PT. Kertas Basuki Rachmat juga membangun Paper Machine 2 (PM2) untuk memproduksi uncoated wood free paper dengan kapasitas 150.000 ton pertahun dengan menggunakan bahan baku pulp, namun akibat dampak krisis moneter Asia pada tahun 1998, mesin tersebut belum dapat dioperasikan, dan kini menunggu persiapan pengoperasiannya di pabrik kertas KBR Banyuwangi, Jawa Timur.

Pabrik juga sudah dilengkapi dengan fasilitas seperti, instalasi pengolah air limbah (IPAL), sarana ibadah, sport center, dan juga perumahan untuk karyawan pabrik.

 

Hutan Industri

Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku PM2 yang akan beroperasi di masa mendatang, kami telah menyiapkan proyek hutan tanaman industri yang akan ditanami Akasia Mangium dengan luas lahan lebih dari 100.000 hektar di Ketapang Kalimantan Barat, proyek ini akan di operasikan oleh salah satu anak perusahaan kami PT. HTI Basuki Rahmat.

 

Distribusi

Saat ini sebagian besar produk kami telah didistribusikan ke pasar lokal untuk mengisi sebagian permintaan kertas domestik yang mencapai 5,6 juta ton per tahun. Kenyataan ini menggambarkan pertumbuhan yang berkesinambungan dari tahun ke tahun.

Indonesia sendiri saat ini memberikan kontribusi sekitar 2,5% terhadap pasar kertas dunia, dari total permintaan pasar kertas dunia sebesar 318,2 juta ton per tahun.

Untuk memanfaatkan peluang ini PT. KBRI bekerjasama dengan CellMark untuk mendistribusikan kertas dari PT. KBRI keseluruh dunia. Kami yakin dengan meningkatnya permintaan pasar domestik dan internasional, PT. KBRI akan terus tumbuh menjadi salah satu produsen kertas terdepan di Indonesia.

 

Produk

PT. KBM dan KBR selama ini telah memproduksi beragam jenis kertas berkualitas untuk kebutuhan tulis cetak & industri. Adapun jenis kertas itu antara lain:

  • Medium Liner
  • Wrapping (kertas bungkus)
  • CD
  • Back Kraft
  • HVO
  • Uncoated Wood Free Paper
  • HVS
  • Kertas Gambar

Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, bertambah pula kebutuhan manusia terhadap barang – barang keperluan sehari – hari termasuk diantaranya kertas. Kertas diperlukan tidak hanya sebagai alat tulis dan buku atau majalah tetapi juga sebagai tissu, pembungkus rokok,pembungkus makanan dan minuman dan sebagainya.Peningkatan kebutuhan kertas ini terlihat dari peningkatan konsumsikertas di Indonesia. Pada tahun 1996 konsumsi kertas di Indonesia sebesar 3.119.970 ton per tahun, meningkat terus menjadi 5,3 juta ton per tahun pada tahun 2002 dengan produksi sebesar 7,6 juta ton per tahun. Permintaan kertas yang paling besar adalah jenis kertas HVS atau kertas tulis, dibanding kertas lainnya, yaitu sekitar 60 % dari produksi kertas.

pabrik-kertas02

(Kompas, 2002). Peningkatan kebutuhan kertas tersebut mendorong berdirinya beberapa industri pulp dan kertas, termasuk di Jawa Timur.

Industri pulp dan kertas telah berkembang pesat di Indonesia setelahinvestasi besar-besaran di akhir tahun 1980 – an. Sejak akhir tahun 1980– an kapasitas produksi meningkat hampir 700 persen. Total produksi dari dalam negeri telah meningkat dari 3 juta ton per tahun pada tahun 1997menjadi 5,6 juta ton per tahun hingga tahun 2002. Indonesia telah menjadi produsen pulp terbesar ke sembilan dunia dan produsen kertas terbesar ke sebelas Keberadaan pabrik pulp dan kertas di Jawa Timur telah memberikan kontribusi besar dalam ekspor non migas Jawa Timur. Berdasarkan sumber BI Surabaya, pada semester I tahun 2003 dari 2.597 juta dollar AS, nilai ekspor non migas Jawa Timur sumbangan terbesar diberikan oleh sektor industri pulp dan kertas yaitu sebesar 348 juta dollar AS (Arisandi, 2004).

Kabupaten Banyuwangi sebagai salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Timur dan merupakan wilayah yang terletak di bagian paling ujung timur Pulau Jawa, tahun 2006 mempunyai jumlah penduduk sebanyak 1.575.089 jiwa (BAPPEDA Kabupaten Banyuwangi, 2006). Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu wilayah di Propinsi Jawa Timur yang paling luas dan banyak penduduknya. Dengan kondisi alamnya yang subur dengan sungai yang hampir tidak pernah kering sepanjang tahun serta dekat dengan laut memungkinkan di daerah ini berkembang beberapa industri yang mengandalkan sumber daya alam sepanjang tahun.

Salah satu di antaranya adalah industri kertas. PT. Kertas Basuki Rachmat sebagai industri kertas di Kabupaten Banyuwangi, terletak di Kelurahan Singotrunan, Banyuwangi, Jawa Timur didirikan atas dasar Ketetapan MPRS No. II tahun 1960 dengan nama proyek pabrik kertas Basuki Rachmat dengan luas areal 50 Ha dan kapasitas produksi 13.000 ton/ tahun. PT. Kertas Basuki Rachmat diresmikan pada tanggal 26 April 1969. Pada mulanya PT. Kertas Basuki Rachmat menggunakan bahan baku bambu 100% yang disuplai dari Perhutani Banyuwangi. Akan tetapi pada tahun 1975 PT. Kertas Basuki Rachmat di samping bambu menggunakan juga pohon turi, pinus, meranti, damar, dan apak yang disuplai dari Perhutani Banyuwangi.

Pada tahun 1981 bahan baku ditambah dengan albasia, kaliandra, lamtoro, maesopsis dan chip beli dengan kadar air rata-rata 40%. Karena kondisi perusahaan yang kurang memungkinkan maka pada tahun 1997, PT. Kertas Basuki Rachmat menggunakan bahan baku kertas bekas (afval) yaitu antara lain jenis kertas HVS, ivory, art paper, CD, HVS bergaris dan buku tulis (PT. Kertas Basuki Rachmat, 1989).Sejak berdirinya PT. Kertas Basuki Rachmat perekonomian masyarakat Banyuwangi, khususnya di sekitarnya meningkat dan membawa keuntungan finansial baik bagi masyarakat, pemerintah kabupaten, pemerintah propinsi maupun pusat.

penghasilbambu01

Daerah penghasil bahan baku Kertas (baca Bambu)

 

penghasilbambu02

Daerah aliran sungai dan daerah penyangga tanaman bambu di Banyuwangi

 

About Mastok

Penampakannya mengingatkan para sahabatnya akan Panji Tengkorak yang berkelana ke seluruh dunia persilatan. Mastok berkelana dengan menggembol buntelannya yang lusuh...eits...jangan salah, dalam buntelannya tersemat segala gadget canggih terakhir: iPad, laptop mutakhir, koneksi wireless, smartphone model terakhir. Bertelanjang kaki ke mana pun melangkah menunjukkan tekadnya yang membara untuk back to nature, kembali merengkuh Mother Earth.

My Facebook Arsip Artikel

30 Comments to "Pabrik Kertas Basuki Rahmat Banyuwangi…Riwayatmu"

  1. sarapudin  19 November, 2018 at 12:08

    minta tolong price list kertas hvs nya.. sy penjual kertas di mataram NTB.. EMAIL. [email protected]

  2. Ahmad Mahfud  17 March, 2018 at 20:02

    Mohon kirimkan pricelist kertas hvs, karena kami adalah pelaku usaha percetakan yang sedang mencari produk dg harga terjangkau dan berkualitas. Trimakasih.
    Jika ada contact person yg bisa dihubungi.

  3. JP  9 April, 2017 at 00:24

    To : Export dept
    sore. Kami adalah perusahaan trading export. Kami mendapatkan inq untuk export kertas hvs A4 70grams untuk negara India dan Srilangka mohon bantu diinfo data dan harga terbaik nya.
    Terima kasih dan salam sjhtra

  4. Rahma  1 April, 2017 at 05:47

    Mohon informasinya .. apakah di pabrik bapak, menjual kertas minyak dengan thicknes 29 mikron?

  5. dede  2 July, 2015 at 22:45

    Saya ingin menyalurkan bambu di wilayah saya,apa bisa di terima,dan mohon penjelasan kriteria bambu yang di gunakan untuk bahan kertas di pabrik bapak.,dede bandung.

  6. gontor pratama  29 June, 2015 at 01:21

    Selamat pagi,

    Mohon dikirimkan list harga untuk HVS dan persyaratan untuk menjadi agen penjualan
    Terimakasih

  7. supriyanta  15 April, 2014 at 20:25

    Apakah kami boleh mensuplai bambu untuk pembuatan kertas di pabrik Bapak. Mohon info tentang peluang yang ada, sampaikan tanggapan Bapak via email ini atau HP 081215503404. TK.
    Anto, Jogja.

  8. ari  13 June, 2013 at 17:07

    saya mohon untuk bisa dilampirkan harga utk produk dr bapak khususnya utk macam 2 kertas hvs terima kasih

  9. Alvina VB  4 April, 2013 at 23:57

    Makanya saat ini digalakan spy paperless saja, buat melindungi hutan2 di dunia spy tidak bertambah gundul…

  10. Handoko Widagdo  3 April, 2013 at 16:18

    Makanya tidak banyak sumpit di Banyuwangi. Ternyata bambunya digunakan untuk membuat kertas.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.