Membagikan Berkat

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO SEMUANYA . . . ! ! !

Salam Bahagia dari Mainz…Semoga anda semua ada dalam keadaan sehat….

Baiklah, kali ini Dj. ingin mengajak anda sedikit turut merenungkan perjalanan kehidupan kita di dunia ini (Dj. yang sok tau. Tapi, silahkan santai saja dan jangan tegang karenanya. Hari-hari memperingati KEBANGKITAN TUHAN YESUS KRISTUS sudah berlalu dan kehidupan kita berjalan terus, dari hari ke hari.

Kegembiraan, kesedihan silih berganti, namun kita yang hidup, harus tetap berjuang dan tidak boleh menyerah. Dalam kehidupan ini, sering kita ingin mendengar, atau bahkan kalau mungkin bahkan melihat sesuatu (kejadian) yang lain dari biasanya. Oleh sebab itu, setiap hari kita baca Baltyra, surat kabar, surat yang mengabarkan berita-berita yang belum pernah kita dengar.

Ada banjir, kebakaran, pesawat jatuh, kapal nabrak karang dan tenggelam, serta banyak yang meninggal, Tsunami yang merengut banyak nyawa. Badai atau angin topan, pemerkosaan, pembunuhan dan juga berita koruptor yang tertangkap. Ya… juga bahkan berita perang, seperti yang terjadi di Timur Tengah, atau tentang Korea Utara dan Selatan yang saat ini sedang hangat diberitakan.

Berita-berita seperti ini kita cari di koran, majalah atau siaran berita di TV , setiap hari, ya bahkan di Baltyra, setiap hari ada yang baru. Padahal kita turut menyesal, kalau mendengar atau membaca atau melihat, berita yang sedih, bahkan dengan wajah terkejut….Seperti tanggal 3 Maret lalu ada kecelakaan Bus di Rio de Janeiro / Brazlia, juga banjir di Buenos Aires / Argentina juga banyak makan korban.

Ooooo….!!! Mengapa ini semua harus terjadi….??? Bahkan kita tanpa sadar juga turut berdoa dalam hati, semoga banyak yang selamat.

Apalagi kalau ada koruptor yang tertangkap dan diadili, maka semua surat kabar akan penuh memuat beritanya. Bisa terjual seperti Pisang Goreng untuk Cech Gentong…. Semua orang ingin tau…. Benarkan…? Ingat dulu saat jamannya bung Karno berpidato, walau hanya dengar dari radio saja, tapi orang sekampoeng bisa ngumpul di rumah, bahkan tidak ada yang berkata sepatah katapun. Semua hening dan ingin tau apa yang isi pidatonya.

Seandainya surat kabar, TV tidak mengabarkan hal yang aneh, maka kita menjadi bosan dan bahkan menggerutu. Aneh bukan…??? Jadi… apa yang sebenarnya kita inginkan… ??? Apalagi seorang Jurnalis seperti mas Iwan Satyanegara, ia selalu mencari berita terbaru dan mengumpulkannya, untuk satu saat dituliskan kembali di Baltyra.

Ada berita duka, kita bisa turut menangis, tidak ada berita, kita menggerutu, ngapain beli koran tidak ada beritanya yang aneh ….!!! Hahahahahahahahahaha….!!! Ada satu komentar di Kompas.com yang pernah Dj. baca dan berbunyi demikian: “Lama-lama malas baca Kompas, beritanya itu-itu juga, bahkan judul dan isinya lain…”. Paling seru baca Kompas, adalah baca isi komentar yang saling adu argumentasi dan larinya sering ke “sara”.

Tapi kita juga senang kalau lihat di YouTube, melihat ada sulapan, karena hal itu bisa membikin kita heran dan tercengan, juga gembira. Dan…. seorang tukang sulap, banyak dikagumi masyarakat, akhirnya kita bertanya dalam hati…. kok bisa ya…??? Jangan-jangan dengan kuasa gelap…??? Nah, akhirnya kita malah mengadili orang lain, padahal hanya sekedar kecepatan tangan (trik), atau ilusion saja.

Daaaannn…. setelah tau triknya….. ooo… hanya begitu saja to… sudah tidak aneh lagi dan cari yang lainnya….  Karena ayah Dj. dulu seorang tukang sulap, dia banyak dikagumi orang, kadang dia menghibur di warung ibu Dj. yang jualan nasi campur.  Orang bisa makan lebih banyak, karena setiap trick, ayah Dj. istirahat dan mereka penasaran, sambil pesan makan yang lain, jadi warung laris manis…. (makan sambil dihibur sulapan)

Dj. ingat dulu saat kecil, pernah diajak ayah, kerena dia akan main di taman Sriwedari, Solo, di akhir tahun ´50 an. Dan Dj. hanya duduk di antara penonton, jelas sering dipanggil ke panggung, seolah tidak kenal dan sedikit membantu ayah….Jelas Dj. pun mewarisi beberapa trik yang mana saat di SMP banyak teman wanita yang mendekati Dj. , bukan karena Dj. ganteng, tapi hanya sekedar ingin dihibur dengan permainan sulapan atau trik yang Dj. bisa dengan kartu atau uang logam, seperti di film di atas.

Photo di bawah ini, saat SMP, kami liburan ke Pelabuhan Ratu dan bisnya rusak, sehingga kami harus menginap. Puji TUHAN….!!! Atas keuletan guru kami, kami dapat menginap di satu hotel, tapi di ruangan (Hall). Jadi kami hanya tidur di lantai dengan tikar saja. Banyak anak-anak wanita yang sedikit takut dan Dj. hibur dengan sulapan, sampai pagi hari dan malah tidak jadi tertidur.

membagikanberkat01

Ingat, satu saat Dj. katakan kepada mereka, Dj. hanya mau main sulapan, kalau si “W” juga lihat. Nah jadilah mereka meminta agar si “W” ikut, tapi apa yang Dj. dengar sebagai jawaban si “W”…. Apa…??? Djoko si item yang kakinya berbulu, bisa main sulapan…??? (ingat jaman SMP masih pakai celana pendek) jadi bulu kaki kelihatan menawan…. hahahahahahaha….!!!!

Jelas, hal itu banyak menyenangkan hati yang menonton, bahkan saat anak-anak masih kecil dan juga sekarang dengan cucu, sering diminta untuk mempertujukan trik yang Dj. bisa….. Nah ya, menghibur keluarga sendiri…. Dan ini semua hanya trick saja, tanpa magic.

Saat TUHAN YESUS, masih bersama murid-muridNya, banyak sekali mujizat yang Dia buat, sehingga banyak orang juga kagum olehnya. Dari mujizat pertama, dimana Dia membuat air menjadi anggur, pada pernikahan di Kana dan bukan Kona ya yu…. hahahaha…!!!

membagikanberkat02

Sampai dia membangkitkan Lazarus dari kematiannya. Tapi TUHAN tidak memakai trik seperti tukang sulap, Dia sungguh memiliki kuasa untuk berbuat hal yang luar biasa, yang tidak mungkin dibikin oleh manusia lainnya.

Maaf Dj. tidak akan menguraikan soal siapa dan bagaimana Dia bisa berbuat semuanya itu. Hanya ingin mengingat satu kejadian yang Dia kerjakan, saat banyak manusia yang mengikutiNya dan sangat menarik perhatian Dj. Saat itu banyak orang berbondong-bondong mengikuti Dia, di dalam Alkitab, ditulis ada 5000 orang laki-laki, yang mengikuti YESUS .

membagikanberkat03

Nah… ditulis 5000 itu hanya laki-laki saja, belum termasuk kaum wanita dan anak-anak, jadi jelas jumlahnya jauh lebih besar lagi. Kadang Dj. mikir, mengapa yang ditulis hanya 5000 orang laki-laki saja…??? Seolah wanita dan anak-anak tidak dianggap. Maklumlah itu kejadian 2000 tahun yang lalu, Dj. rasa sekarang tahun 2013 tidak lagi demikian.

Yesus merasa kasihan melihat mereka yang sudah beberapa hari mengikutinya, kerena mereka telah mendengar ajaranNya dan telah melihat apa yang YESUS kerjakan dan jelas mereka ingin mendengar dan menyaksikan yang lebih banyak lagi atau lebih hebat lagi. Mereka penasaran seperti layaknya manusia atau kita, kalau ada kejadian yang aneh, maka kita akan berbondong-bondong untuk melihatnya.

Olehnya Dia bertanya kepada muridnya yang bernama Fillipus : “Dimanakah kita bisa membeli roti, agar mereka ini dapat makan?”.

(Injil Johanes 6 : 5b).

Untuk kita di jaman sekarang ini, mungkin kita berpikir, seolah-olah Yesus memiliki uang yang sangat banyak, untuk beli roti. Tapi Dia memiliki maksud yang lain, yang Dia ingin tunjukkan kepada mereka semuanya. Gubernur DKI (Jokowi) di Jakarta yang sering membagi beras untuk keluarga miskin pun, belum pernah bisa memberi makan 5000 orang lebih. (belum pernah, tapi bukan berarti tidak bisa)

Tapi apa jawaban muridnya (Filipus) saat itu : “Roti, seharga 200 Dinar, tidak akan cukup untuk mereka, walau masing-masing hanya mendapat sepotong kecil saja“. (Injil Johanes 6 : 7).

Mungkin bahasa yang kita pakai sekarang, bisa diterjemahkan seperti ini: “TUHAN, berapa uang yang kita butuhkan, agar kita bisa membeli roti untuk orang sebanyak ini…???”

Kemudian salah satu muridNya yang bernama Andreas, saudara Simon Petrus, menjawab: “Di sini ada seorang anak yang mempunyai 5 roti jelai dan 2 ikan, tapi apalah artinya untuk orang sebanyak ini ?“.

Seandainya kita saat itu ada di tengah-tengah mereka, atau saat itu kita ada di dekat TUHAN YESUS, maka apa yang akan kita berikan sebagai jawaban, bila YESUS bertanya kepada kita yang demikian….??? Mungkin SU akan lari kerumah dan mejual semua hartanya dan beli roti untuk mereka, walau “mungkin” akan dimarah suaminya. Mungkin mas Juwandi akan berkata, aduuuh TUHAAAAN….., uang yang di rekening Bank saya, juga tidak cukup kasi makan 5000 orang. Sambil tertawa jungkir-balik di ubin, sampai mbak Tia turut senyum, tapi tidak bisa berbuat apa-apa juga.

Atau…. Linda akan berkata…: :Kayaknya, sekarang belum deh, tapi lain kali akan saya usahakan…”

Atau E.Q. sambil itung uangnya, akan berkata: “untuk pulang ke Jogya, juga belum cukup, emang gue mesti jalan kaki ke Jogya…???” (Kasihan ya…)

Datang Mei dari dapur dan berkata, bagaimana dengan Lumpia….???

Nah, Dj. rasa, kalau yang ditanya adalah murid-murid TUHAN YESUS, dari “Padepokan Suplak” akan lebih repot dan kacau lagi….Bukankah jawaban kita juga sering menggambarkan bahwa kita ingin menolong, tapi tidak tau bagaimana…..

Nah, apakah kira-kira jawaban anda yang lainnya…???

Baiklah, umat Kristiani, tau apa yang kemudian terjadi selanjutnya. YESUS telah memperlihatkan Mujizat di hadapan mereka semuanya, Dia sendiri yang mencukupkan segalanya. Kisah ini, banyak menyenangkan hati orang yang ingin melihat mujizat, bagaimana mungkin dengan 5 roti jelai dan 2 ikan bisa memberi makan 5000 orang laki-laki, belum perempuan dan anak-anak…??? Bahkan masih bisa ada sisa 2 bakul lebih. H E B A T . . . ! ! !

Biasanya, bila Dj. bertanya di dalam persekutuan, apa yang bisa diambil dari cerita di atas, jawabnya selalu, mujizat yang mengagumkan….Itu jelas, karena memang telah terjadi, tapi ada yang lain yang bisa kita ambil dari Firman TUHAN ini.

Mari kita lihat kembali, cerita di atas….Apa yang YESUS tanyakan…??? Dimanakah, kita bisa membeli roti, agar mereka semua bisa makan…??? Dan jawaban dari Filipus : Roti, seharga 200 Dinar, tidak akan cukup untuk mereka, walau masing-masing hanya mendapat sepotong kecil saja. Filipus, mungkin tamatan jurusan ekonomi, jadi semua harus dihitung dengan uang.

Anda sekarang bisa melihat, YESUS bertanya dengan kata “DIMANA”, ini menujukan bahwa YESUS tanya “TEMPAT “. Tapi oleh Filipus dijawab : roti seharga 200 dinar….. , dia jawab soal UANG . Jadi, ditanya “tempat” , tapi dijawab “uang”. Dj. melihat hal ini, adalah kurang tepat atau “miscommunication”, komunikasi yang simpang-siur… !!! Jadi tidak klop.

Dj. jadi teringat akan seorang sahabat Dj. yang memiliki adik berotak Genius, tapi malah kelihatan seperti orang yang tidak normal. Saat Dj. datang ke rumahnya, dia yang bukakan pintu dan Dj, tanya… To eng (Toeng Jie Hong) ada… Nyo…??? Dia jawab, Djoko… mama masak bubur ayam, enak sekali, kamu harus segera coba….”. kalau Dj. ingat hal itu, jadi ingin tertawa. Karena anaknya sangat baik dan keluarganya Dj. kenal dengan baik pula. Tapi pertanyaan dan jawaban tidak klop…!!!

Bagaimana dengan kita saat ini…??? Bukankah kita juga sering menjawab dengan jawaban yang lain dari yang ditanyakan…??? Tidak mungkin …!!! Bisa jadi mas Iwan akan berkata demikian. Okay, sering kita tidak sadar, bahwa kita juga sering memberi jawaban yang tidak tepat, mungkin karena salah mengerti…???

Contohnya….Saat kita diundang ke pesta, mungkin ada teman yang bertanya, wuiiiih…. bajunya cakep amat, beli dimana mas…??? Lalu Dj. jawab : ah jangan begitu, ini baju harganya hanya Rp. 100.000,- saja, baju murah mana bagus sih….Benarkan …ditanya dimana belinya, dijawab Rp.100.000,- saja (uang). Tapi ni Dj. dan bukan orang lain… hahahahaha….

Atau…

Ada teman Dj. yang memiliki Pocket kamera sangat unik benar-benar bagus dan Dj. tanya, merk apa dan dimana belinya….?? Aaaah, hanya murah saja, kamu juga bisa beli…Ya jelas, bisa jadi Dj. bisa beli, olehnya Dj. tanya dimana belinya..??? Lho Dj. tidak tanya berapa harganya, hanya bertanya merknya apa dan dimana dia beli…???

Nah inilah memang sifat kita manusia, selalu ingin merendah. Tapi jangan tanya, kalau di kantor ada yang berkata, kok dasimu warnanya norak banget…!!! Pasti di rumah akan bisa sewot dan mencak-mencak, membikin istri bingung, apa yang telah terjadi dengannya …???

Olehnya, mari (Dj. ajak), agar kita juga memperhatikan pertanyaan orang, agar tidak asal menjawab. Dengan ucapan syukur, karena ada orang yang menyukai apa yang kita miliki atau kita pakai. Walau kadang, ya… kadang mereka hanya sekedar basa-basi saja, daripada tidak ada thema untuk diobrolkan. Tidak jadi masalah…..

Kalau bu GuCan bertanya…. Wah, hebat kang Josh, bajunya saya suka, keren banget …. !!!

Bisa dijawab: “PUJI TUHAN . . . ! ! ! ALHAMDULILAH . . . ! ! ! HALELUYA . . . ! ! ! PUJI GUSTI . . . ! ! !”

Ini berkat, kalau bu GuCan mau, nanti saya bisa belikan satu lembar…..!!! Atau mau dua…??? Tanya lagi, mau warna apa bu…??? Tapi baju pria kan, mungkin untuk pak Effi…. Hahahahahahaha…!!!

Juga kalau ada yang bertanya, mas Anoew…. mobilnya keren, beli dimana mas….??? Jawabnya, tidak beli, dikasi kang Josh, kalau suka, nanti saya mintakan untuk Mastok satu, mau…???

Nah… bukankah ini juga bisa menjadi berkat…??? Satu mujizat, dimana dulu tidak bisa beli mobil, pinjam sepedamotor papa pakai pacaran, malah njungkel di Mbandungan. Tapi sekarang malah bisa beli mobil 1 atau 2 atau lebih dan bahkan bisa menghadiahi orang lain, juga jadi berkat untuk orang lain. Mujizat tidak hanya terjadi di jaman Yesus, tapi juga bisa terjadi sekarang, kalau kita mau yakini.

Olehnya Dia mengajarkan kita untuk saling mengasihi dan saling berbagi dan beriman teguh. Okay, Dj. yakin anda semua tau apa yang Dj. maksudkan, bukan…??? Terimakasih untuk perhatian anda semuanya.

Baiklah Dj. akan tutup dengan satu Jokes, agar tetap santai… Ini Jokesnya para pilot jamannya Dj. dulu… Mungkin anda juga pernah dengar….

Saat terjadi turbulenz di udara, maka pesawat terbang digoncang dan oleng sangat menakutkan setiap penumpang. Maka seorang pria yang sedang ketakutan berteriak ke orang di sebelahnya, seorang pendeta yang asyik tidur. (bukan Romo Budiman. Bapak pendeta…!!! sambil menggoyang tubuh penndeta: “Segeralah berbuat sesuatu, kami semua akan celaka…!!! Kami ini pasti akan celaka…!!!” Maka sang pendeta (sambil ngucek-ucek mata) dan dengan tenang bertanya: “Anak…., apa yang anak inginkan agar saya perbuat?”

Pemuda : “Ya seperti biasa, kalau bapak pendeta ada di gereja. (maksudnya, berdoa agar selamat dari malapetaka)”. Maka sang pendeta dengan tenang mulai berdiri, membuka topinya dan berjalan keliling, menyodorkan dari penumpang ke penumpang. (mengumpulkan kolekte) .

Maaf, ini hanya sekedar Jokes saja, namanya juga manusia, pendetapun juga manusia, juga masih boleh mikir uang.

Okay…

Banyak sudah, apa yang Dj. tulis, semoga anda semua tidak merasa bosan, dengan oret-oretan yang panjang ini. Mohon maaf bila tulisan diatas membosankan, silahkan lewati saja ya… (tapi setelah dibaca ya). Maaf mbak Sekar, mbak Tia, mas Juwandi, Linda, Silvia, dimas Josh Chen, Mastok, mas Iwan dan mas Anoew yang namanya Dj. pinjam dan juga photo mas Juwandi dan mbak Sekar.

Kalau mau marah, silahkan… Mau dilempar….??? Dj. juga mau dilempar dengan itu uang…. hahahahahahaha….!!!! Karena kali ini Dj. sengaja tidak membubuhi photo hasil jepretan Dj….. Mudah-mudahan masih bisa diterima….???

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra dan anda semua yang telah banyak memberi perhatian. Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menyertai kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

membagikanberkat04

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

119 Comments to "Membagikan Berkat"

  1. Dj. 813  1 May, 2013 at 02:15

    Hallo Indri…
    Terimakasih sudah mampir…
    Hahahahahahaha….
    Saat di SMP 90% china, jadi seperti Dj. yang memang keturunan dariTernate, sangat kelihatan…
    Puji TUHAN . . . ! ! !
    Tahun 2008 , kami masih sempat reuni dan makan bersama dirumah ayah “W”, karena kakanya juga
    teman Dj. dan direktor SMP kami dulu juga datang ke Bandung.
    2009 dia telah dipanggil TUHAN.
    Dj. sangat bersyukur ,masiih boleh melihatnya sebelum pergi.

    Okay…salam manis dari Mainz.

  2. Indri  30 April, 2013 at 21:30

    Pak Dj, Untung si W tidak bilang : “Apa si Djoko item boloten……” He…..he…..nuwun sewu…..

  3. Dj. 813  20 April, 2013 at 16:39

    Pulau Tidung….
    Terimakasih sudah mampir…
    Salam Sejahtera dari Mainz dan selamat berakhir pekan.

  4. Pulau Tidung  20 April, 2013 at 16:10

    sungguh niat yang baik, semoga bermanfaat

  5. Dj. 813  17 April, 2013 at 13:53

    Bukan Yunus ….
    Kalau Yunus itu orang timur tengah…..
    Kalau Mei panggil suami kan ” Mas Tri ”
    Nah ini kakanya mas Tri, dia suka uro-uro… Namnya ” Mas Mur ”
    Mungkin panjangannya Mas Murtopo , tanya mas Tri lebih kenal…
    Hahahahahahaha….!!!
    Salam manis dari Mainz

  6. Nur Mberok  17 April, 2013 at 12:49

    Hallo Mei.
    Karena sampai hari ini belum bisa jawaab, maka Dj. kasi tau…
    Tidak perlu lihat di Internet, jelas tidak ada.
    Nabi yang dari China, Famili namanya ” HO ” yaitu Ho Si A.
    Okay….
    Nah sekarang ada lagi orang Jawa yang terkenal di Perjanjian Lama.
    Sekali lagi, ada orang Jawa yang sangat terkenal di Perjanjian lama.
    Siapa dia….???
    Hayo, tanya mas Tri lagi…. hahahahahahaha….!!!
    Salam manis dari Mainz dan selamat menebak.

    ===================================

    Wadhuh maap kakang DJ, baru buka lagi…. xixixi…HO SIA ……. wkwkwkkk

    Wah ana ana wae …. sopo ya yg wong jawa ???? YUnus bukan??? KArena tetangga Mei namanya Yunus wong jawa… hahahaha

  7. Dj. 813  15 April, 2013 at 00:44

    Mas Anoew…
    Matur Nuwun mas….

    Semoga kita biisa selalu menjalankan ibadah kita seperti kehendak Bapa disorga.

    Salam manis dari kami sekeluarga, untuk keluarga dirumah ya….

  8. Dj. 813  15 April, 2013 at 00:41

    Lani Says:
    April 14th, 2013 at 23:07

    102 MAS DJ : pamer sama ngece seduluran………tujuannya bikin ngeces…….lagi mau berangkat kegereja nih mas……td malam hujan deressssss saiki udara jd sejuk…….volcano lagi aktif jd orang yg ndak kuat/ada penyakit pernafasan pd menggik2………..krn asap dr volcano kdg langit jd gelap

    ————————————————————————

    Hallo yu….
    Selamat Malam dari Mainz yu….
    Beda yu…
    Ngece, itu mengejek ( negativ )
    Kkalau pamer , memberi lihat ( tidak ngejek ).
    Hahahahahahahahahaha….!!!
    Salam manis dari Mainz.

  9. anoew  14 April, 2013 at 23:37

    Ada tertulis:

    hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat.

    Sebab,

    Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu. Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya

    Selamat hari minggu Pakdhe Dj, salam hangat buat keluarga di Mainz.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *