Yuk, Mampir ke Cirebon

Suaedi Esha

 

Cirebon tempat yang pas untuk beristirahat dalam perjalanan dari Jakarta atau Bandung menuju ke Jawa Tengah atau Jawa Timur. Bagi anak-anak, lokasi Cirebon berada di titik lelah jika melakukan perjalanan siang atau malam hari.

Bukan sekedar tempat beristirahat, Cirebon juga tempat yang paling pas untuk bersantap, baik siang maupun malam. Aneka makanan khas Cirebon yang mungkin sulit ditemukan di daerah lain bisa dijumpai sepanjang hari.

cirebon

Pada pagi hari, misalnya, tersedia bubur Cirebon yang khas karena diberi kuah kaldu ayam. Kita juga bisa menikmati docang, makanan khas Cirebon yang terdiri dari lontong, taoge atau kecambah, daun singkong, parutan kelapa muda dan disiram kuah campur oncom. Makanan ini bisa dijumpai di pasar Kanoman, pasar Perumnas, atau pedagang keliling yang keluar masuk perumahan. Juga dapat kita jumpai serabi tradisional, yang terbuat dari tepung beras dan santan, yang rasa gurihnya mak nyuuuss!

Siang hari sangat cocok untuk menikmati nasi lengko, makanan khas Cirebon yang terdiri dari potongan tempe dan tahu ditambah kecambah dan irisan mentimun, lalu disiram bumbu kacang dan kecap.Bertambah lengkap jika bersantap bersama sate kambing. Salah satu tempat favorit nasi lengko adalah di jalan Pagongan, di samping kantor Telkom.

Pada siang hari juga sangat pas jika menyantap empal gentong. Sesuai namanya, makanan ini berupa daging yang dimasak santan, seperti gulai. Kekhasannya terletak pada cara masaknya yang harus menggunakan gentong atau gerabah dari tanah liat, serta bahan bakarnya dari kayu pohon asem.

Pada siang hari, bahkan hingga malam hari, bisa bersantap nasi jamblang. Makanan khas Cirebon ini berupa nasi yang dibungkus kecil-kecil menggunakan daun jati. Lauknya sangat beragam dan biasanya disajikan dalam wadah terbuka. Pembeli tinggal memilih lauk yang disukai, mulai semur tahu, paru goreng, perkedel kentang, tahu dan tempe goreng, kerang bumbu, ikan jambal, hingga daging bumbu. Jangan lupa, mencoba sambal khas nasi jamblang berupa irisan cabe yang dibungkus kecil daun pisang. Selain bisa bersantap nasi jamblang Mang Dul atau di sekitar Taman Ade Irma Suryani, bisa pula memilih tempat lainnya. Penjual nasi jamblang sangat mudah dijumpai di berbagai sudut Kota Cirebon.

kuliner-cirebon

Jika ingin makanan hangat, bisa pula mencoba mi koclok khas Cirebon. Berbeda dengan daerah lainnya, mi koclok Cirebon disiram santan dan ditambahi irisan telur rebus sehingga rasanya gurih di lidah. Tempat favorit mi koclok antara lain di jalan Lawang Gada dan jalan Panjunan.

Jangan lupa pula jika ingin melanjutkan perjalanan, bisa memilih oleh-oleh khas Cirebon seperti sirop campolai berbagai rasa, rengginang rasa udang, ikan jambal roti, terasi dan kerupuk udang, serta berbagai jenis manisan buah-buahan. Oleh-oleh ini mudah ditemukan di pasar pagi maupun Pasar Kanoman, Cirebon. Jika ingin batik khas Cirebon, tinggal memilih di sentra batik Trusmi, sekitar 3 kilometer dari arah Cirebon ke arah Palimanan. Monggo, kapan-kapan mampirlah..

 

14 Comments to "Yuk, Mampir ke Cirebon"

  1. Rismapurnamaa  14 May, 2013 at 09:22

    wah…dr pagi sampai malam…makan trus…maknyos, kapan2 main ke sana ah…

  2. Silvia  17 April, 2013 at 12:03

    Cirebon kota dengan sejuta kenangan bersama org2 yg saya kasihi.

  3. Mawar09  17 April, 2013 at 11:20

    Pernah mengunjungi Cirebon bersama suami, cukup menyenangkan, ke Trusmi beli batik dan pulangnya di bekali sama ibu empunya toko sekantong emping manis. Naik kendaraan umumnya agak sedikit bingung. Hotel tempat kami menginap menyuguhkan nasi lengko untuk sarapan. Kapan2 ingin kembali mengunjungi Cirebon..

  4. J C  15 April, 2013 at 10:48

    Favorit dari Cirebon adalah empal gentong dan nasi jamblang…hhhhmmmm…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.