Surat Cinta, Cinta Pertama

Cipta Arief Wibawa

 

Saat saya SMP, saya pernah menulis surat cinta buat seorang wanita yang sama sekali tidak tahu bahwa ia tengah saya cinta. Surat itu saya lipat dengan rapi dan masukkan ke dalam amplop berwarna putih dengan motif merah-biru di sisi-sisi bagian penutupnya.

Saya tidak pernah tahu kenapa saya bisa jatuh cinta. Saya tidak tahu apa itu cinta. satu-satunya hal tentang cinta yang bisa saya ingat masa itu adalah saat di mana semua anak seusia saya tengah sibuk memperbincangkan lawan jenis masing-masing.

Love-letter

Dunia kami pelan-pelan berubah. tidak ada lagi permainan petak-umpet, toss gambar, atau bertaruh kelereng yang sangat saya suka. Waktu itu acara MTV yang memutar lagu-lagu band menjadi tontonan wajib kami di rumah. Setiap pulang dari sekolah kami selalu menyempatkan diri singgah di studio-studio band untuk menyanyikan lagu-lagu terbaru dan berharap bisa mengikuti jejak kesuksesan para anak band itu minimal dalam hal menggaet perhatian perempuan-perempuan yang tengah kami suka.

Bicara tentang lagu band. ada sebuah lagu yang liriknya sangat saya suka dan saya masukkan sebagai kalimat pembuka dalam surat saya itu, “Ada Pelangi di Bola Matamu”. Kira-kira seperti itu saya mengawali surat yang saya tulis. Saya tidak benar-benar melihat pelangi di bola matanya. Hanya saja, saya pikir mungkin dia akan senyum-senyum malu jika membaca kalimat seperti itu.

Dugaan yang salah jika kemudian isi surat itu dianggap sangat romantis untuk dibaca. Saya ini masih anak ingusan yang tidak terbiasa menulis ketika itu. Jika ada perempuan yang membaca surat saya itu sekarang, mungkin ia akan tertawa dan menganggap surat itu sebagai surat paling bodoh tentang cinta yang pernah dibuat seorang lelaki untuknya. Surat cinta tetapi malah membuat tertawa. Benar-benar memalukan.

Pada akhirnya surat itu tidak pernah saya berikan kepada siapa pun. Saya begitu malu, atau boleh jadi bingung. Terakhir saya temukan surat itu beberapa tahun lalu dalam genggaman ibu saya yang kebetulan membersihkan kamar saya yang kelewat berantakan. Ia hanya tersenyum lalu menggelengkan kepalanya. Benar-benar cinta pertama yang tragis.

 

10 Comments to "Surat Cinta, Cinta Pertama"

  1. Silvia  17 April, 2013 at 08:44

    Saya tadinya mau tegur org yg nyebarkan isu tsb. Tapi setelah saya pikirkan baik2, ya sudahlah tidak usah menyudutkan dia. Toh sy sudah kasih berita dari sisi saya.

  2. Silvia  17 April, 2013 at 08:29

    Surat cinta yg pertama sy dapat kena sensor mama. Sy tahunya ketika sy duduk di kelas 2 SMP ketika mama suruh saya bereskan lemari beliau. Sedangkan surat itu di tulis ketika sy baru lulus SD.

    Ketika pertama sy punya akun FB dan bbrp teman SD berkomentar seakan2 sy dan yg mengirim surat tsb pernah pacaran. Saya komen balik bhw sy ga pernah pacaran sm dia (mau nulis naksir saja juga ga pernah koq ga tega). Tapi teman baik dia ngotot bhw sy ini pernah pacaran sm is cowo penulis surat tsb.

    Sy tulis sekali lagi di situ bhw sy ga pernah pacaran sm teman satu sekolah atau satu kampung.

  3. Silvia  17 April, 2013 at 08:22

    Jadi ingat lagu Vina Panduwinata “Surat Cinta”.

  4. J C  17 April, 2013 at 08:07

    Lah kenapa “hiks”, Linda? Karena Sang Cinta sudah nun jauh di seberang samudera ya?

  5. Linda Cheang  17 April, 2013 at 07:32

    hiks…

  6. anoew  15 April, 2013 at 21:19

    dulu kertas di buku habis lembar demi lembar hanya untuk bikin surat cinta yang akhirnya, berakhir di meja bu guru karena ketahuan. payah…

  7. Dewi Aichi  15 April, 2013 at 21:06

    Dapat surat cinta dari tetangga..yang aku ngga naksir blasss..surat cinta itu dititipkan ke adik kelas, padahal kakaknya yang dititipi surat itu juga kirim surat cinta ke aku ha ha…tapi ditaruh di dalam laci meja di sekolah. Ha ha…adikku inget banget peristiwa itu…sekarang kalau lewat depan rumah..suka dingatkan, “mbak…tuh mantan mbak…mantan lewat bawa modil sama anak-anaknya”, kenangan masa remaja…tapi ya ngga indah, wong ngga nkasir blas ke semuanya…

  8. probo  15 April, 2013 at 17:58

    komen 1 dan 2, pengakuan dua pria……

  9. [email protected]  15 April, 2013 at 11:05

    errr… surat cinta… wkwkwkk….
    jadi malu kalo ingat2 dulu….. (ditolak lagi)

  10. J C  15 April, 2013 at 10:50

    Haha…jadi ingat duluuuuuu kelas 1 SMP nulis…groginya setengah hidup, nitip teman baiknya…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.