Paket Rujak Kehidupan

Meitasari S

 

Aku sering kali kurang menyadari bahwa sesungguhnya kehidupan itu mempunyai dua sisi yang saling melengkapi. Ada senang pasti ada susah. Ada tawa pasti ada tangis. Ada kesuksesan pasti ada kemalangan. Ada perdamaian juga pasti ada pertentangan.

Aku kerap lupa, bahwa hidup tidak harus sukses terus, juga tidak harus bahagia terus. Pun hidup juga tidak harus damai terus, sesekali juga perlu pertentangan.

Aku harus belajar menghentikan keluh, dan mensyukuri apa pun yang diberikan oleh Sang Pemilik Kehidupan padaku.

Teringat dalam perbincangan dengan seorang teman yang memberikan ilustrasi yang indah :

“Tuhan sudah memberikan pada kita paket hidup yang lengkap. Seperti halnya lidah kita yang bisa merasakan rasa asin, manis, pahit, masam, pedas dlsb, demikian juga hidup. Bisakah kita merasakan kebahagiaan jika kita tidak pernah tahu apa itu kesedihan ? Bisakah kita tahu tentang kesuksesan jika kita tidak pernah tahu apa itu kemalangan ?”

Ataukah memang kita lebih suka merasa bahagia terus, dan hanya turut merasakan kesusahan orang lain alias bersimpati dan berempati saja tanpa mau mengalaminya?

Hmmmm, itu seperti halnya pengin makan rujak tapi lihat gambarnya saja cukuplah sudah. Tanpa sensasi !

Tidak merasakan bagaimana serunya mata berkejab-kejab ketika lidah merasakan mangga muda, juga air liur yang menetes merasakan masamnya sang mangga. Sementara itu kita sibuk mencari buah lain, penawar rasa masam itu.

Anda juga tidak akan bisa merasakan pedasnya cabe dan bagaimana mulut kepanasan dan perut kekenyangan air untuk mengatasi rasa pedas. Juga asyiknya merasakan manisnya gula merah di sambal rujak itu.

Masih banyak lagi rasa yang sulit dideskripsikan dalam pertarungan rasa RUJAK KEHIDUPAN. Karena akhirnya, kita bisa merasa puas setelah peluh menetes dan bibir domble akibat kepedesan……. Yah itulah hidup yang sebenarnya.

Jika ada di antara anda belum pernah merasa sedih, atau belum pernah berantem atau belum pernah gagal, artinya hidup anda belum lengkap. (Itu menurut saya, hehehe)…

Karena sepertinya Sang Pemilik Kehidupan, sudah menyiapkan buat kita paket lengkap itu.

Aku pun sebaiknya mulai membagikan pengalaman hidupku pada anak-anakku. Sehingga mereka lebih siap menghadapi hidup. Dan mampu merasakan nikmatnya RUJAK KEHIDUPAN nantinya…..Amin.

thats-life

 

Semarang, 3 Mei 2013

Peringatan 3 hari suci keluarga kami (4, 5 dan 6)

Kelahiran, pernikahan dan Hadiah cinta…….

Semoga hidupku makin berarti

 

About Meitasari S

Seorang istri dan ibu pekerja yang karena pilihan kehidupan, menahkodai keluarganya paralel dengan suaminya yang satu di Jakarta dan satu lagi di Semarang. Jiwa sosialnya yang tinggi, membuatnya terlibat juga dalam kepengurusan salah satu sekolah asrama di Jawa Tengah dan juga dalam lembaga sosial Anak-anak Terang yang mendanai anak-anak kurang mampu untuk menempuh pendidikan yang lebih baik.

My Facebook Arsip Artikel

21 Comments to "Paket Rujak Kehidupan"

  1. Nur Mberok  5 May, 2013 at 09:17

    Kang iwan, thx ya. @ tp buatku aku pun brsyukur boleh di lahirkan. Menikmati indahnya keragaman dunia. Boleh berbagi n menerima. N luar biasanya ketiganya kurayakan berturut2. Praise God. Bnyk bayi tak beruntung, krn org tuanya tak mhendaki ia dlahirkan…tp sy lahir sempurna n menikmati paket lngkp dr Tuhan

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.