Ketika Rasa adalah Kesetiaan

Emi Suyanti

 

ketika kutuliskan resah di atas  lembaran kisah
lantas aku pergi memejamkan mata

ya…
agar gundah tak lagi mencipta awan hitam
bukan kesalahan jarak ataupun kejamnya waktu

 

keselarasan rasa ini terletak

pada hatiku dan hatimu
menjadikan seluas samudra itulah hakikat
pada terik yang memanggang siang
atau pada hujan yang menari di altar sunyi

 

ini sebuah lingkaran pertalian
yang menjadi benang pengikat
serupa kesetiaan  jingga kepada senjanya
kesetiaan embun kepada paginya
ketulusan purnama kepada malamnya

ketulusan terik kepada siangnya
dan  ketulusan gelap kepada malamnya

Dove

 

Jakarta, Pebruari 2013

 

23 Comments to "Ketika Rasa adalah Kesetiaan"

  1. Emi Suyanti  14 May, 2013 at 09:47

    @mbak Dewi : hehehe bebas mbak, semua boleh mengkritik salam hangat selalu….makasih ya mbak….

  2. Dewi Aichi  14 May, 2013 at 06:20

    Mba Emi…waduh..mana bisa aku mengkritik, kalau aku lebih mampu dan lebih paham, baru boleh mengkritik…he he…

  3. Emi Suyanti  14 May, 2013 at 04:22

    @mbak Dewi, saya menunggu koment kritik panjenengan jg lho, hehehe hmm biar rame, terima kasih juga mbak sudah berkenan membacanya….salam hormat….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.