Laut Pun Muntah

Indriati See

 

Tak jenuh melihat deburan ombak
datang dan pergi meninggalkan riak-riak
Sinar surya terlihat segan
menampakkan diri pada pantai nan rupawan

Hm … pantai nan rupawan?
ah … ternyata tidak demikian!
Kecantikannya pudar perlahan
oleh sampah plastik yang berserakan

Laut marah sambil menolak
karena plastik bukan penghuni yang layak

Pun tak tampak seekor camar
terbang menukik memangsa ikan
karena air laut tercemar
memaksa mereka tuk pergi meninggalkan …

Wahai manusia yang merasa lebih pintar !
tak sanggupkah kalian berpikir sebentar ?

Tuk nasib mereka yang terlantar
buanglah sampah kalian yang berserakan
pada tempat yang layak digunakan !

anyer

 

Anyer, 13.01.2013

 

Image: doc.pribadi

 

5 Comments to "Laut Pun Muntah"

  1. Dj. 813  19 May, 2013 at 22:52

    Laut tak sanggup menanggung apa yang manusia perbuat.
    Maklum kalau lautpun membela diri.
    Salam,

  2. EA.Inakawa  19 May, 2013 at 17:55

    Laut – Sungai & parit pun ber ucap dalam diamnya, dasar kamu pembuang sampah “sampah sosial !……..
    salam sejuk

  3. Sumonggo  18 May, 2013 at 11:20

    Jangan ya laut …. Tsunami nanti …..

  4. Handoko Widagdo  18 May, 2013 at 11:04

    Oh laut, engkau telan semua yang datang kepadamu…

  5. J C  18 May, 2013 at 11:04

    Laut pun bisa protes…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.