Spaghetti Tusuk – Memasak Bersama Anak

Dewi Aichi – Brazil

 

Aku mendapatkan ide memasak spaghetti ini 100% dari anakku. Ketika aku menjemput sekolah, karena berjalan kaki, maka kesempatan untuk selalu mengobrol ada setiap hari. Di sinilah awalnya ide masak spaghetti seperti ini terlahir.

“Ma..pengen makan siang dengan spaghetti.” “Tapi spaghettinya ditusukkan dulu ke sosis sebelum direbus!”

“Ditusuk gimana sih?” “Mama ngga ngerti caranya!”

“Ntar aku ajarin kalau sudah sampai rumah.”

Maka sesampainya di rumah anakku segera mengambil sosis yang ada. Dicuci bersih kemudian aku potong jadi 4 bagian. nah selanjutnya anakku sibuk menusukkan batang-batang spaghetti ke sosis yang sudah dipotong menjadi 4 bagian tadi. Setiap potongan sosis ditusuk 5 batang spaghetti.

spaghetti-tusuk01

spaghetti-tusuk02

Setelah selesai dengan pekerjaan menusukkan batang spaghetti ke sosis, acara selanjutnya adalah merebus air ke dalam panci sampai mendidih. Masukkan spaghetti ke dalam air mendidih perlahan lahan sampai batang spaghetti melemas, tenggelamkan pelan-pelan sampai semua spaghetti tercelup ke dalam air mendidih. Pekerjaan ini harus dilakukan pelan-pelan dan sabar agar spaghetti tidak patah.

spaghetti-tusuk03

Jika semua sudah direbus, taruh ke dalam loyang atau wadah. Selanjutnya membuat saus bolognese, dengan bahan daging giling. Tumis bawang putih hingga harum, kemudian masukkan daging giling, kechup atau saos tomat, tambahkan garam secukupnya, lada bubuk.

Setelah saus bolognese matang, taburkan ke spaghetti yang sudah matang tadi, bubuhkan juga keju parmesan bubuk. Spaghetti siap disantap. Hmm…aku ngga suka spaghetti, tapi melihat anakku makan dengan lahap, adalah kebahagiaan tersendiri. Apalagi masakan ini hasil kerjasamaku dengan anak.

spaghetti-tusuk04

spaghetti-tusuk05

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

27 Comments to "Spaghetti Tusuk – Memasak Bersama Anak"

  1. Dewi Aichi  26 May, 2013 at 09:32

    Anoew..ada tusuk tusuk, ada tenggelam juga, ada lemes juga he he…

    Lani…waduh..kangen sama Anoew? Anoew ora entuk sinyal…nek online ndadak menek wit klopo

  2. Dewi Aichi  26 May, 2013 at 09:30

    Hennie…di tunggu hasilnya he he..sama Chiara ya..

    Mas JC sama Linda…woooo..asem tenan, ngga percaya kalau aku yang masak…wis…rasah ngirim resep meneh..tobat aku. Linda untuk saus..bisa diganti dengan jamur atau terong. Mas JC..jangan lupa bikin brigadeiro sama beijinho untuk ultah anak he he..

    Pak EA…terima kasih…apa kabar di sana? Salam hangat kembali…

    Silvia..thanks banget…di coba ya…sama anak anak he he..

  3. anoew  26 May, 2013 at 09:17

    Salam anget juga Yu.. Aku agi muyek tenan jeh.. Susah sinyal. Bisa baca tapi susah post comment, sinyale lemah syahwat kiy.

  4. Lani  26 May, 2013 at 08:48

    KANG ANUUUU: dikau kemana aja……..bbrp hari terakhir ora tau mencungul……..aku kangen lo sama dirimu………..salam anget soko Kona

  5. anoew  26 May, 2013 at 08:47

    Cocok. Tusuk-menusuk memang asik. Resep yang bermanfaat sungguh.

  6. Silvia  26 May, 2013 at 08:34

    Ide masak yg kreatif. Tx Dew.

  7. EA.Inakawa  26 May, 2013 at 05:06

    Mbak DA : Jadi menarik yaaa, unik………ide anak mbak DA itu patut di acungin jempol . salam sejuk

  8. Linda Cheang  25 May, 2013 at 20:18

    Spaghetti tusuk ini pernah dikirim gambarnya beberapa tahun lalu dari seorang kawan. AKu suka makakn spaghetti cuma yang tidak aku suka adalah daging sapi untuk pembuat saus Bolognese-nya

    Ya, memang layak dicoba, tapi apa iya ini DA yang masak, hehehe….

  9. J C  25 May, 2013 at 12:29

    Tetap tidak percaya Dewi masak…dari dulu artikel masak tidak pernah kelihatan yang masak…

    Resep ciamik ini, sangat kreatif, aku mau coba ah bikin ini nanti pas ulangtahun si Ragil sebentar lagi..

  10. Hennie Triana Oberst  25 May, 2013 at 02:24

    Dewi, besok aku mau coba. Ada persediaan sosis dan spagetthi.
    Terima kasih ya idenya.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.