Album Sweet Memory

Dewi Aichi – Brazil

 

Mengingatkan kembali seorang anak kecil yang sekarang sudah besar, tapi tetap masih anak-anak. Dalam jepretan hasil karya mamanya sendiri yaitu Isti, temanku yang berdomisili di Jepang. Teman-teman yang belum kenal, nih ada dalam link di bawah ini, yang sungguh ramai komentar waktu itu gara-gara diakhiri dengan foto mungil dan nggemesin si lurah Baltyra, Joseph Chen. Yang mau lihat, klik di sini:http://baltyra.com/2010/07/26/kecilku-seperti-ini-nih/

Mamanya yang moto, anaknya yang  dijadikan obyek he he..kata Isti, susah mengarahkan gaya anak-anak sesuai keinginan mamanya. Bikin stress he he…tapi akhirnya dibiarkan anaknya bergaya suka-suka..hasilnyaaaa…

album sweet memory (1)

album sweet memory (2)

album sweet memory (3)

album sweet memory (4)

album sweet memory (5)

album sweet memory (6)

album sweet memory (7)

Nah, si anak sekarang sudah semakin besar dan cantik banget. Ini dulu teman kecilnya Gabriel di Jepang. Hubungan saya dan Isti sangat kuat dan sampai sekarang kami masih berkomunikasi dengan baik.

Graduation ceremony di Jepang

album sweet memory (8)

album sweet memory (9)

 

Berangkat sekolah yuk…

album sweet memory (10)

album sweet memory (11)

 

Pink kimono

album sweet memory (12)

 

Berbagai gaya…

album sweet memory (13)

album sweet memory (14)

album sweet memory (15)

Oke kan gayaku?

Nah..yang belum kenal sama Isti, ada lho beberapa artikelnya yang sudah tayang di baltyra…tapi kalau mau lihat pose sang fotografer..klik di sini nih: http://baltyra.com/2011/03/26/dijadikan-obyek/

Nah..sekian dulu, nanti saya akan carikan lagi hasil jepretannya yang semakin bagus.

album sweet memory (16)

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

19 Comments to "Album Sweet Memory"

  1. Yuli Duryat  13 July, 2013 at 11:59

    Cantik-cantik fotonya.

  2. Anung FP  17 June, 2013 at 10:29

    Kereeeeenn

  3. EA.Inakawa  8 June, 2013 at 21:18

    Mbak DA : anak itu Kecil menggemaskan & jadi mainan, kala remaja menjadi teman, ketika semakin besar & dewasa susah diatur dan akhirnya menjadi lawan, benar nggak sihhhhh…..salam sejuk

  4. Lani  8 June, 2013 at 12:05

    15 AKI BUTO : legaaaaaaaaaa…….krn ada pengakuan………klu kang Anuuuuu jelas berbeda…….krn dia klu liat yg beginian………langsung mendadak kesambet…………njur ngromet dewe………kkkkkkk

  5. J C  8 June, 2013 at 12:01

    Lani, itu juga betul, yang pasti aku masih biasa-biasa saja, tidak sampai ngomyang dan ndleming kayak Kang Anoew…

  6. Lani  8 June, 2013 at 11:39

    12 AKI BUTO : halah…….sebenere yg bener……..bukan jepretannya yg ciamik………akan ttp sing njepret asoyyyyyyyyy geboiiiiiiiiii hahaha………hayo ngaku waelah………

  7. Alvina VB  8 June, 2013 at 11:25

    Anaknya cantik ya… terutama yg pake kimono.
    Setuju dgn no.7 (bukan apa2 Dew…saat ini pedophile juga browsing/ sering on line dan ngumpulin foto anak2 yg masih innocent dari berbagai situs/website, makanya suka ngeri banget lihat org tua yg dgn lugunya pasang foto anaknya yg masih kecil2 di FB, mereka adl target empuk bagi kaum pedophile. Kasus di sini sudah banyak banget, dan gilanya foto2 tsb diperjual-belikan on-line bagi para pedophile. Baru-baru ini jaringan tsb tertangkap di Canada, setelah puluhan thn berbisnis on-line antar bbrp negara, salut buat intel internasional yg kerjanya juga on line buat nangkepin pedophile tsb. Jangan heran yg tertangkap itu bukan hanya penjualnya, ttp jaringan pembelinya juga. Yg bikin org tua di sini marah krn pembeli foto2 tsb, ada yg dr. anak, politician, guru, dan profesi2 lainnya yg deket dgn anak2 yg seharusnya memprotek anak2 bukan malah abuse)

  8. J C  8 June, 2013 at 09:06

    Apa kubilang, Kang Anoew langsung ngewel, sawanen, meriang membaca (eh, melihat ding) artikel ini…langsung trance, ngomyang, ndleming, menceracau, ngigau…kasian…kasian… (yang jelas laptop’nya tidak dimatikan dari kemarin ini )

    Hasil jepretannya CIAMIK!

  9. Hennie Triana Oberst  7 June, 2013 at 21:10

    Cantiknya si putri kecil ini.
    Mamanya sexy.

    Setuju dengan komentar Matahari.
    Di sini orang tua dilarang memotret anak-anak di TK atau sekolah (kecuali anak mereka sendiri).

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.