Sabda Pandita Ratu – Berbudi Bawalaksana

Handoko Widagdo – Solo

 

Dalam khasanah kepepimpinan Jawa, ungkapan sabda pandita ratu dan berbudi bawalaksana adalah dua kualitas yang sangat dipegang teguh. Pemimpin harus bisa menunjukkan kedua kualitas tersebut untuk bisa disebut sebagai pemimpin yang mumpuni dan berhasil.

Sabda pandita ratu tan kena wola-wali. Ucapan pendeta/raja tidak boleh mencla-mencle. Artinya apa yang diucapkan itu menjadi pegangan bagi rakyatnya. Apa yang telah dikatakan adalah menjadi pegangan dari semua pihak, bahwa apa yang diucapkannya itu akan dilaksanakan.

sabda pandita ratu

Ungkapan Jawa yang lain adalah berbudi bawalaksana. Luhur budinya dan seiya ucapan dan tindakannya. Berbudi bawalaksana dipakai untuk mencandra (menilai kualitas) seorang pemimpin. Pemimpin yang agung dan dianggap berhasil adalah pemimpin yang luhur ing budi, jumbuh antaraning bawa lan laksana: berbudi luhur dan sesuai antara ucapan dan tindakannya.

Sebelum BBM benar-benar diumumkan naik, banyak iklan yang ditayangkan oleh pemerintah (oleh berbagai kementerian). Dalam tayangan tersebut dinyatakan bahwa subsidi BBM itu tidak tepat karena 80% dinikmati oleh orang kaya, yang tidak berhak untuk menikmati subsidi tersebut. Uang subsidi itu setara dengan ribuan rumah murah, ratusan kilometer jalan, ribuan beasiswa untuk orang miskin. Iklan ini mengandung janji. Artinya, jika subsidi dicabut, maka pemerintah (para kementerian yang beriklan tersebut) akan mempunyai dana untuk membangun ribuan rumah murah, ratusan kilometer jalan raya, ribuan beasiswa bagi siswa miskin.

government-wordle

Jika para punggawa kementerian tersebut adalah para pemimpin yang benar-benar memegang amanah, maka mereka pasti akan memenuhi janjinya yang termuat dalam iklan. Sebab pemimpin adalah bagaikan pendeta/ratu yang ucapannya bisa dipegang, sesuai dengan ungkapan sabda pandita ratu. Mereka akan bersikap berbudi bawalaksana. Melaksanakan apa yang telah diucapkan. Jika tidak bisa memenuhi janjinya, maka mereka adalah para cecunguk yang untuk menjadi rakyat saja sebenarnya tidak layak.

Mari kita tunggu. Mari kita tagih. Jika mereka tidak bisa memenuhi janji, sudah saatnya kita ganti mereka.

 

About Handoko Widagdo

Berasal dari Purwodadi, melanglang buana ke berpuluh negara. Dengan passion di bidang pendidikan, sekarang berkarya di lembaga yang sangat memerhatikan pendidikan Indonesia. Berkeluarga dan tinggal di Solo, kebahagiaannya beserta istri bertambah lengkap dengan 3 anak yang semuanya sudah menjelang dewasa.

My Facebook Arsip Artikel

20 Comments to "Sabda Pandita Ratu – Berbudi Bawalaksana"

  1. Handoko Widagdo  2 July, 2013 at 06:22

    Adalah penting untuk mengingatkan mereka yang sekarang memimpin. Adalah penting untuk tetap berharap bangsa besar ini memiliki pemimpin yang adiluhung.

  2. J C  2 July, 2013 at 06:18

    Pak Hand, sejauh ini belum ada pemimpin dengan karakter dan kualitas seperti pak Hand tulis dalam artikel ini…

  3. Sumonggo  30 June, 2013 at 08:56

    Bukannya kemarin sudah minta maaf? Tapi minta maafnya ke negeri jiran lho ….

  4. EA.Inakawa  29 June, 2013 at 20:15

    Pak Han : Sejatinya akan sulit sekali mencari pemimpin ” Sabda Pandita Ratu & Berbudi Bawalaksana ” sepanjang perjalanan dari OLRA – ORBA sampai saat ini buanyakkk Pemimpin dinegeri Indonesia selalu berbentuk MANUSIA yang tidak Amanah, penjahat ! – perampok ! – penghianat ! ……salam H

  5. Dj. 813  29 June, 2013 at 11:22

    Mas Handoko….

    Matur Nuwun mas, sudah memberikan satu gambaran yang sangat bagus.
    Semoga ada pejabat / pemimpin kita yang baca.
    Setidaknya mereka tau seperti apa yang mas Handoko tulis.
    Memang negara sedang berkembang, banyak orang silau mellihat uang.

    Salam manis untuk keluarga dirumah dan selamat berakhir pekan.
    Semoga sehat selalu.

  6. Lani  29 June, 2013 at 10:37

    14 AL : moga2 ya Al……kita2 melihat dr alam sana……..hehe

  7. Alvina VB  29 June, 2013 at 09:26

    Mbakyu Lani, moga2 thn 2100 kali ya……kita2 dah gak ada lagi….yg ngerasain ya anak cicit kita kale….
    Met weekend…..mau ikutan golf tournament dulu yo….(gak ikutan main, cuma nonton doang, he…he….)

  8. Lani  29 June, 2013 at 00:45

    9 EL-NANO-NANO : janji2 mrk semanis gulali ya??????? tp nek gulali msh enak, drpd manis tp ngapusi………..

  9. Lani  29 June, 2013 at 00:44

    HAND : halah nagih???? mbok sampai ngemis2……sampai klumah mrk itu pembohong besarrrrrrrrrr……….percaya saja sama kataku hehehe……..dasar tukang ngapusi!

  10. Lani  29 June, 2013 at 00:43

    10 AL : pertanyaanku TAON PIRO??????? kkkkkkk

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.