Rollbraten – Daging Panggang

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

SALAM JUMPA DENGAN ORET-ORETAN DJ…..

Sabtu beberapa minggu yang lalu, Dj. diberi tahu teman ngarit, bahwa ada toko di kota sebelah yang menjual daging dari binatang yang dia bawa sendiri ke penjagalan. Biasanya orang membawa binatangnya ke panjagalan, hanya jual daging untuk toko-toko dengan jumlah yang besar.

Tapi ini, semua orang juga bisa beli di sana, walau sedikit saja dengan harga yang cukup murah. Dj. semakin senang, karena kalau beli di Super Market, kadang kami tidak tau, darimana itu daging berasal. Tapi kalau toko tersebut menjual daging dari binatang yang dia potong, maka bisa/boleh yakin, kalau daging itu baik adanya, karena penjagalan di Jerman tidak main-main, diawasi oleh pemeerintah dengan sangat ketat.

Mangingat akhir bulan Februari  lalu, ada masalah tentang daging di banyak negara di Eropa yang dari negara timur. Masalahnya, daging cincang dengan etiket daging sapi, ternyata dicampur dengan daging kuda. Kesalahan pertama adalah memalsukan etiket. Kedua, daging kuda tersebut, diambil dari kuda yang “kemungkinan” sudah banyak disuntik dengan hormon.

Akhirnya mengundang diskusi yang cukup rumit, apa lagi setelah ada politiker di Jerman yang mengatakan, banyak negara yang kelaparan, mengapa ini daging harus dimusnahkan….??? Jadi keinginan politiker ini, agar daging tersebut diberikan kepada mereka yang tidak/kurang mampu.

Jadi banyak orang yang kurang mampupun protest, seakan mereka boleh dijadikan kelinci percobaan. Puji TUHAN . . . ! ! ! Akhirnya semua masalah telah terselesaikan dan seperti yang Dj. tulis di atas…..Daging yang bermasalah ini, adalah daging cincang yang sudah dikemas menjadi Lagsane atau Spageti, bukan daging segar.

Nah, sedang daging yang kami beli ini, daging yang masih utuh daging dan jelas dari penjagalan di dekat kota Mainz. Bahkan mereka berani jual dengan harga murah sekali, bisa dilihat di etiket di plastik pembungkusnya. Hanya € 13, 53 untuk beratnya yang hampir 2,5 Kg

rollbraten01

Sampai rumah langsung dibuka plastiknya dan langsung masuk ke oven, karena sudah dibumbui dan siap dibakar. Dan yang jelas, daging ini tidak seperti yang di Super Market, yang kemungkinan sudah lama disimpan, walau belum lewat waktu berlakunya. Daging ini jelas masih segar, karena binatangnyapun baru beberapa hari dipotong.

rollbraten02

Selama Daging di ofen, maka bisa menyiapkan sayuran untuk bikin salad. Tidak banyak macamnya, hanya feldsalat, timun, tomat, keju, bawang, ham dan saus untuk salad yang akan dicampur dengan minyak jaitun dan sedikit cuka Balsamco.

rollbraten03

rollbraten04

Setelah 2 jam di oven, maka dagingpun masak dan bisa dihidangkan, di luarnya crispy dan di dalam sangat lunak… Hhhhmmmm……!!!

rollbraten05

rollbraten06

rollbraten07

rollbraten08

Okay…

Selamat manikmati, kalau doyan, kalau tidak doyan, ya jangan dipaksa….

Terimakasih kepada Pengasuh Baltyra, yang selalu setia menayangkan oret-oretan Dj. yang apa adanya. Terimakasih kepada anda semua yang setia menantikan hari Selasa. Semoga Kasih dan Berkat TUHAN , selalu menaungi kita semuanya.

Mohon maaf, bila banyak kata-kata yang tidak berkenan dan juga maaf, di sini dilarang bawa rantang… hahahahaha…!!!

Salam manis dari Mainz untuk anda semuanya.

Dj. 813

rollbraten09

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

50 Comments to "Rollbraten – Daging Panggang"

  1. Dj. 813  16 July, 2013 at 12:49

    Terimakasih mbak Esti, sudah mempir di gubuk Dj.
    Kalau daging gulung seperti diatas, didalamnya ada bawang bombai, garam dan merica.
    Diluarnya yang kelihatan merah itu garam, merica dan paprika bubuk.
    Tapi sebelum di taburi bumbu, daging diollesi dengan minyak jaitun.
    Selain rasanya akan lebih enak, juga bumbunya tetap lengket di daging.
    Okay, salam manis dari Mainz.

  2. Esti  15 July, 2013 at 22:59

    Wuih kelihatannya enak masDJ , tapi bumbu daging panggangnya apa

  3. Dj. 813  13 July, 2013 at 22:12

    Hallo Gadis…
    Terimakasih sudah mampir….
    Memang enak kok, silahkan coba, pasti senang deh…
    Salam manis dari Mainz.

  4. Gadissa  13 July, 2013 at 20:49

    Waaahhh kelihatannya enak sekali om DJ, jadi bikin lapar! hahaahaa

  5. Dj. 813  4 July, 2013 at 14:05

    Nur Mberok Says:
    July 4th, 2013 at 13:06

    He he ngeri lihatnya…. atut….
    ———————————————————

    Haallo Mei…
    sama daging mati kok takut, sedang daging hidup, malah tidak takut.
    Hahahahahahahahahahaha….!!!
    Salam manis dari Mainz, untuk keluarga di Semarang.
    Semoga sehat dan sukses selalu.

  6. Nur Mberok  4 July, 2013 at 13:06

    He he ngeri lihatnya…. atut….

  7. Dj. 813  4 July, 2013 at 02:25

    Hahahahahahahaha….
    Ibu Matahari dengan komentarnya, selalu bikin tertawa….
    Lha kalau ada yang tinggalkan “like”, terus bagaimana menanggapinya.
    Masakan diam saja, kaksihan dong, oret-oretan Dj. sudah ada yang memb´perhatikan.
    Paling tidak, Dj. bisa berterimakaksih…
    Tapi jangan takut, tidak akan ada daumen-rollbraten… hahahahahahahaha….!!!

    Lain kesempatan Dj. akan cari rollbraten dari daging ayam, seperti ibu Matahari cerita,

  8. Matahari  4 July, 2013 at 02:12

    Komen 42..“…Hallo Krist dan anda yang lainnyna yang sudah meniggalkan jempolnya,
    maaf… hampir saja kelewatan…
    Terimakasih banyak.
    Salam manis dan semoga sehat selalu.

    Hati hati yang meninggalkan jempolnya..akan dibuat jadi rollbraten oleh pak Djoko dan akan jadi tulisan selasa depan “ROLLBRATEN…Menschen Daumen”….

  9. Dj. 813  3 July, 2013 at 20:28

    Hallo Krist dan anda yang lainnyna yang sudah meniggalkan jempolnya,
    maaf… hampir saja kelewatan…
    Terimakasih banyak.
    Salam manis dan semoga sehat selalu.

  10. Dj. 813  3 July, 2013 at 18:34

    Hennie Triana Oberst Says:
    July 3rd, 2013 at 18:22

    Hallo mas Dj. Terima kasih untuk sajiannya.
    Yang crispy seperti daging di foto ini enak pastinya.
    Salami dari Itali sering dicampur daging kuda, enak banget.
    Schöne Grüße nach Mainz.
    —————————————————

    Hallo Hennie…
    Danke schön Hennie….
    Benar sekali, salami dengan daging kuga memang lebih enak.
    Dj. baru beberapa minggu yang lalu, dapat salami yang pendas, juga enak.
    Tidak sepedas peperoni-wurst, tapi lumayan, untuk Abend-brot.
    Dj. sudah beberapa bulan, tidak makan malam dengan yang panas.
    Cukup Abend-brot, karena ingin agar perut sedikit kecialan… hahahahahaha….!!!

    Okay, salam manis juga dari Mainz, untuk keluarga dirumah ya.
    Cium sayang tidak lupa untuk Chiara dari opa Dj.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *