Bakso

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO . . . HALLO . . . HALLO . . .

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Mainz dilanda dingin lagi, padahal beberapa minggu yang lalu sudah sangat panas, bahkan telah mencapai 38°C. Tapi saat Dj. nulis oret-oretan ini suhu dingin dan hanya sekitar 17°C. Perbedaan 20°C sangat terasa, mana hujan lagi. Saat udara dingin, maka kamipun malas keluar, kecuali istri yang harus kerja dan Dj. 1 jam jalan kaki / harinya.

Agar tidak hanya kedinginan, ada sesuatu yang bisa kami bikin dan bahkan menjadi hal yang menyenangkan. Yaitu makan…. makan…. dan makan…Kemarin Dj. beli bakso 1 kantong plastik di toko Asia, yang sudah dibekukan. Di pasar, Dj. cari seledri, cukup sulit, ada sih, tapi seledri di Jerman besar-benar, malah ada bonggol di bawahnya. Jadi merupakan satu tanaman dan Dj. cari yang kecil, syukur akhirnya mendapat juga.

Tidak seperti di Indonesia, yang mana bisa (boleh) beli daunnya saja. Dj. beli satu tanaman seledri, juga daun bawang yang kecil (schnittlauch), yang mana kelihatan cukup banyak. Entah sisanya mau bikin apa, lha seledri hanya perlu daunnya saja (sedikit saja), agar rasa gurih dan harum.

bakso01

Mungkin mas Juwandi dan beberapa dari anda akan tertawa, lha seledri dan daun bawang saja kok difoto…??? Biarin saja, wong seledri punya sendiri ini…. hahahahahahaha… !!! Okay, kemudian beli juga tauge, pa choy dan juga difoto, hanya taugenya tidak mau difoto, malu (katanya) hahahahahaha….!!!

bakso02

Dan di toko daging, Dj. juga beli daging sapi yang ada tulang dan sumsumnya (Rindebeinscheibe), special untuk sup. Untuk direbus dan diambil kaldunya, agar semakin enak, dagingnya keras dan tidak bisa dimakan…….Mungkin dari embahnya sapi yang dipotong, jadi bukan untuk dimakan.

bakso03

Okay, Dj. tahu, untuk anda yang di Indonesia, bukanlah satu hal yang aneh, hanya bakso saja kan…Di Indonesia mah, Linda nunggu di depan rumah, sebentar lagi juga yang jual bakso lewat…Sooooo….!!!! Bakso Neng…. !!!

Abang tukang bakso ….
Mari mari sini ….
Aku mau beli ….
Abang tukang bakso ….
Cepatlah kemari sudah tak tahan lagi
Satu mangkuk saja dua ratus perak yang banyak baksonya
Jelas pake saos ….
Tidak pake sambel ….
Juga tidak pake kol …
Bakso bulat seperti bola pingpong kalo lewat membikin perut kosong.
Jadi anak jangan kau suka bohong.
Kalo bohong digigit kambing ompong (digigit nenek gondrong)

 

Tapi di Mainz, masih untung, ada yang jual bakso, walau sudah dibekukan, lumayan….Ada bakso sapi, bakso ayam, bakso ikan dan entah apa lagi, sangat banyak macamnya. Daripada tidak ada dan tidak bisa bikin sendiri…??? Ngowoh (ndomblong) kan….???  Untuk ibu Matahari, jujur… Dj. tidak menemukan bakso jempol (Daumen bakso) hahahahaha….!!!  Nah, saat Susi pulang untuk istirahat makan siang, dia masuk appartment, sudah cium aroma yang hhhhhmmmmm….!!!

Masak apa hari ini…??? (tanyanya), kok harum sekali, dia langsung ke meja-makan dan senyum. Sangat menyenangkan, kalau masak dan istri senang, juga si ragil malah kaget, kok bakso nya kali ini besar-besar sakali…

Nah ya, kamipun makan dengan lahap dan memang enak, yang jelas kami mennikmati, walau hanya bakso saja. Untuk ibu GuCan, Dj. sediakan special 1 mangkok, tapi jangan mesam-mesem sendiri…Sudah… silahkan makan, tidak usah malu-malu, nanti diambil mas Fire, yang dari tadi sudah ngincer tuh….Mas Bagong juga dari tadi sudah lihat-lihat… hahahahahahaha….!!!

bakso04

Okay…..

Kalau sudah kenyang, jangan lupa cuci mangkoknya sendiri-sendiri….Semoga oret-oretan ini berkenan di hati anda….Mohon maaf, bila banyak kata-kata yang tidak berkenan dihati, terutama mas Juwandi, Linda, ibu Matahari, bu GuCan, mas Fire dan mas Bagong yang namanya Dj. pinjam. Dimas Josh Chen, kali ini tidak kebagian special, karena Dj. yakin, bakso “Happy”, jauh lebih enak…. hahahahahahaha….!!!

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra dan anda semua yang selalu setia dengan oret-oretan Dj. yang sangat sederhana ini. Semoga Kasih Allah Bapa, beserta PutraNya yang tunggal, dan penyertaan RohNya yang Kudus, selalu menaungi kehidupan kita semuanya. Amen…!!!

 

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

65 Comments to "Bakso"

  1. Dj. 813  23 July, 2013 at 00:02

    64
    ugie Says:
    July 22nd, 2013 at 23:47

    Hmmm….pasti lezat,bahan2nya segerr semua.
    63
    ugie Says:
    July 22nd, 2013 at 23:42

    Wah hebat…pasti lezat nih. T O P.
    ————————————————————————

    Mbak Ugie…
    Matur Nuwun mbak, sudah mampir….
    Jelas lezat mbak…
    Lama tidak kelihatan, kemana saja…???
    Salam manis dari Mainz, juga untuk mas Digit.

  2. ugie  22 July, 2013 at 23:47

    Hmmm….pasti lezat,bahan2nya segerr semua.

  3. ugie  22 July, 2013 at 23:42

    Wah hebat…pasti lezat nih. T O P.

  4. Dj. 813  21 July, 2013 at 02:36

    Indri Says:
    July 20th, 2013 at 23:54

    Haduh baksonya bikin ngiler he.he.., saya selalu buat sendiri baksonya, kalau beli di toko Asia terlalu kenyal, mendal terus kalo didigigit.

    Daging tsb, di NL namanya schenkel, memang untuk kaldu, dagingnya bisa dimakan kok asalkan ngrebusnya minimal 2,5 jam dg api kecil, jadinya kenyal dan empuk. Daun selderi dan daun brambang gampang di dapat di NL…..

    Jadi pengen buat….. Salam bakso…..
    ——————————————————-

    Hallo mbak Indri….
    Terimakasih sudah mampir…
    Hebat…!!!
    Kalau bisa bikiin sendiri…
    Di Mainz, juga cukup banyak macamnya dan sudah beberapa bulan ini, kami mendapat yang
    sesuai selera kami sekeluarga. Jadi tidak perlu bikin sendiri lagi.
    Tapi memang benar, selera setiap orang memang berbeda, yang enak untuk kami, belum tentu enak untukorang lain.

    Schenkel, kami tahu, tapi yang ini di Jerman dibilang Bein scheibe, itu hanya otot yang sangat keras.
    Karena bukan diambil dari schenkel, tapi dari bein ( paha ).
    Nah ya, mungkin yang dimaksud juga sama ya…
    Mungkin juga bisa dimakan, kalau giginya kuat… hahahahahahaha…. ( jokes ).

    Sekali lagi, terimakasih dan salam manis dari Mainz..

  5. Dj. 813  21 July, 2013 at 02:30

    shahroll Says:
    July 20th, 2013 at 14:13

    Im looking for Bakso menu for make myself… nice post!

    —————————————————————-

    Hello Shahroll…
    Thank You for coming here…
    Don´t look for bakso, but please look for freedom…..
    Hahahahahahahaha…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *