Genangan CintaNya

Emi Suyanti

 

Genangan cintaNya
membanjiri kami semua

curahan rahmatNya
berlimpah di semesta

mengepung jiwa-jiwa
merendam asa-asa

namun kasihNya tak pernah usai
hikmah kemudahan tak ‘kan terlerai

ada makna besar cintaNya
tersembunyi di balik semua peristiwa

bahwa cobaanNya pasti
tak ‘kan melebihi daya semua insani

merata tak pandang usia
merata, tak pilih miskin atau kaya

adil kasihNya itu nyata
siapa pencintaNya pasti ‘kan berbesar jiwa

musibah ini kita tak sendirian
kita semua merasakan

gods-love-never-ends

 

Jakarta, 19 Januari 2013

 

14 Comments to "Genangan CintaNya"

  1. EA.Inakawa  13 July, 2013 at 19:02

    Dan hanya kepada NYA kita semua bersembah diri, TUHAN ku……..berikan kami semua dengan kasih sayang MU sehingga kami hidup dalam damai & cinta MU selalu,aamiin

  2. Bagong Julianto  13 July, 2013 at 15:09

    Mengasihi sepenuh hati, segenap akal budi….
    Bisa mengasihi berarti kaya hati….
    Seandainya saja para pemimpin pada punya hati yang mengasihi….

  3. Dj. 813  13 July, 2013 at 14:25

    Amen…!!!
    KasihNya, seperti sungai…
    KasihNya, seperti sungai–
    KasihNya, seperti sungai…

    Mengalir dihatiku….!!!

    Jangan sampai tergenang.
    harus dialirkan juga.

    Salam manis dari Manz dan selamat menalankan Ibadah puasa.

  4. Firda  13 July, 2013 at 13:14

    Dalam keadaan terkena musibahpun puisi bisa dilahirkan. Bagus pula :’D

  5. Sugianto Iwan  13 July, 2013 at 13:01

    ko tau klo rumah saya kebanjiran heuheuheu.. tapi bagus puisinya, pemillihan kata yg sederhana tapi penuh makna.. )

  6. Emi Suyanti  13 July, 2013 at 12:41

    4. Bang Jay (sedimensenja) terima kasih telah berkenan mengapresiasi…salam

  7. sedimensenja  13 July, 2013 at 12:36

    Sederhana tapi bermakna. Keren mbak.

  8. Emi Suyanti  13 July, 2013 at 11:26

    1. Pak James : terima kasih telah menjadi pembaca paling awal ..hehe salam hormat…
    2. Pak Hadoko : puisi ini saya tulis ketika banjir melanda sebagian besar Jakarta bahkan saya menulisnya di atap genting, karena saya ngungsi di loteng, salam takjim, terima kasih berkenan membacanya.

  9. Handoko Widagdo  13 July, 2013 at 11:00

    Kata-kata ini melantun sebagai doa.

  10. James  13 July, 2013 at 10:57

    SATOE, genangan Cinta

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.