New York, City that Never Sleeps

Mpek Dul

 

newyork01

Petualangan kali ini berbeda dengan perjalanan yang telah lampau, karena belum pernah saya mengunjungi pelbagai kota dari satu negara dalam waktu 31 hari dan jarak yang saya tempuh didaratan keseluruhannya lebih dari  6000 km.

Penerbangan dimulai dari Amsterdam di hari yang sama dengan pengangkatan raja baru dari Kerajaan Belanda tanggal 30 april 2013. Pukul 05.00 pagi waktu CET (Central European Time) terbang menuju ke London Heathrow. Setelah menunggu lebih kurang 3 jam, saya lanjutkan penerbangan menuju ke arah timur ke New York, John F. Kennedy Airport yang berlangsung sekitar 8 jam.  Di hari yang sama pk 13.30 waktu Eastern time. AS sendiri mengenal 6 zona waktu: Eastern, 6 jam lebih pagi dari CET,  Central  7 jam, Mountain  8 jam,  Pacific  9 jam. Negara bagian Alaska dan Hawaii sekitar 10 jam dan 12 jam lebih pagian.

Rencana dan tempat-tempat tujuan ini sudah saya susun di tahun 2011 dengan mengumpulkan informasi yang sebanyak dan sepraktis mungkin, tentu saja tidak boleh dilupakan: sedapat mungkin dengan beaya yang rendah sesuai dengan motto: “Turis proletar”.

 

VISA  WAIVER  PROGRAM

Seorang yang memiliki warga negara salah satu dari 27 negara Uni Eropa atau European Union, untuk berkunjung ke AS tidak membutuhkan visa. Semua ini telah  diatur di dalam “The Visa Waiver Program yang memperkenankan seorang warga yang berasal dari negara-negara ini untuk berkunjung ke AS, dengan maksud untuk business atau sebagai turis selama 90 hari tanpa membutuhkan visa dengan syarat utama, sebelumnya harus memberitahu maksud kedatangannya, lewat satu formulir “The Electronic System for Travel Authorization” atau (ESTA permit) yang dapat di’download lewat internet. Formulir ini mengandung pertanyaan antara lain, data penting personalia pemohonnya, apakah pernah terlibat kriminal, urusan dengan polisi, narkoba, dipenjara dsb. Jangan mencoba memberikan jawaban yang palsu atau  merahasiakan masa silamnya yang tidak sesuai dengan kenyataannya karena hal ini dinilai sebagai satu pelanggaran hukum dan akan seumur hidupnya namanya tercantum di daftar hitam (blacklist), sehingga ada kemungkinan tidak akan dapat atau sulit sekali untuk memasuki AS.

Bila kita tergolong “bersih”, maka dalam 15 menit kita mendapat jawaban dan ijin untuk masuk AS, dan dapat kita print untuk bukti jika kita tiba di salah satu bandara di AS. Pihak imigrasi AS juga menerima tembusan keputusan ini sehingga mereka mengetahuinya. ESTA formulir ini dapat kita print sebagai bukti pada saat check in, karena semua maskapai penerbangan  dilarang mengangkut penumpang yang tidak mempunyai formulir ini atau visa (untuk negara-negara di luar Visa Waiver Program (VWP), dan dapat didenda tidak sedikit karena dinilai sebagai satu percobaan menyelundupkan seorang imigran gelap. Ini adalah satu formalitas terpenting karena otoritas imigrasi. Syarat-syarat lain adalah:

  • Mempunyai ticket pesawat untuk pulang pergi.
  • Tidak pernah terlibat kriminalit, pelanggaran hukum baik pidata maupun perdana.
  • Tidak mempunyai penyakit menular atau yang membahayakan.
  • Tidak bermaksud untuk bekerja atau tinggal permanen (karena untuk ini membutuhkan ijin atau syarat tersendiri).

Wawancara di kedutaan besar atau konsulat AS, dan memberikan bukti deposito dsb, tidak diperlukan.

Negara-negara mana yang ikut berpartisipasi  the Visa Waiver Program?

Hampir semua 27 negara Uni Eropa (sejak 1 juli 2013 Kroatia karena anggauta ke 28 dari E.U),

Negara Eropa yang bukan anggauta E.U seperti  Swiss, Norwegia, Islandia, Andorra, San Marino, Lichtenstein, Monaco,  Australia, Selandia Baru.  Sampai sekarang hanya lima Negara Asia yang “beruntung” yang diperkenankan ikut ber partisipasi dengan program ini karena tergolong  “bersih” yaitu Brunei – Jepang – Korea Selatan – Singapore – Taiwan.

Bersih dalam hal ini karena hukum negara yang betul-betul ditegakkan dan diterapkan sesuai dengan hukum internasional, serta bukan termasuk negara yang korup.

Programa perjalanan kami dengan bus touringcar  dimulai dari New York lewat New Jersey menuju ke Washington DC. Meskipun jaraknya hanya sekitar 270 mil daratan atau sekitar 434 km, tetapi harus menembus pusat kota New York, yang di hari-hari kerja selalu macet.

Perjalanan yang biasanya ditempuh sekitar 4,5 jam akirnya dijalani lebih dari 6 jam sampai ke hotel kami, Hampton Inn. Di highway atau freeway di AS berlaku kecepatan maximum 70 mil/perjam atau sekitar 110 km/jam, sedangkan di sebagian besar negara-negara di Eropa berlaku kecepatan max sekitar 130 km/jam, kecuali di Jerman. Di negara ini pengendara Porsche atau Ferrari mudah meluncur dengan kecepatan 200 km/jamnya (jika tidak macet…..).

Tempat-tempat  yang tercantum didaftar kunjungan saya adalah gedung-gedung, yang penting dan bersejarah seperti Capitol, White House, makam pahlawan Arlington dimana alm. Presiden J.F. Kennedy dan istrinya Jaqueline Kennedy, Robert F. Kennedy dan Edward Moore (Ted) Kennedy dimakamkan. Di samping itu juga Martin Luther King Jr Memorial, Korean War Memorial I + II , World War memorial, Air Force Memorial, Vietnam War Memorial, Pentagon, Lincoln Memorial, menuju ke Baltimore,  Manhattan New York, Bronx, Little Italy, China Town, Time Square, Union Square, Wallstreet, Long Island, akirnya kami terbang ke Los Angeles untuk  memulai perjalanan ke Hollywood – Beverly Hills – Pasadena  – Santa Monica – San Diego – La Jolla – lewat Interstate 15 N – La Mojave desert  – ke Las Vegas. Di sini kami beristirahat dua malam untuk melanjutkan ke Hoover Dam lewat Highway 93 – Grand Canyon (South Rim) – Yosemite Park  di Arizona – Fresno – Reno – San Francisco – kembali ke Los Angeles. Sesudah beristirahat 4 malam kami terbang ke Vancouver di British Columbia menuju ke Victoria dan kemudian mendaki Rocky Mountain, Banff, lewat Trans Canada Highway, menuju ke Calgary di propinsi Alberta kembali ke Vancouver (l.k. 2100 km), sebelum kami terbang kembali ke London Heathrow dan Amsterdam.

Mudah-mudahan di lain kesempatan saya dapat memberikan laporan perjalanan ke dari California ke Nevada dan Arizona, Canada, tetapi kali ini saya batasi sampai ke New York – Washington – Baltimore.

Tahun 2008, untuk pertama kalinya saya ikut reuni sekolah Sekolah Rakyat (SD) saya di Semarang, kota dimana saya juga dilahirkan. Untuk pertama kalinya setelah berpisah sekitar 40 tahun, kami dapat bertemu kembali. Tentu saja kesempatan demikian sedapatnya kami semua manfaatkan untuk saling bertukar pikiran membicarakan masa lampau kami yang penuh nostalgia dan pengalaman-pengalaman selama itu.

Meski waktu itu belum ada tablet, telepon selular, internet, rasanya kegembiraan kami tidak berkurang dengan dibandingkan jaman “high tech” saat ini. Sebagai anak-anak berusia 12-13 tahun, kami tidak pernah menyangka bahwa di satu saat kami akan hidup tersebar ke seluruh penjuru dunia. Karena keadaan di Indonesia sekitar tahun 63 – 66 dengan adanya konflik Irian Barat, G-30-S, dan konflik dengan Malaysia begitu parah sekali untuk melanjutkan pendidikan kami masing, di samping “mengganasnya” diskriminasi, berdasarkan ras, agama, suku, ideologi yang secara terang-terangan diterapkan, banyak di antara kami, saya pun tidak terkecualikan, dengan berat hati terpaksa memutuskan untuk meninggalkan tanah air, tempat kelahiran, menuju ke pelbagai negara diseluruh dunia.

Tujuan awal kami adalah untuk menuntut ilmu. Ada yang menuju ke Canada, China, Singapura, Hong Kong, Thailand, Brasil, Australia, RRC, AS, Jerman, Inggris, Perancis,  Belanda, Swedia, Italy, Spanyol, Belgia, Austria dll negara di Eropa. Saya adalah salah satu yang beruntung mendapatkan beasiswa sponsor, dan pilihan saya jatuh ke Jerman karena murah, kemudian Belanda.

Tentu saja kami saling mencatat alamat satu dengan yang lain, karena kami yakin sepenuhnya bahwa di satu saat kami akan bertemu lagi di tempat lain. Meski jauh di mata, tetapi tetap dekat di hati. Persabatan adalah satu hal yang penting dan hanya dapat dipertahankan  jika kita semua bersedia saling menghargai, tidak mementingkan diri kita sendiri, apalagi jika factor uang, agama, dan ras/suku disangkut pautkan. Dengan tersebarnya ke seluruh penjuru dunia inilah memungkinkan kami semua akirnya dapat berkunjung ke negara-negara masing-masing dimana kami saat ini tinggal setidaknya dengan beaya yang serendah mungkin.

Di New York – Los Angeles – Vancouver kami tinggal di rumah teman-teman dan mereka yang juga melancongkan kami selama itu.

Kami semua yakin jika diwaktu itu diskriminasi tidak begitu “mengganas”, pasti banyak di antara kami yang telah pulang kembali setelah menyelesaikan kuliah kami dan ikut serta menyumbangkan tenaga kami kepada negara Indonesia. Kami dilahirkan di Indonesia yang juga dapat kami nilai sebagai tanah air kami, tetapi pemerintah dan beberapa kelompok penduduk  tertentu tidak bersedia mengakui dan menerima kami sebagai bangsa Indonesia sepenuhnya, hanya karena kami mempunyai darah campuran Eropa-Indonesia, Tionghoa dsb dan agama yang berbeda dengan penduduk lain pada umumnya. Istilah pribumi dan non pribumi yang tidak dikenal sebelumnya mulai dilahirkan.

Meskipun banyak dari teman-teman yang sudah mengganti nama yang berbau “pribumi”, tetapi tetap dibedakan, di kartu penduduk diberi “tanda” atau “kode” tertentu, sedangkan di negara-negara dimana kami menuntut ilmu, setelah selesai malah mendapat tawaran untuk tinggal dan diberi kesempatan untuk bekerja menyumbangkan tenaga, karena negara-negara di Eropa, AS, Canada, Australia pada umumnya sangat gembira dapat menerima imigran yang berpendidikan tinggi, tanpa menilai ras, suku dan agama mereka. Banyak di antara kami yang memiliki gelar lebih dari dua master atau doctor (DR = Ph.D). Gelar Ph. D., biasanya berasal dari AS, sedangkan di Eropa biasanya memakai DR.

Amerika Serikat adalah satu negara immigrant. Sebagian besar dari penduduknya mempunyai akar yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Setiap penduduk bangga memproklamasikan dirinya “We are Americans”, termasuk kelompok keturunan bangsa Arab yang beragama Islam. Istilah pribumi atau non pribumi tidak dikenal. Inilah yang memungkinkan seorang berkulit hitam menjadi presiden, seorang Asia atau Latino menjadi gubernur, senator, jendral angkatan bersenjata atau polisi dsb, tanpa ada persoalan atau protes, pelbagai fitnahan atau hasutan. Tentu saja di antara kelompok-kelompok penduduk sendiri, diskriminasi antar satu dengan lain itu tetap ada. Begitulah manusia pada umumnya , tetapi semua hak penduduk dijamin dan dilindungi lewat hukum dan undang-undang dasar Negara,  dan bukan oleh hukum tradisi atau agama yang ditempatkan di atas hukum negara, dimana agama yang satu lebih diberi fasilitas dari agama yang lain. Sebagai satu negara sekuler, negara dan agama terpisah. Selama tidak tersangkut hal-hal yang berhubungan dengan terrorisme, tidak perlu ada yang dikuatirkan.

Rasa patriotisme warga AS pada umumnya begitu mendalam sekali, di samping rasa kesadaran nasional mereka. Meskipun berbeda pendapat pandangan politik, tetapi mereka sangat bersatu dan bersedia membela bilamana negara “terancam”, karena hampir seluruh penduduk bangga bahwa mereka adalah bagian satu negara yang “unggul” dan disegani di dunia.

New York, city that never sleeps, kota yang tidak pernah tidur dimana ekonomi berjalan 24 jam sepanjang tahun. Julukan lain kota ini adalah “Big Apple”.  Darimana sejarah nama ini, sampai sekarang tidak diketahui.

Kota New York, nama resminya The City of New York adalah satu kota metropolitan terpadat di  Amerika Serikat, bahkan didunia. Luas wilayah kota ini sekitar 1.220 km2, sekaligus merupakan kota terbesar di AS terletak di New York State, salah satu dari 50 negara bagian AS.

Penduduk kota ini diperkirakan sekitar 13 juta. Jika penduduk metropolitan dihitung, maka jumlah penduduknya sekitar 22 juta orang. Untuk sedikit memberikan gambaran dan perbandingan, luas Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta yang merupakan satu “propinsi” hanya sekitar 740 km2 atau 60% dari luas kota New York!

Kota New York mempunyai tiga lapangan terbang JFK international. La Guardia di Queens,  Newark, dan terabgi atas lima distrik penting: The Bronx, Brooklyn, Manhattan, Queens, dan Staten Island.

Kami tinggal di rumah teman di Long Island, satu pulau di negara bagian New York. Pulau ini memiliki luas 3.567 km² dan populasi penduduk sekitar 7.536 juta. Pulau ini panjangnya sekitar 190 kilometer dan lebarnya ialah antara 20 – 37 kilometer, merupakan pulau terpadat di Amerika Serikat. Secara administratif pulau ini dibagi menjadi empat counties atau distrik yaitu Nassau dan Suffolk, sedangkan dua counties lainnya Brooklyn (Kings County) dan Queen (Queens County) berada disebelah pulau ini dan  merupa kan bagian dari kota New York.

Long Island mempunyai dua lapangan terbang sendiri yaitu Long Island MacArthur Airport,  dan Republic Airport keduanya juga terletak di Suffolk, Long Island.

newyork02

Walikota New York City saat ini Michael Rubens Bloomberg, seorang multi-miliarder kelahiran Boston, keturunan Yahudi  Rusia, pendiri Bloomberg L.P. (Limited Partnership atau perusahan terbatas yang sahamnya tidak diperdagangkan) satu perusahaan multinasional media massa di dunia keuangan. Bloomberg pada awal mulanya adalah anggota Partai Demokrat sampai tahun 2001, kemudian pindah ke partai Republikan sampai 2007, dan sejak itu meninggalkan Partai Republikan sebagai calon independen.

Jika kita belum pernah menginjakkan kaki di New York, kita tidak akan dapat membayangkan betapa padatnya kota ini, penuh dengan bangunan-bangunan tinggi, sehingga sinar matahari tidak dapat terlihat. Menurut ceritra, bahkan ada orang-orang yang hampir tidak setiap hari melihat sinar matahari, karena mereka tinggal di apartement di atas, dan pagi mereka ke kantor yang berada di gedung yang sama atau di sampingnya. Gedung-gedung ini dihubungkan lewat “jalan dalam”, sehingga mereka tidak usah keluar  dan sorenya kembali ke apartement mereka di atas.

Salah satu tempat untuk rekreasi adalah Central Park, taman di Manhattan, ditengah gedung-gedung pencakar langit. Luas taman rekreasi ini 4 km2 dimulai dari 59th (Central Park South) sampai 110th street (Central Park North), dan tiap tahunnya dikunjungi sekitar  25 juta orang. Untuk menata taman ini membutuhkan waktu 16 tahun dan sejak 1965 resmi dijadikan taman monumen bersejarah, dan sejak 1974 monumen kota yang di bawah pengawasan Central Park Conservancy, satu organisasi non profit yang bekerja sama dengan New York City Department of Parks and Recreation. Taman adalah kreasi dari Frederick Law Olmsted en Calvert Vaux (yang juga merancangkan Prospect Park di Brooklyn, New York) dan mulai dibangun pada tahun 1857 selesai sekitar tahun 1873. Di dalam taman ini dibagun danau buatan dan kolam renang Lasker terletak di antara 106th dan 108th Street.  Keliling taman ini sekitar 10 km.

Selain sebagai satu teman rekreasi dan pelarian penduduk New York yang tinggal di apartmen, taman ini juga merupakan satu tempat untuk olah raga, jogging, bersepeda, berlari, bermain sepatu roda, arena es skating, lapangan untuk baseball, bahkan sering dipakai sebagai satu tempat lokasi film.

newyork03

newyork04

newyork05

Setiap tahun di musim panas, ada pementasan drama karya Shakespeare.di langit terbuka, serta pementasan dengan aktor aktris teater terkenal yang diadakan oleh Public Theater.

Orkes Philharmonic New York setiap tahunnya mengadakan konser langit terbuka di Great Lawn, sedangkan Metropolitan Opera menyajikan dua kali pementasan opera. Sejumlah musisi terkenal pernah mengadakan konser musik besar-besaran di Central Park,termasuk di antaranya Elton John, Simon and Garfunkel, Diana Ross, Garth Brooks, Bruce Springsteen. Lebih dari 500 ribu pohon ditanam di Central Park .

Jarak yang begitu jauh dan terbatasnya tempat parkir, membuat kota New York kurang disukai untuk dikunjungi dengan mobil. Sebaliknya, infrastruktur pengangkutan umum kota ini sangat bagus sekali, terutama Metro yang menghubungkan banyak tempat dan juga tidak mengalami kemacetan. Untuk meninggalkan Manhattan di hari-hari kerja sekitar 3 jam macet di perjalanan adalah satu hal yang umum.

newyork07

Ketika kami dari  Sayville, Long Island menuju ke downtown Manhattan dengan mobil di hari minggu, kami membutuhkan waktu 3 jam, padahal lalu lintas waktu itu tidak macet !

Karena kami ingin meninjau tempat dimana dulu kompleks Twin Towers berada, mobil kami parkir di gedung tempat parkir tidak jauh dari “Ground Zero” di Lower Manhattan.  Lewat seorang kenalan kami, Dennis yang berdinas sebagai anggauta khusus korps polisi NYPD (New York Police Department), kami memperoleh pas khusus untuk mengunjungi kompleks ini lewat jalan tertentu. Pemeriksaan tetap sangat ketat sekali. Sekalipun Dennis anggauta khusus polisi, karena saat itu dia tidak berdinas, dia juga tidak dikecualikan dari pemeriksaan ketat tanpa dibedakan. Meskipun  kompleks ini sekarang sudah hampir selesai dibangun kembali, dengan menara tunggal yang lebih tinggi yang diberi nama  One World Trade Center sebagai satu lambang baru dan merupakan satu jawaban terhadap “tantangan” untuk menunjukkan bahwa AS tidak menyerah begitu saja terhadap terorisme. Gedung ini sudah terlihat menonjol kembali dengan atap yang berciri khas di antara gedung-gedung pencakar langit di New York city.

newyork08

Pembangunan relokasi bawah tanah, dasar bangunan, serta pondasinya dimulai pada 27 April 2006.  Rencana semula gedung itu akan diberi nama Freedom Tower, tetapi Port Authority akirnya memutuskan bangunan ini akan diberi nama One World Trade Center. Gedung ini akan menjadi bangunan tertinggi di Amerika Serikat, dan di antara bangunan-bangunan tertinggi di dunia dengan ketinggian 541,30 m. Rencana gedung ini akan selesai dibangun diresmikan sekitar November 2013.

Hanya dua tempat dimana Twin Towers pernah berada, dibangun dua kolam raksasa sebagai monumen. Sekitar 3000 nama korban diukir di tepi kolam-kolam itu. Di sini terlihat jelas rasa nasionalisme kebanggan warga AS, tanpa terkecualian, apakah dia tergolong Caucasians, Yahudi, Arab, Asians atau African.

Hormat mereka terhadap para korban begitu besar sehingga mereka mengawasi dan menjaga agar tidak dikotori atau dirusak. Sampah tidak dibuang begitu saja, dan untuk seluruh kota New York berlaku hukum dilarang merokok di tempat-tempat atau gedung-gedung umum, restoran dsb.

newyork09

newyork10

newyork11

Penduduk New York sendiri pada umumnya mentaati peraturan ini, tentu saja ada beberapa gelintir orang yang bersikap masa bodoh, atau turis luar negeri yang pura2 tidak tahu adanya peraturan ini. “Social control” dimana orang-orang saling mengawasi, terutama terhadap adanya kemungkinan terrorisme begitu besar sekali. Hal ini dapat dipahami karena meskipun pemeriksaan ketat sekali, tetapi tidak dapat menjamin 100% aman atau bebas terror,  jadi saling mengawasi, tidak ada salahnya. Selain itu memang kesadaran rakyatnya juga sudah tinggi.

Dari semua nama yang tercantum dan di ukir, dapat kita ketahui bahwa para korban terror akibat 11 September 2001, terdiri dari pelbagai ras, termasuk orang-orang Arab Amerika juga.

Untuk 348 anggauta pemadam kebakaran, dan 62 anggauta NYPD  yang gugur saat bertugas, telah dibangun dinding peringatan tersendiri dimana nama2 mereka dicantumkan di bawahya.

Kunjungan ke tempat ini sendiri sangat begitu mengesankan saya. Pertama karena semua puing-puing sudah dibersihkan dan tempat ini telah dibangun kembali dalam waktu yang dapat dikatakan singkat. Satu prestasi yang sangat tinggi sekali, karena semua bangunan-bangunan itu baru dilaksanakan sekitar tahun 2006. Teman yang menghantar kami hampir pingsan ketika mendengar tarip yang harus dibayar selama dua jam parkir mobil di garasi di Manhattan: US $ 55,- Untuk rasa solider akirnya ongkos ini kami juga ikut menanggung.

Salah satu ciri khas AS adalah restoran-restoran fastfood sangat berlimpah-limpah, Mc Donald, Pizza Hutt, Kentucky Fried Chicken, American hot dog yang sosisnya dua kali lebih besar dari European size. Everything is big in the US, sampai minuman-minuman seperti Coca Cola pun kita hanya membayar sekali, tetapi dapat ambil sendiri beberapa kali, dan cangkirnya dari kertas karton setidaknya dapat diisi ½ liter ! Konsumsi daging di AS adalah tertinggi di dunia, sekali makan sekitar 450 gram atau 1 pound T-Bone steack adalah suatu hal yang umum. Tidak heran jika 65% dari penduduk New York dan As pada umumnya terlalu gemuk karena obesitas dan banyak yang mempunyai tekanan darah dan kolesterol tinggi. Begitu juga penderita sakit jantung.  Kursi-kursi di restoran juga setidaknya tahan untuk diduduki 150 kg.

Walikota New York Bloomberg pernah meluncurkan rencana untuk melarang fastfood restoran untuk menjual minuman yang 1/2 liter di cangkir kertas, sebetulnya lebih tepat jika di sebut “piala”, karena sistim di AS Get two pay one, artinya sekali membayar, mendapatkan dua. Tetapi rencana itu akirnya gagal karena lobby dari fast food chains dan industri minuman seperti Mc Donald, Burger King, Coca Cola, Pepsi Cola dll sangat besar sekali pengaruhnya.

Berkunjung ke New York city, tanpa mengunjungi Wall Street di Lower Manhattan,  Time Square, Broadway, China Town, Little Italy, Jewish quarter belumlah lengkap….

newyork12

Gedung markas besar dari PBB di New York berada di sebelah timur dari Manhattan ditepi East River. Meskipun gedung ini terletak di AS, tetapi bangunan ini dan beberapa gedung-gedung di sekitarnya seperti Dewan Keamanan PBB, Dewan Ekonomi dan Sosial PBB, secretariat PBB   adalah territorial internasional, dengan penjaga keamanan sendiri,  dimana pemerintah AS tidak mempunyai hak untuk ikut campur.

 

Sejarah Kota New York

New York semula didirikan pada tahun 1624 sebagai satu pos perdagangan komersial VOC Belanda di bawah Peter Stuyvesant dan dinamakan New Amsterdam atau Amsterdam Baru. Baru tahun 1664 diambil alih oleh Inggris. Dari tahun 1785 – 1790, New York adalah ibu kota Amerika Serikat. New York telah menjadi kota terbesar di negara ini sejak 1790.

Patung Liberty di New York bay adalah satu patung kebanggaan penduduk AS yang merupakan satu lambang menyambut jutaan imigran ketika mereka datang ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Patung yang tinggi keseluruhannya 93 m dan beratnya 225 ton adalah hadiah dari Perancis sebagai satu tanda persahabatan antara kedua negara itu berhubungan dengan 100 tahunnya proklamasi kemerdekaan AS (Declaration of Independence) dari Inggris yang disusun oleh Thomas Jefferson.

newyork13

Times Square, dijuluki sebagai “The Crossroads of the World” (Perlintasan Dunia) yang juga terkenal dengan Broadway nya, adalah salah satu perlintasan pejalan kaki tersibuk di dunia, dan satu pusat industri hiburan besar dunia. Di samping itu juga Wall Street di Lower Manhattan, satu pusat dunia keuangan dan merupakan pusat pasaran bursa saham New York, satu bursa saham terbesar di dunia menurut kapitalisasi pasar perusahaan.

Universitas elite yang sangat terkenal, Columbia dan Universitas New York juga berpusat di New York City. Columbia University adalah salah satu universitas tertua di AS yang didirikan oleh King George II dari Inggris pada tahun 1754 sebagai King’s College.

newyork14

newyork15

Wall Street adalah satu nama jalan di lower Manhattan di New York yang membujur mulai dari Broadway di sebelah timur turun ke arah South Street di East River, melewati pusat historis dari distrik keuangan Amerika yaitu Manhattan. Sekaligus merupakan gedung permanen pertama dari New York Stock Exchange atau Pasar Bursa Saham.

Banyak sekali bursa perdagangan saham dan bursa perdagangan lainnya yang berpusat di Wall Street dan Distrik Keuangan (Financial District) seperti NYSE (New York Stock Exchange), NASDAQ  (National Association of Securities Dealers Automated Quotations), AMEX (American Stock Exchange), NYMEX (New York Mercantile Exchange), dan NYBOT (New York Board of Trade). Berhubung dengan mahalnya sewa gedung-gedung di daerah Wall Street dan Financial District ini dan susah untuk dicapai, maka banyak perusahaan-perusahaan keuangan New York yang sudah memindahkan kantor-kantor mereka ke wilayah pinggiran kota seperti, Long Island, Westchester County, Fairfield County, Connecticut, atau di New Jersey.

newyork16

Kata Wall Street berasal dari bahasa Belanda “De Waal Straat” yang berarti Jalan Tembok (Dinding) atau “Het Cingle” . Ada dua latar belakang kemungkinan nama itu diberikan, yaitu dibangunnya dinding oleh  Peter Stuyvesant untuk melindungi daerah usaha mereka dari gangguan orang-orang Indian, Inggris dan Perancis yang ingin ikut campur monopoli Belanda.

Kemungkinan kedua adalah de Waal straat berasal dari de Walen, satu propinsi di Belgia timur yang berbahasa Perancis. Julukan lain untuk jalan ini adalah “canyons of New York” karena banyak gedung-gedung yang tinggi-tinggi sehingga sinar matahari tidak dapat menyinari.

China town di Manhattan penuh dengan pelbagai macam pertokoan, restoran merupakan satu obyek turis. Daerah ini adalah satu wilayah tempat tinggal masyarakat Tionghoa terbesar di luar China.

newyork17

newyork18

Cuaca dan iklim di New York sangat extrim sekali. Di musim panas, temperatur sekitar 21-32 derajad C dengan kecualian 38 derajad C, sedangkan musim dinginnya sangat dingin sekali, karena dapat mencapai minus 12 -15 derajad C dan salju dapat mancapai ketinggian sekitar 40-60 cm (blizzards). Meskipun orkan tidak dihubungkan dengan kota ini, tetapi terkadang juga dapat melanda seperti baru-baru ini yang terjadi di Staten Island, Norfolk dan Long Island.

Pada awal mulanya Kota New York adalah satu kota yang di bawah pengaruh agama Kristen Protestan yang dibawa oleh Peter Stuyvesant. Dengan datangnya imigran dari Italy, Irlandia, agama Katolik mulai berkembang pesat. Sejak pertengahan abad ke 19 immigran dari China mulai masuk dan membawa kebudayaan mereka, sehingga mulai dibangun kelenteng dan vihara Buddha. Baru sekitar pertengahan abad ke 20, dengan masuknya imigran dari Timur Tengah, agama Islam juga msauk dan mulai berkembang. Meskipun kebebasan agama yang dijamin, tetapi  status negara AS tetap sekulier dimana agama terpisah dari negara, dan hanya hukum negara  yang hanya berlaku. Menteri agama juga tidak dikenal.

Lebih dari 170 bahasa dipakai di New York, karena 36% dari penduduk kota ini dilahirkan di luar AS. 14% dari penduduk New York adalah orang Yahudi, sekaligus merupakan komunitas terbesar di luar Israel. Tel Aviv hanya mempunyai penduduk sekitar 800.000 orang Yahudi dan Arab Palestina. Kelompok penduduk Yahudi New York begitu besar sekali pengaruhnya, di samping merupakan pendukung keuangan terbesar negara Israel. Komunitas yang berjumlah sekitar 1,1 juta yang sebagian besar tinggal di Brooklyn, dapat membeayai anggaran angkatan bersenjata Israel secara keseluruhannya.

newyork19

Distrik Manhattan sendiri terbagi atas Lower East Side, Lower Manhattan, Upper West Side, Upper East Side,Union Square Area,  Soho & Tribeca. Kriminalitas di New York sejak tahun 2005 terendah di seluruh 25 kota-kota besar di AS, sebagian disebabkan oleh New York City Police Department yang sangat intensif didalam menindak, terutama dalam bidang narkoba.

Pariwisata adalah salah satu industri terpenting untuk New York City. Lebih dari 46 juta wisatawan domestik dan internasional yang mengunjungi kota ini setiap tahunnya. Britania Raya 1.237.000, Canada 881.000, Jerman 547.000 , Perancis  423.000, Scandinavia (Swedia, Denemark, Finlandia, Noorwegia) 365.000, Italië 360.000, Australië 327.000, Spanyol 318.000, Benelux 293.000, Irlandia 291.000 dan Jepang 283.000. Dengan politik terbuka China, sedikit demi sedikit juga turis dari China sudah mulai banyak yang berkunjung kemari.

Untuk menceriterakan satu kota metropolitan seperti New York yang berpenduduk lebih dari 20 juta penduduk bukanlah satu hal yang mudah, karena membutuhkan satu buku tersendiri dan tidak mungkin untuk diuraikan hanya beberapa halaman saja.

Uraian ini saya batasi sampai hal-hal yang penting saja, dengan harapan agar dapat membawa pembaca semua ikut menikmati perjalanan saya mengunjungi kota ini. Saya yakin bahwa nama yang diberikan  “ City that never sleeps” adalah tempatnya, karena banyak sekali yang dapat dilihat, dan dinikmati selama 24 jam di kota yang jauh lebih aman dari Jakarta.

Untuk mereka yang berminat, silahkan menikmatinya lebih lanjut dengan klik alamat di bawah ini:

http://dsc.discovery.com/tv-shows/the-rising/rebuilding-ground-zero-videos/rebuilding-ground-zero-symbol-of-hope.htm

Tiba saatnya untuk saya untuk melanjutkan perjalanan ke Washington, di District Columbia.

Distrik mempunyai status tersendiri yang tidak berada di salah satu dari 50 negara bagian (Federal  States) dari Amerika Serikat, karena pemerintah tidak ingin bahwa ada salah satu negara bagian yang mempunyai pengaruh terhadap kota Washington, sebab itulah nama ibu kota Washington D.C. karena di di sebelah barat, dekat dengan Canada, ada negara bagian yang bernama Washington dengan ibu kota Olympia.

 

25 Comments to "New York, City that Never Sleeps"

  1. mpek Dul  20 July, 2013 at 17:54

    Alvina VB Says:
    July 20th, 2013 at 02:25
    Mpek Dul,
    Anak saya selalu suka berada di NY, entah kenapa… kl ke China townnya selalu menarik diperhatikan para pengunjungnya dari berbagai bangsa. Nah kl dari NY naik mobil bablas ambil 87N all the way up sampe ke bordernya Canada dan lanjut ambil 15 bablas whusssss….. across Champlain bridge, all the way to downtown Montreal, cuma 7 jam-an, silahkan mampir kapan2 kl ke NY lagi. Nah China town di montreal ada di downtown Montreal.

    Memang China town di-negara2 barat biasanya untuk bahan tontonan obyek turisme, bahkan kotapraja seringkali memberikan fasilitas2 dan tidak mempersulit, karena banyaknya turis juga membawa masuk keuangan ke kotapraja, terutama pajak turisme, kalau semalamnya saja 1 euro tiap orang,kalau setahun yang mengunjungi satu kota seperti Amsterdam ada sekitar 2 juta, berarti tiap tahunnya dana yang masuk kas kotapraja saja sudah 2 juta euro, tanpa usah berbuat apa2.
    Juga restoran, hotel, taxi, toko2, obyek turisme lain ikut menikmati pengeluaran dari para turis.
    Toronto mempunyai komunitas Chinese yang terbesar sesudah New York, dan disusul oleh Los Angeles. Wah kalau ke LA itu seperti ke negara Asia saja, ada daerah yg dinamakan Little Saigon, isinya orang2 Vietnam, Korean district, Japanese quarter, China town. Belum lagi kita bicarakan Vancouver, Sydney, Glodok Jakarta.
    Salah satu faktor yang berperanan adalah daerah China Town pada umumnya “aman” , kriminalitas rendah sekali. Justru sekarang yg menguasai narkoba atau kriminalitas lain pada umumnya maffia Latino (Amerika Latin), Mexico, Nigeria.

  2. mpek Dul  20 July, 2013 at 17:41

    Hennie Triana Oberst Says: July 20th, 2013 at 06:16
    Lho komentar saya nggak masuk. Wah One World Trade Center sudah berdiri, waktu saya ke sana masih dipagari, baru akan dibangun.

    Hennie, lha kamu kirim kemana komentarnya?
    Barangkali waktu kamu kesana itu tahun 2007? Nopember nanti sudah selesai dan akan diresmikan.
    Waktu saya disana, antenna alat2 komunikasi baru dipasang semua. .

  3. mpek Dul  20 July, 2013 at 17:39

    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:
    July 19th, 2013 at 12:11
    Ooh…ada yang lupa. Des Alwi sedang (belum dicabut) untuk menunut pulau Manhattan di New York sebagai milik Indonesia. “Lha kok enak saja, tukar-menukar tanpa pernah memikirkan bagaimana nasib penghuninya,” kata Des Alwi, yang bulan lalu menerima anugerah Bintang Mahaputra. Persiapan untuk melakukan penuntutan hak milik tersebut dengan serius

    Apa Des Alwi yg dijuluki “oom kacamata” ? Setahu saya orang ini sudah 3 th y.l. meninggalkan dunia ini (kecuali dia dipanggil lagi), jadi semua itu sudah “passé”, kadaluwarsa, sudah diakiri, jadi dia juga tidak dapat menerima Bintang Mahaputranya, kecuali posthume.
    Terus terang saja belum pernah saya mendengar tuntutan seperti yang Iwan tuliskan diatas. Mungkin maksud dan latar belakangnya lain.

  4. Lani  20 July, 2013 at 06:32

    MPEK DOEL : jgn lupa pake popok……..beresssss………rebesssssss……..hahaha, ini belon tidooor…….cari wangsit po?

  5. Hennie Triana Oberst  20 July, 2013 at 06:16

    Lho komentar saya nggak masuk.
    Wah One World Trade Center sudah berdiri, waktu saya ke sana masih dipagari, baru akan dibangun.
    Suka dengan NCY ini, selalu menarik untuk dikunjungi.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.