Gado-gado dari Mainz

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

SALAM JUMPA DENGAN ORET-ORETAN DJ. . . 

Siapa orang Indonesia yang tidak kenal gado-gado…??? Beberapa minggu yang lalu Dj. membeli kecambah, ibu Matahari tau kecambahkan??? Kecambah = tauge. Sebagian Dj. bikin oseng-oseng, tapi masih sisa banyak juga. Olehnya Dj. berkata ke Susi, tidak ada salahnya kalau dibikin gado-gado.

gado-gado01

Mudah-mudahan ibu Matahari dan anda semua suka gado-gado dari Mainz. Setiap orang Indonesia, pasti kenal gado-gado, sebagai makanan yang banyak sayurannya dan pasti sehat. Dj. yakin yu Lani yang tidak doyan daging babi atau daging merah (katanya), pasti suka makan gado-gado. Karena banyak sayuran dan Dj. yakin banyak vitamin yang diperlukan oleh tubuh kita.

Apalagi yu Lani yang “gila” sport, setiap pagi lari (jogging) 1 jam lebih mengelilingi Kona, dengan bikini yang kliwir-kliwir. Hahahahahahahaha….!!! Olehnya Dj. yakin, pasti banyak dari anda semua yang suka gado-gado. Benar …???

Puji TUHAN . . . ! ! ! Sambal kacang, sambel pecel, atau apapun namanya, beberapa tahun ini sudah bisa dibeli di Asia toko di Mainz. Bisa jadi rasanya sedikit lain dengan aslinya di Indonesia, tapi untuk kami, sudah terasa enak dan patut kami syukuri. Okay… di Indonesiapun soal rasa juga berbeda-beda… tergantung dari mana sambal kacang tersebut berasal, bukan…??? Dari Semarang, Jogya, Solo, Madiun atau dari Jaya-Pura, atau kota yang lainnya.

Kalau yang ada Asia toko di Mainz, mungkin di import dari belanda… hahaha…!!! Ini dia gado-gado ala mbok Susi dari Mainz. Bila anda suka, silahkan ambil dan jangan sungkan-sungkan…Tiga minggu lalu, banyak yang tidak doyan daging, olehnya kali ini, Dj. siapkann sayuran. Sebagian sayuran, seperti brocoli, Blumenkohl, kacang panjang, wortel…

gado-gado02

Tempe dan tahu goreng, walau bukan tempe medoan, tapi enak juga.

gado-gado03

Ayam goreng cuka, daging ayam yang sebelum digoreng, direndam dalam bumbu yang dibubuhi sedikit cuka.

gado-gado04

Juga ada kentang rebus, telur ayam rebus, dan juga tauge tentu. Nasi jelas ada, bagi yang suka nasi, Dj.beberapa bulan ini berusaha mengurangi makan nasi (Carbohydrat)

gado-gado05

Sausnya…???

gado-gado06

Dan di bawah ini, Dj. sediakan untuk dimas Josh Chen dan anda yang lainnya silahkan ambil sendiri-sendiri ya. Tunggu sebentar, jangan salah mengerti, Dj. tidak memanjakan dimas Josh Chen….Karena kalau dimas Josh Chen diminta ambil sendiri, anda semua tidak akan kebagian, lha dia sudah siap dengan rantangnya…. hahahahahahaha…. maaf dimas, guyon ya…Brocoli, Blumenkohl, kentang rebus, tauge, telur rebus, ayam goreng (brutu), tempe dan tahu goreng, cukup kan…??? Tidak pakai nasi kan…??? Okay… Kalau kurang, nanti dimas ambil lagi sendiri ya, kalau yang lainnya juga sudah ambil… hahahahaha…..

gado-gado07

Okay, selamat makan, semoga berkenan…Oya… hampir kelupaan, gado-gado dimakan dengan krupuk udang dan emping juga sangat enak. Apalagi kalau krupuk dan empingnya digoreng sedikit gosong… hhhhhmmmm…. !!!

gado-gado08

gado-gado09

Bagi anda yang berpuasa, bisa disimpan, untuk buka puasa nanti malam. Jangan banyak-banyak ya, ingat…!!! Perut anda kosong, lebih baik minum teh hangat terlebih dahulu, kemudian makan gado-gadonya, tapi pelan-pelan dan jangan terburu-buru, agar perut anda tidak kaget dan menjadi sakit, karena sambal kacangnya, cukup pedas.

Terimakaksih kepada pengasuh Baltyra yang selalu setia menayangkan oret-oretan Dj. dan anda semuanya yang menanti hari Selasa. Semoga Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menyertai kita semuanya.

Salam manis untuk anda semuanya, dari kami di Mainz.

Dj. 813

gado-gado10

 

Makan gado-gado, minumnya Campagner (air tape ketan)

Maaf, ini oret-oretan Dj. tulis bulan Februari.

Jadi kalau sudah ada yang basi, tolong buang saja ya…. hahahahaha….!!!

Tschüß…!!!

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

71 Comments to "Gado-gado dari Mainz"

  1. Dj. 813  5 August, 2013 at 03:18

    Juwita Says:
    August 4th, 2013 at 16:47

    Memang mesti, harus ada kerupuk.
    Pengiin…
    —————————————————

    Juwita…
    Terimakasih sudah mampir…
    Memang benar, kalau makan tanpa krupuk, seperti ada yang kurang.
    Pernah kami kedatangan tamu orang Jerman yang pernah atau bahkan sering ke Indonesia.
    Karena kami tidak ada krupuk, maka kami ganti dengan Kartoffelchips ( kkeripik kentang ).
    Dia tertawa dan bilang, ini sebagai pengganti krupuk ya…???
    Kami iyakan dan dia bilang good idee…!!!
    Hahahahahahahaha….!!!
    Walau jelas, rasanya lain.
    Okay, sekali lagi terimakasih dan salam manis dari Mainz.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.