Alien dan Piring Terbang

Ida Cholisa

 

Cerita tentang mahluk luar angkasa dan piring terbang sudah pernah saya dengar sejak saya masih kanak-kanak. Setengah lupa setengah ingat, pring  terbang adalah benda menyerupai piring yang bisa terbang, begitu dalam benak saya. Piring terbang turun dari luar angkasa dan mendarat di depan pintu rumah siapa saja. Sekali lagi, begitu yang ada dalam pikiran saya.

Seiring waktu berlalu cerita tentang mahluk luar angkasa dan piring terbang tak juga hilang dari pikiran saya. Film-film bernuansa misteri planet dan bumi, film-film bertema penjelajahan angkasa, film  tentang keberadaan piring terbang dan mahluk aneh yang turun ke bumi sangat menggelitik hati saya. Perspektif dan imajinasi tentang Alllien banyak diambil alih oleh industri film. Mereka menggambarkan wajah Alliien dengan rupa yang menakutkan dan mengidentikkan mereka sebagai ancaman. Alien dikatakan sebagai mahluk yang ingin menguasai bumi dan memperbudak manusia, seperti dalam film Battleship dan Men in Black 3.

luar-angkasa

Benarkah piring terbang itu ada? Benarkah mahkluk aneh yang bernama alien itu ada? Ataukah ia hanya isapan jempol belaka?

Berita atau artikel yang mengupas tentang dunia luar angkasa sedikit banyak menarik perhatian saya. Ditemukannya Planet Kepler 22-b oleh  teleskop Kepler milik NASA dua tahun lalu mendapatkan kepastian bahwa kondisi planet tersebut mirip bumi  yang dapat ditinggali mahluk hidup. Jika ada kehidupan di planet tersebut maka tidak menutup kemungkinan bahwa mahluk luar angkasa bernama alien tersebut juga hidup di planet tersebut. Jika demikian berarti mansia tidak hidup sendirian di alam semesta ini.

Keberadaan piring terbang dan mahluk luar angkasa bernama alien hingga kini masih menjadi perdebatan. Sebagian orang mengatakan bahwa piring  terbang dan alien adalah cerita fiktif hasil karangan manusia iseng. Sebagian lagi berpendapat bahwa keberadaan piring terbang dan alien benar-benar ada. Masalahnya, ilmu pengetahuan manusia belum mampu menjangkau ilmu yang dimiliki mahluk luar angkasa. Mereka telah memiliki peradaban ilmu pengetahuan yang tinggi dibandingkan manusia, dengan bukti mereka mampu mendarat di bumi sementara manusia belum ada yang mampu mendarat di planet mereka.

Jill Tarter, Veteranpemburu mahluk extra terresterial (ET), memberikan pendapat berkenaan dengan hal di atas.
“Jika Alien bisa mengunjungi Bumi, itu berarti mereka punya kemampuan teknologi yang supercanggih, yang tak memerlukan manusia sebagai budak,makanan, atau planet lain.”

Namun demikian seorang ilmuwan terkemuka di Amerika Serikat telah menyimpulkan bahwa kemungkinan besar tidak terdapat alien di luar sana. Ilmuwan senior dalam bidang astrofisika dari Universitas Harvard, AS, DrHoward Smith  meyakini sangat kecil kemungkinan bagi  manusia untuk menemukan alien. Kalaupun bisa bertemu dengan alien, sangat tidak mudah untuk membuat kontak dengan mereka.

Sangat jelas bahwa keberadaan alien masih menjadi perdebatan yang belum menemukan titik terang. Lantas bagaimana Al Qur’an memandang masalah yang masih menjadi pro dan kontra di atas?

Mari kita cermati bersama. Kitab Suci Alquran menyebutkan adanya mahluk hidup di luar angkasa yang dinamakan dabbah, seperti disebutkan dalam Surat as-Syura’ ayat 29 dan Surat an-Nahl ayat 49. Dalam bahasa Arab, dabbah memiliki makna makhluk hidup yang memiliki jasad kasar, baik jantan maupun betina, baik berakal maupun tidak berakal. Sehingga, makhluk hidup seperti manusia, Alien, hewan, maupun tumbuh-tumbuhan dapat digolongkan sebagai dabbah. Sedangkan makhluk halus seperti jin dan setan bukan termasuk dabbah.

“Dan, sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit-langit dan Bumi dan apa yang ditebarkannya pada keduanya dari makhluk melata (dabbah) dan Dia berkuasa mengumpulkannya apabila dikehendaki-Nya”.(Alquran, surat as-Syura’ [42]: 29). “Dan, kepada Allah bersujud apa yang ada di langit-langit dan Bumi daripada makhluk melata (dabbah)  dan malaikat-malaikat, sedang mereka tidak takabbur (arogan)” (Alquran, suratan-Nahl [16]: 49).

Jelas bukan? Silakan mengambil kesimpulan sendiri dari beragam paparan di atas.

Cileungsi, 22 April 2013

 

7 Comments to "Alien dan Piring Terbang"

  1. Bagong Julianto  2 September, 2013 at 23:37

    Ada ataupun tidak ada piring terbang/UFO dan allien, sungguh luar biasa Sang Maha Pencipta semesta ini…

  2. J C  29 August, 2013 at 20:23

    Kalau piring terbang, entah. Tapi kalau mahluk di luar peradaban manusia (saya lebih suka menyebutnya demikian daripada “alien”, aku cukup percaya memang ada…

  3. Dj. 813  29 August, 2013 at 18:21

    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:
    August 29th, 2013 at 18:16

    Saya percaya ada mahluk luar angkasa. Saya juga percaya piring terbang. Sering melihat bila tetangga berantem.
    ———————————————

    Mas Iwan…
    Tetangga, atau tetangga…???
    Hahahahahahahaha….!!!

  4. Dj. 813  29 August, 2013 at 18:20

    Sangat disayangkan, kalau manusia berbikir hidup sendiri di Jagad Raya.
    Untuk apa semuanya itu…???
    Banyak hal yang belum kita ( manusia ) ketahui, lebih baik menunggu waktu.
    Siapa tahu masih bisa mengalami hal yang baru. Kalau tidak, ya mungkin anak cucu kita.
    Salam.

  5. IWAN SATYANEGARA KAMAH  29 August, 2013 at 18:16

    Saya percaya ada mahluk luar angkasa. Saya juga percaya piring terbang. Sering melihat bila tetangga berantem.

  6. Dewi Aichi  29 August, 2013 at 17:53

    Tetap misterius, tapi menarik, tentang piring terbang, ET, yang tertuang dalam film film itu sungguh luar biasa, imajinasi pembuat film, apakah benar benar ada atau fiksi…entahlah….mereka yang berasal dari luar angkasa(bumi) digambarkan dengan peradaban yang super canggih.

  7. [email protected]  29 August, 2013 at 11:03

    kita adalah alien di bumi…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.