HAM – Hak Asasi Manusia(wi)

Teguh Efandi

 

Setiap warga negara dijamin bisa menyampaikan suaranya/

Hak-Asasi-manusia

Terlalu bebas
Para jaksa bicara benar menjadi salah
Para pengacara merekayasa kejadian perkara
Pura-pura lupa dan pergi se Somalia
Oooo bukan Singapura atau entah Malaysia?
Bertemu Opa?

Terlalu bebas
Gembel meminta balasan surat kepada presiden
Bukan, dia sahabat lamanya
Mereka berbalas pesan kangen lama mereka berpisah

Terlalu bebas
Hukum disamakan beli sayur
Hukum dianggap semurah oyong dan bihun
Hukum agama dilecehkan tanda tanya
Hukum alam dicecar pengusaha

Terlalu bebas
Aturan Tuhan diterjemahkan sekenanya
Semaunya
Sekehendaknya
Aku suka boleh saja

Terlalu bebas
Kutulispun dengan bebas
Tak besastra tak berbahasa
Hingga malam beranjak bebas menuju fajar menetas

 

4 Comments to "HAM – Hak Asasi Manusia(wi)"

  1. EA.Inakawa  3 September, 2013 at 03:58

    Terlalu BEBAS & BABLAS, sebuah ingatan sesudah Reformasi……blasssssssssss

  2. Alvina VB  2 September, 2013 at 23:08

    SETUJU banget dengan pointnya bung djas Merah Putih. Saya tidak setuju dengan HAM yg dijunjung negara barat, batas2nya menjadi kabur, misalnya seorg teroris masih bebas meneriakan hak2nya, lah waktu bunuh org apa dia berpikir ttg HAM?

  3. Dj. 813  1 September, 2013 at 16:26

    Numero due. “HAM” bukan Sosis.

  4. djas Mpu  1 September, 2013 at 12:08

    Sebaiknya BEBAS diartikan sebagai MERDEKA. Bukan semau dan seenaknya sendiri , kebablasan, berlebihan, melampaui batas, buta norma dan hukum.

    Bahkan Tuhanpun membenci orang-orang yang melampaui batas…

    Merdeka…!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.