Melihat Pameran Wayang for Humanity 2013

Fire – Yogyakarta

 

Gedung tempat pameran ini berlangsung oleh warga Jogja dahulu dikenal juga dengan nama Purna Budaya berada di dalam kompleks Bulaksumur.

W1

W2

Dua pria sedang tekun menggambar tanpa terusik oleh pengunjung yang lalu-lalang.

W3

Tak salah lagi yang paling depan menyambut kami ini pastilah Ki Lurah Baltyra …. Eh salah, maksudnya Ki Lurah Badranaya …

W4

Sejumlah koleksi pribadi yang turut dipamerkan.

W5

W6

W7

Tokoh wayang dalam lukisan.

W8

Wayang bukan hanya sekedar tontonan tetapi juga mengandung tuntunan. Saya teringat tadi sebelum masuk, panitia mengadakan semacam “sensus” mengenai pilihan tokoh wayang favorit. Ini wayangku, mana wayangmu? Salah satu bacaan favorit saya waktu kecil adalah komik wayang di majalah anak-anak Ananda karya Om Teguh Santosa. Tokoh-tokoh wayang lebih banyak saya kenal di situ daripada di pertunjukan wayang, soalnya kalo ndengerin di radio apa nonton wayang seringkali lebih banyak ketiduran, seringnya ndengerinnya cuma pas goro-goro saja …

W9

W10

W11

Wayang memiliki banyak pelajaran kehidupan. Pertunjukan boleh berakhir, tetapi “wayang kehidupan” belum akan tancep kayon.

W12

Hmmm .. kayaknya kok masih ada satu posisi yang belum terisi, adakah orang ketiga di sana?

W13

Ada yang “nangkring” di atas guci, ada juga wayang yang dibuat pada gerabah. Wayang memang kagak ada matinya …

W14

W15

Biar kata lagi di pameran asal ada kesempatan bolehlah narsis juga …

W16

Wayang dalam batik.

W17

W18

W19

Mungkin dua tokoh yang di sebelah kanan semacam ini dialognya:
“Bro, yang ini gue banget …”
“Ciyus … Miapah …”

W20

Sejumlah wayang dalam batik, terdapat juga yang warnanya menyolok.

W21

W22

W23

Terdapat nuansa tersendiri dalam sejumlah koleksi pribadi yang dipamerkan di sini, seperti misalnya dilengkapi dengan sejumlah ubo rampe, mungkin sebagai semacam “syarat” demi kelancaran.

W24

W25

Menunggu buku.

W26

Ini beneran mas-mas ini sedang menggarap wayang bukan sekedar akting. Saya tadinya sempat mengira Mas yang pake batik ini menutupi wajahnya karena malu dijepret, jebulnya sedang khusuk menggarap wayang. Mungkin nggak ya kalo menatahnya di rumah sendiri sambil ndengerin MP3 di earphone, bisa sambil goyang-goyang kepala kalo yang didengerin itu bukan “Stasiun Balapan”-nya Didi Kempot tetapi “Nothing Else Matters” … Ada wayang metal nggak ya …

W27

W28

Kelihatannya ini adalah tiga generasi pecinta wayang. Sempat dengar pembicaraan, kalo nggak salah jagoan kecil yang berkaos merah itu pengin nonton dalang cilik yang akan tampil nanti siang. Selamat mencintai wayang, Dik …

W29

Dalam event ini selain pameran diselenggarakan juga Kongres Pewayangan, serta sejumlah pertunjukan dan lomba. Di luar gedung tepatnya pada sisi timur nampak terdapat sejumlah wayang bernuansa kontemporer. Kalo nggak salah ada juga Doraemon dan Nobita. Boleh juga kayaknya kalo suatu saat ada pertunjukan dengan lakon semacam “Brad Pitt Dadi Ratu”, atau “Brad Pitt Mbangun Kayangan”, atau “Brad Pitt Kecemplung Kalen, Tinimbang Golek Aluwung Balen” …

W30

W31

 

About Fire

Profile picture'nya menunjukkan kemisteriusannya sekaligus keseimbangannya dalam kehidupan. Misterius karena sejak dulu kala, tak ada seorang pun yang pernah bertatap muka (bisa-bisa bengep) ataupun berkomunikasi. Dengan tingkat kreativitas dan kekoplakannya yang tidak baen-baen dan tiada tara menggebrak dunia via BALTYRA dengan artikel-artikelnya yang sangat khas, tak ada duanya dan tidak bakalan ada penirunya.

Arsip Artikel

13 Comments to "Melihat Pameran Wayang for Humanity 2013"

  1. Anastasia Yuliantari  5 September, 2013 at 20:54

    Undangan mangan2 to yooo…..aku kan lagi teko nek ono panganane. Semar mendem yo gelem, wong enak, koq. Hahahaha.

  2. Fire  5 September, 2013 at 08:38

    tante ayla dapet undangan apa? undangan ndalang yo? lakone semar mendem spesial ….

  3. Fire  5 September, 2013 at 08:37

    weehhh… kalo semar sixpack ntar juragan pandawa pada cemburu ….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.