Ketika Hidup Mendadak Sulit

Risma Purnama

 

Pernahkah Anda merasakan hidup Anda mendadak menjadi serba sulit? Tak tahu mau berbuat apa? Apa yang dikerjakan seolah olah selalu salah.Merasa dijauhi orang orang sekitar, merasa dibicarakan serba miring dengan segala hal hal yang tak baik mengenai diri Anda? Anda menjadi tidak berprestasi, gagal, terpuruk, merasa tak berarti bagi diri sendiri maupun orang lain. Anda merasa semua orang membenci Anda. Tak ada yang mau berbicara dengan Anda. Anda mulai merasa rasa dengan perasaan, mau bertanya gengsi  rasanya. Jadilah Anda bermain main dengan pikiran, suntuk, buntu tak ada jalan keluar. Andapun mulai menjerit, tapi siapa yang mau mendengarkan?

Life-Indeed-Dull-If-No-Difficulties

Coba kita renungkan, apakah selama ini kita telah menjadi pribadi yang menyenangkan bagi orang lain? Ataukah kita hanya mencari kesenangan untuk dirisendiri. Apakah kita sudah memikirkan perasaan orang lain? Ataukah kita hanya memikirkan perasaan kita sendiri? Mungkin kita terlalu lama berada di zona nyaman. Sehingga sedikit saja masalah membentur kita langsung kasak kusuk, resah gelisah,gunda gulana.

Saya mengalami itu semua, saya merasa tertekan. Saya renungkan apa yang telah saya perbuat. Kesombongan, tinggi hati dan merasa benar dan mampu lebih dari orang lain itulah akar permasalahan.Ditambah pupuk iri hati, dengki dan kemunafikan menjadikan hidup saya mendadak sulit. Saya menjadi orang yang tak bisa dipercaya.  Sikap saya yang terlalu banyak menuntut sesuai dengan apa yang saya mau menjadikan saya memerangkapkan diri saya sendiri dalam kesulitan yang saya ciptakan sendiri. Saya telah mempersulit diri saya sendiri dengan sikap saya.

Beruntungnya saya memiliki sahabat sahabat yang mau menegur saya, memberitahukan kesalahan saya.  Beruntung juga saya memiliki catatan catatan sahabat saya yang menginspirasi bahwa hidup adalah selalu untuk belajar belajar dan belajar. Tak masalah seberapa sering Anda terjatuh, tapi  yang terpenting  adalah seberapa mampu Anda bangkit lagi setelah kejatuhan itu. Di sinilah saya belajar untuk menghargai orang orang yang mencintai saya, mengasihi saya, membutuhkan saya,memperdulikan saya. Bahwa tanpa mereka saya tak mungkin bertahan sejauh ini.

Hidup ini ndah kalau kita menyikapinya indah, semoga sharing saya ini bermanfaat bagi kita semua. Sebagai catatan referensi silahkan berkunjung juga kehttp://hmcahyo.blogdetik.com/ibsn-hidup-mungkin-tak-pernah-mudah-tetapi-pasti-indah/

 

9 Comments to "Ketika Hidup Mendadak Sulit"

  1. Dewi Aichi  11 September, 2013 at 21:00

    wakakkakakaka…no 2 itu ha ha..

    Risma, sepertinya saya tidak pernah mengalami hal seperti itu, yang membuat hidup ini sangat sulit, masalah tentu saja ada dan banyak sekali, tapi selama ini masih bisa dan mencari jalan keluar, sesuatu yang tak sanggup kucapai, ya saya tau diri…menerima…intinya saya harus bisa mengolah jiwa dan emosi dalam setiap menghadapi permasalahan yang ada. Sepakat, kita harus menengok ke diri sendiri dan melihat apakah sikap dan tindakan kita tidak pernah melukai orang lain, apakah kita tidak sombong dan sebagainya yang bisa menghambat rasa solidaritas ke sesama.

  2. ah  10 September, 2013 at 10:54

    gampang mengatasinya, sering2lah membantu sesama. hilang deh semua rasa ‘sulit’ di pikiran hehe

  3. J C  10 September, 2013 at 10:26

    Tidak pernah merasa sulit, karena aku yakin pasti akan ada jalan keluar untuk tiap masalah…

  4. Dj. 813  10 September, 2013 at 02:10

    Risma Purnama…
    Terimakasih untuk renungan yang indah…
    Benar memang, kadang kita sering egois dan tidak memikirkan, bahwa orang lain bisa sakit
    hati, karena kesalahan kita.
    Salam Sejahtera dari Mainz.

  5. Alvina VB  9 September, 2013 at 20:23

    Ha..ha….no.2 pengusaha vs tukang parkir…
    Ya….begitulah hidup…ada suka dukanya….

  6. Handoko Widagdo  9 September, 2013 at 18:12

    Cobaan harus dihadapi dengan arif.

  7. James  9 September, 2013 at 12:04

    Hidup Mendadak Sulit atau Sulit Mendadak Hidup

  8. Sumonggo  9 September, 2013 at 10:05

    Hidup memang tak semudah cocote Mario Teguh, …. tapi bisa jauh lebih mudah lagi ….

  9. [email protected]  9 September, 2013 at 08:56

    Tentunya pernah….
    setiap perjalanan hidup, selalu ada pasang dan surut…. didalam semua hal.

    semua pasti ada jalan keluarnya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.