Batavia Madrigal Singers dalam Interfaith Choir Concert di Roma

Stefano Romano

 

Batavia Madrigal Singers (BMS) adalah salah satu grup vokal terbaik di Indonesia yang menguasai berbagai teknik paduan suara mulai dari zaman Renaisans hingga modern, tradisional hingga kontemporer dan juga untuk keperluan ruhani (gerejawi) ataupun non ruhani. BMS tampil di banyak konser secara berkala dan telah berpartisipasi di banyak kompetisi terkemuka baik nasional maupun internasional. BMS telah memenangkan tiga penghargaan dari kompetisi paduan suara internasional yang bergengsi seperti Florilege Vocal de Tours in France (2001), Tolosa International Choir Competition (2006), Maribor International Choir Competition (2009 and 2010). BMS baru saja diundang untuk melakukan konser tur Eropa di Ljutomer (Slovenia), Budapest (Hungary) and Vienna (Austria). Tahun 2010 BMS juga diundang untuk tampil di Jerman dan Swiss bersama dengan Sudwestdeuttsche Philharmonie Konstanz. Mereka memulai aktivitasnya tahun 1996 di Jakarta. Paduan suara ini terdiri dari 36 anggota dan satu yang bertindak sebagai pemimpin.

1 - BMS in front of Pantheon with the Ambassador Mr. S. E. Buiarman Bahar and his Wife

BMS in front of Pantheon with the Ambassador Mr. S. E. Budiarman Bahar and his Wife

31 Agustus 2013, BMS tampil di Basilica Sancta Maria ad Martyres (Pantheon), kota Roma. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Basilika tertua di Roma, satu grup paduan suara Indonesia tampil di dalamnya. Kehadiran mereka atas undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia, Mr. S. E. Budiarman Bahar ke Takhta Suci di Roma dalam acara “Interfaith Choir Concert (konser paduan suara antar agama)”.

2 - BMS inside Pantheon before start the concert

BMS inside Pantheon before start the concert

 

3 - BMS Choir

BMS Choir

 

4 - BMS inside Pantheon during the concert

BMS inside Pantheon during the concert

 

5 - BMS inside Pantheon during the concert 2

During the concert

Nilai antar agama ini terlihat dari komposisi anggota tim paduan suara. Meskipun mayoritas penyanyinya terdiri dari pemeluk agama Kristen tapi ada juga di antara mereka yang beragama Islam termasuk konduktornya yang bernama Avip Priatna. Untuk penampilan khususnya, BMS tampil dengan lagu ruhani berjudul Ambang Batas. Lagu ini menceritakan tentang hari kiamat yang ditulis oleh Fero Aldiansya Stefanus, musisi Kristen yang terinspirasi dari Al Quran surat Al Waqiah.”

6 - BMS in front of Pantheon after the concert

BMS in front of Pantheon after the concert

 

About Stefano Romano

An Italian-born, by faith and destiny embraced Islam and passionately love Indonesian rich culture. His shots are extra-ordinary, as people say: pictures worth thousands words.

My Facebook Arsip Artikel

17 Comments to "Batavia Madrigal Singers dalam Interfaith Choir Concert di Roma"

  1. Lani  14 October, 2013 at 13:14

    Satu lagi, ketika Bapak Duta Besar RI yang berkedudukan di Roma memberikan sambutan:

  2. Lani  14 October, 2013 at 13:12

    Lupa mau attach fotonya:

  3. Lani  14 October, 2013 at 13:09

    Saya duduk dideretan kursi paling kanan dideret bangku no 3.

  4. Lani  14 October, 2013 at 13:01

    Stefano Romano : Better late than never……….
    Sungguh sgt beruntung, karena saya berada disana, menonton concert ini. Sore itu baru saja mendarat di Roma, diajak oleh Romo Crispinus Budiman menonton concert ini.

    Gedung Pantheon yg sgt megah…….!

    Bravo!

  5. elnino  20 September, 2013 at 06:11

    Great photos n article, bang Stefano!
    Seragamnya bagus banget, ada perpaduan batiknya. Keren..
    Bravo BMS!

  6. Alvina VB  19 September, 2013 at 20:17

    Very nice article! One of Batavia Madrigal Singers’ performances:
    http://www.youtube.com/watch?v=4X_5kPyLHoM

  7. Hennie Triana Oberst  19 September, 2013 at 03:48

    Sukses selalu untuk BMS! Foto-fotonya bagus.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.