Rahasia Juara

Dwi Klik Santosa

 

Buku Psikografi Maestro Olahraga “Rahasia Ketangguhan Mental Juara – CHRISTIAN HADINATA” yang disusun oleh para psikolog yaitu, Monty P. Setiadarma, Amran Effendi Siregar dan Damar Arum Dwiariani bagi saya merupakan buku yang menarik untuk dibaca dan dikaji lebih lanjut isinya. Buku setebal 294 halaman terbitan KPG ini cukup rinci menjelaskan bagaimana sosok dan kejiwaan seorang Christian Hadinata yang berkiprah dalam cabang bulutangkis dan banyak menjuarai berbagai kejuaraan bergengsi dunia.

rahasia juara

CHRISTIAN HADINATA, rasa-rasanya banyak yang mendengar dan mengenal nama ini. Apalagi bagi para pecinta bulutangkis. Terlahir di Purwokerto, 11 Desember 1949 sebagai seorang atlet bulutangkis spesialis ganda. Pada era kiprahnya, yaitu masa-masa tahun 1970-an dan 1980-an, ia adalah nama yang sering muncul di pemberitaan nasional. Tentu saja karena prestasinya yang tak pernah sepi sebagai juara. Dari juara nasional hingga semua level paling prestisius kejuaraan dunia. Uniknya lagi, bisa dikatakan bertanding pada nomer spesialisnya yaitu di nomer ganda, dengan dipasangkan dengan siapa pun baik ganda putra maupun ganda campuran, selalu saja meraih juara. Catatan yang bisa dihimpun akan prestasinya sebagai berikut :

Tahun 1971

· Juara nasional ganda putra berpasangan dengan Atik Jauhari

· Juara Asia ganda campuran berpasangan dengan Retno Kustiyah
Tahun 1972

· Juara All England gandaputra berpasangan dengan Ade Chandra

· Juara Demonstrasi Olympic Games 1972 ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

 

Tahun 1973

· Juara All England ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

 

Tahun 1974

· Runner-up All England ganda putraberpasangan dengan Ade Chandra

· Medali Perak Asian Games gandaputra berpasangan dengan Ade Chandra

· Juara Asian Games ganda campuran berpasangan dengan Regina Masli

 

Tahun 1975

· Runner-up All England ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

 

Tahun 1977

· Medali Perak Kejuaraan Duniaganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

· Runner-up All England ganda putraberpasangan dengan Ade Chandra

 

Tahun 1978

· Runner-up All England ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

· Juara Asian Games ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

· Medali Perunggu Asian Games ganda campuran berpasangan dengan Imelda Wiguna

 

Tahun 1979

· Juara Kanada Terbuka ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

· Juara Kanada Terbuka ganda campuran berpasangan dengan Imelda Wiguna

· Juara All England ganda campuran berpasangan dengan Imelda Wiguna

 

Tahun 1980

· Juara Denmark Terbuka ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

· Juara Swedia Terbuka ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

· Juara Dunia ganda putra berpasangan dengan Ade Chandra

· Juara Dunia ganda campuran berpasangan dengan Imelda Wiguna

 

Tahun 1981

· Juara Jepang Terbuka ganda putra berpasangan dengan Lius Pongoh

· Runner-up All England ganda campuran berpasangan dengan Imelda Wiguna

 

Tahun 1982

· Juara Swedia Terbuka ganda putra berpasangan dengan Lius Pongoh

· Juara Asian Games ganda putra berpasangan dengan Icuk Sugiarto

· Juara Asian Games ganda campuran berpasangan dengan Ivana Lie

· Runner-up All England ganda campuran berpasangan dengan Imelda Wiguna

 

Tahun 1983

· Juara Malaysia Terbuka ganda putra berpasangan dengan Boby Ertanto

· Medali Perunggu Kejuaraan Dunia ganda putra berpasangan dengan Boby Ertanto

· Juara SEA Games ganda campuranberpasangan dengan Ivana Lie

· Juara Indonesia Terbuka gandacampuran berpasangan dengan Ivana Lie

 

Tahun 1984

· Juara Thailand Terbuka gandaputra berpasangan dengan Hadibowo

· Juara IndonesiaTerbuka ganda putra berpasangan dengan Hadibowo

· Juara Indonesia Terbuka ganda campuran berpasangan dengan Ivana Lie

 

Tahun 1985

· Juara Piala Dunia ganda campuran berpasangan dengan Ivana Lie

· Juara SEA Games ganda campuran berpasangan dengan Imelda Wiguna

 

Tahun 1972-1986

Memperkuat Tim Piala Thomas selama enam kali dengan berganti-ganti pasangan antara lain dengan Ade Chandra, Hadibowo Susanto dan Liem Swie King.

MENGGAULI PAK CHRIS

christian hadinata

Pak Chris yang saya kenal adalah pribadi yang istimewa. Murah senyum, hangat dan mudah sekali diajak ngobrol, apalagi soal perkembangan bulutangkis yang berkenaan dengan pembinaan generasi muda. Beliau saat kini menjadi pelatih kepala PBSI, dan sangat penting keberadaannya menurut saya sebagai motivator bagi para pemain-pemain bulutangkis kita. Melahirkan para juara, begitulah, misi itu diembannya. Dan mentereng belaka, jika ada cerita sekitar setahun yang lalu, beliau pernah dilobby untuk melatih tim nasional bulutangkis Denmark dengan gaji sepuluh kali gaji yang diterimanya di PBSI. Toh, bergeming, beliau teguh pada pilihannya. Tetap melatih atlet-atlet bulutangkis muda kita. Dan menyenangkan bagi saya, seiring dengan pekerjaan yang saya jalani, yaitu mengaktualisasi pelaksanaan kegiatan pembinaan bulutangkis usia 10 – 15 tahun ke beberapa kota untuk klien kantor kami, selalu punya kesempatan untuk dekat dan melihat sendiri bagaimana sosok beliau yang tenang itu melatih anak-anak. Tak ada yang tak senang dan serius ketika sedang dilatih beliau. Semuanya saja nampak penuh semangat dan giat berlatih.

Juara adalah hasil yang didorong oleh besarnya jiwa…Begitu saya rasa mengenal sosok Christian Hadinata

 

7 Comments to "Rahasia Juara"

  1. J C  1 October, 2013 at 22:31

    Layak untuk mengenal seorang Christian Hadinata lebih jauh…

  2. Handoko Widagdo  1 October, 2013 at 06:16

    Terima kasih DKS yang telah memperkenalkan saya dengan Pak Chrisian Hadinata.

  3. Matahari  1 October, 2013 at 01:55

    Olahraga membuat tubuh jadi sehat dan kuat…tapi………………………kok sponsornya selalu perusahaan rokok…sementara merokok membahayakan kesehatan……

  4. Dj. 813  1 October, 2013 at 01:01

    Dj. hanya tahu Tan Djoe Hok dan Rudi Hartono.

  5. Alvina VB  30 September, 2013 at 23:02

    Mas Dwi K.S. tulisannya jadi mengingatkan kita pada masa2 jayanya badminton di Indonesia.
    Sekarang kok gak terdengar lagi ya nama Indonesia di dunia badminton/ saya yg ketinggalan beritanya?

  6. Sumonggo  30 September, 2013 at 14:21

    Chistian Hadinata, bukan hanya legenda Indonesia, juga legenda bulutangkis dunia.
    Dipasangkan dengan pemain tunggal seperti Lius Pongoh, Icuk Sugiarto, dan Ivana Lie pun masih tetap menjadi juara.

  7. James  30 September, 2013 at 12:23

    SATOE, Legenda PBSI

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.