Amsterdam

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA . . .

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Puji TUHAN…!!! Tidak terasa, sudah hari Selasa lagi dan waktu berlalu begitu cepat, oret-oretan Dj. boleh tayang lagi. Okay, kali ini Dj. akan cerita perjalanan dari hotel ke kota Amsterdam.

Beberapa hari sebelum ke belanda, kami (Dj. dan Hennie) memang sempat saling berkirim e-mails. Benar, agar lebih jelas di mana kami di Amsterdam bisa bertemu di tempat yang mudah ditempuh. Dan menurut Dj. di tengah kotalah yang peling mudah, di tempat yang sudah sangat terkenal, yaitu di National Monument di Damrak.

Maka, setelah sarapan di Hotel, kamipun menuju ke kota Amsterdam, walau jujur mata masih ngantuk, untung Susi masih mau mengendarai mobil.

amsterdam2-01

Dan dalam perjalanan kekota Amsterdam, kami melewati airport Amstelveen di Amstelveen dan bisa lihat pesawat besar yang akan melewati jembatan di atas Autobahn (Highway).

amsterdam2-02

Kami tidak langsung menuju ke tengah kota, karena kami janjian dengan Hennie, siang jam 13:00. Dan pagi ini, kami gunakan untuk sedikit berbelanja beras dan bumbu-bumbu dapur di Oriental toko di pinggiran kota. Jujur Dj. sedikit ragu, karena sedikit lupa-lupa ingat, dimana itu Oriental toko, hanya ingat Amsterdam Ring (A10). kemudian harus keluar ke jalan nommer 110? Atau 111? Atau 112? Wis mbuuuh…!!!

Hahahahahaha… modal nekat saja, Dj. bilang ke Susi, baru jam 9:00, kita masih banyak waktu, kita cari pasti ketemu. Jadi Susi nyetir, Dj. konsentrasi jadi navigator, melihat jalan, apa ada yang masih bisa diingat (menguji daya ingat sendiri). Dari Hotel, setelah Highway A 4, taunya malah langsung masuk A 10, Puji TUHAN . . . ! ! ! Jadi hanya mencari jalan keluar, 110 kok kelihatan lain, kemudian ada jalan keluar 111, Dj. bilang ke Susi, kita keluar dari sini.

Begitu keluar, Dj. hanya berkata, kekiri dan ikuti jalan besarnya saja, tapi kok tidak ada yang Dj. ingat, sialan…!!! Hahahahahahaha….!!! Dj. bilang ke Susi, jalan pelan saja, siapa tahu ada yang Dj. ingat. Eeeeee… tahunya dari belakang diklakson orang, karena kita jalan terlalu pelan, padahal jalan sepi dan dia bisa menyelip mobil kami. Sialan ini orang belanda, tahu plat nomor asing, bukan di bantu, malah di klakson… hahahahahahahaha….!!!

Dj. lihat Pom Bezin dan Dj. baru sedikit ingat. Ooooo… Dj. ingat, ternyata kami masuk jalan keluar 111 dari arah berbeda dari yang pernah kami alami, jadi Dj. mutar otak dikit. Hahahahahahaha… otak Dj. , Dj. putar, jelas tambah pusing…e.. tau-tau …. Yaaaang… itu setelah jembatan Tremm atau KA, kemudian perempatan besar di depan coba belok kiri…. Susi hanya nurut. Celingukan lagi, kekiri… kenanan… kemudian Dj. bilang… kanan… kanan….. dan Susi belokan mobil ke kiri dan masuk jalan kecil.

Bingo…!!! H A L E L U Y A . . . . ! ! ! Susi bangga dan berkata sambil angkat jempolnya: “Du bist gut Yang…!!! Bin stolz auf dich” (kamu hebat, aku bangga denganmu). Senang juga dipuji istri sendiri… Dj. tertawa sambil menepuk pundak sendiri… (kami kadang seperti anak kecil lagi, hahaha…). Akhirnya kami sampai tujuan dan bisa berbelanja dengan puas, jelas karena barangnya jauh lebih murah daripada di Mainz. Dan Susi malah tertawa, hahahahahahaha… (kami tertawa bersama, lega bisa sampai tempat tujuan). Ini opa dan oma, malah jadi seperti anak kecil lagi, biarin saja…!!!

amsterdam2-03

Okay… Dj. tidak akan cerita belanja apa saja, yang jelas bagasi mobil penuh, hahahahahahaha…!!! Nah, sekarang harus kembali berkonsentrasi, bagaimana dari Oriental toko, bisa mencapai pusat kota…??? (Damrak). Jelas, hanya mengikuti pentunjuk di jalan ke arah Central (pusat kota). Setelah tidak ketemu petunjuk jalan lagi… yaaaahhh…. bertanya ke orang, taunya orang asing juga. E… lebih gila lagi, taunya jalan lurus tidak boleh masuk, ada pemindahan jalan, jadi makin bingung saja….

Nah ya, Susi mengendari mobil dengan tenang dan akhirnya malah menyusuri pinggiran kanal, Dj. manikmati pemandangan. Di mana banyak sepeda diparkir di sepanjang pinggiran kanal. Padahal kami tidak tahu, ini jalan mau menuju kemana…. Dj. pikir, banyak jalan menuju ke Damrak… hahahahaha….!!! Jangan-jangan kami sudah di utara? Barat? Atau timur Amsterdam…??? Siapa tahu…??? Selama tidak keluar dari tengah kota, Dj. pikir masih aman.

amsterdam2-04

amsterdam2-05

amsterdam2-06

Entah kami sudah sampai dimana, yang jelas masih di dalam kota Amsterdam. Dj. menenangkan Susi, jalan saja perlahan, nanti kalau sepi, tidak banyak kendaraan, bisa minggir tanya orang.

amsterdam2-07

Hahahaha… Kasihan juga ini pasangan, tidak ada yang menolong ambil photo dan harus ambil sendiri. Olehnya Dj. tolong ambil dari dalam mobil… hahahahahaha…!!!

amsterdam2-08

Dj. rasa, kalau mbakyu NU2K atau mpek DUL baca, pasti tertawa, karena jelas mereka mengenal tempat ini, tapi kami tidak mengenal. Karena tidak sering ke Amsterdam dan biasa diantar saudara, jadi tidak mikir jalan.

amsterdam2-09

amsterdam2-10

Susi kembali bertanya, kita sampai mana ini…??? Dj., tenang saja, kita masih di Amsterdam….

amsterdam2-11

Disini Dj. mulai ingat, ingat, ingat dan mulai bisa senyum…. Ini sepertinya sudah tengah kota.

amsterdam2-12

BINGO . . . ! ! !

Kita sudah sampai Yang, Susi masih juga bengong, sampai mana…??? Itu lihat, Madame Tusaud..!!! Baru Dj. lihat Susi juga senyum dan Dj. bilang, kamu kok tahu jalan kemari…??? Bin auch stolz auf meine Yang….!!! Hahahahahahahaha….!!!

amsterdam2-13

amsterdam2-14

Dan kami lihat Monument National, kami sudah sampai di Damrak, maka kamipun tenang.

amsterdam2-15

Nah tenang, maka kami bisa sampai di Parkhaus dimana dulu kami pernah parkir, di Damrak. Keluar dari tempat parkir, masih ada waktu 15 menit, jadi kami belum terlambat, janji kami ke Hennie, jam 13:00. Sampai di Monument National, mulai Dj. celingukan, mana ini Hennie dan yu Lani…??? Sampai jam 13:05 belum kelihatan juga…??? Nah akhirnya Susi malah guyonan dan berkata, itu banyak perempuan yang berambut hitam, taunya rombongan orang Jepang. Hahahahahahahahahaha….!!! Nah ya, sambil ambil foto Susi di Damrak.

amsterdam2-16

amsterdam2-17

amsterdam2-18

Sekitar 5 menit celingukan lagi ke kiri dan ke kanan, tau-tau mata Dj. melihat kok seperti wajah yang pernah Dj. kenal. Benarkah itu Hennie…??? Senyumnya sih seperti Hennie. Seperti yang sudah pernah lihat Hennie senyum saja…. (Dj. yang sok tahu) hahahahahahahaha…!!!

amsterdam2-19

Baiklah kita tunggu hari Selasa minggu depan, kita akan lebih tau apa itu benar-benar wajah Hennie. Maaf karena terlalu banyak foto yang Dj. jepret, jadi terpaksa Dj. bagi lagi. Sabar ya, minggu depan tidak lama, nanti Dj. ceritakan lebih lanjut.

Mohon maaf, bila harus Dj. potong di tengah, agar pengasuh Baltyra tidak kewalahan dengan banyaknya foto-foto. Semoga anda semua masih mau menanti sampai hari Selasa minggu depan.

Terimakasih kepada pengasuh Baltyra dan anda semuanya yang setia menanti oret-oretan Dj.

Kiranya Kasih dan Berkat TUHAN selalu menaungi kita semuanya.

Salam manis dari Mainz dan semoga anda semua ada dalam keadaan sehat selalu.

Dj. 813

amsterdam2-20

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

96 Comments to "Amsterdam"

  1. Dj. 813  9 October, 2013 at 15:09

    Imam DM Says:
    October 9th, 2013 at 14:30

    Mas DJ : salam juga dari kota seribu sungai Banjarmasin…..
    ————————————————————

    Mas Imam…
    Terimakasih sudah mampir…
    Saat awal tahun ´60 an, masih di SMP, pernah diajak ke Banjarmasin, tapi saat itu masih takut.
    Sekarang ingin kesana, tapi belum kesampaian.
    Salam Sejahtera juga dari Mainz, dipinggir sungai Rhhein.

  2. Lani  9 October, 2013 at 15:03

    92 GIE : ngimpi to????? hayoooooo……….bangun2, jok kesuwen ngimpine……….emailmu udah aku balas, apa ndak sampai to? sdh aku kasih tau aku udah mendarat di Kona………wlu msh liyeng2 klewung………..

  3. Imam DM  9 October, 2013 at 14:30

    Mas DJ : salam juga dari kota seribu sungai Banjarmasin…..

  4. Dj. 813  9 October, 2013 at 14:02

    Terimakasih mbak Ugie, sudah mampir….
    Benar sekali, itu Hennie.
    Salam manis dari Mainz, juga untuk mas Digit.

  5. ugie  9 October, 2013 at 08:50

    kayanya itu memang mbak Hennie , ya pak Dj .

    yu Lani : hallo,,,, wis balek to ?

  6. Lani  8 October, 2013 at 03:55

    89 MAS DJ : hahahaha………aku tambah ngakak mas……kkkkk jiaaaaaaan njur adus kringet meneh iki

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *