Kisah Para Travelers

djas Merahputih

 

travelers (1)

Tiga orang sahabat tersesat di tengah gurun pasir dalam perjalanannya berpetualang keliling dunia. Hingga di suatu tempat ketiganya menemukan guci ajaib. Setelah digosok-gosok keluarlah sesosok jin dan mempersilakan mereka menyampaikan masing-masing satu permohonan saja. Dengan senang hati ketiganya lalu menyampaikan permohonan mereka satu persatu…

KalongSaya pengen di balikin ke rumah..

Kolang:  Ane dipulangin ke kosan aja deh….      

Kaling:  Gue nggak punya kampung, rumah dan kosan. Di sini malah tambah sepi.  Emmm…..  Tolong balikin lagi dua temen guwe tadi yah om jin… pliiiissss…..!!!

“Busyeee….ettt” (Kalong dan kolang berteriak sekencang-kencangnya setelah mereka yang sedang berleha-leha di tempat tinggalnya tiba-tiba kembali berada di tengah gurun pasir tepat di depan Kawan Seperjuangan mereka, Kaling….  ) (*)

 travelers (2)

Tiga orang sahabat tersesat di tengah gurun pasir yang lain dalam perjalanannya berpetualang keliling dunia. Hingga di suatu tempat ketiganya menemukan guci ajaib. Setelah digosok-gosok keluarlah sesosok jin dan mempersilakan mereka menyampaikan masing-masing satu permohonan saja. Dengan senang hati ketiganya lalu menyampaikan permohonan mereka satu persatu…

KalongSaya pengen diberi topi gede kayak punya orang mexico biar ngga kepanasan di sini..

KolangAne payung gede aja deh biar dingin….

KalingGue dikasih pintu mobil aja om jin…..           

Jin serta Kalong dan Kolang pada heran, kok permintaan temannya yang satu ini agak aneh….?

KalingBiar kalo kepanasan gue tinggal nurunin kacanya aja…. adem kan…??

Jin yang sedari tadi menunggu dengan posisi tegap dan siap melaksanakan seluruh perintah dari tuan-tuannya tiba-tiba tertunduk lesu persis seperti tanaman yang layu kehausan setelah berminggu-minggu tanpa siraman air… (*)

travelers (3)

Tiga orang sahabat tersesat di tengah gurun pasir yang lain lagi dalam perjalanannya berpetualang keliling dunia. Hingga di suatu tempat ketiganya menemukan guci ajaib. Setelah digosok-gosok keluarlah sesosok jin dan mempersilakan mereka menyampaikan masing-masing satu permohonan saja. Dengan senang hati ketiganya yang sedang jatuh cinta terhadap gadisnya masing-masing lalu menyampaikan permohonan mereka satu persatu…

KalongSaya pengen selalu dekat dengan pujaan hatiku. Paling tidak dua kali sehari bisa berduaan dengannya.

KolangAne juga selalu rindu pada gadis pujaan ane…. Tolong dong diberi waktu berduaan dengannya siang dan malam….                                                                                      

KalingGue sih ngga muluk-muluk om jin…. cukup sebulan sekali aja. Tapi lamanya semingguan ya om jin…..!!

Jin terdiam sejenak kemudian berpikir lumayan lama…. dan akhirnya “wusshhh…” ketiga orang bersahabat tadi berubah menjadi sesuatu sesuai dengan keinginan mereka masing-masing. Dua orang pertama menjadi “daleman” wanita atas dan bawah. Sedangkan teman mereka yang terakhir menjelma menjadi sesuatu yang lebih ekslusif yaitu sebuah “pembalut” kaum hawa…

Sambil bersiul jin bergerak masuk kembali ke dalam guci dengan perasaan puas karena telah berhasil menunaikan tugasnya dengan sempurna….  (*)

 

 

*Diolah dari berbagai sumber dengan improvisasi dan bumbu seadanya

Salam senyum… //djasMerahputih

 

About djas Merahputih

Dari nama dan profile picture'nya, sudah jelas terlihat semangat ke-Indonesia-annya. Ditambah dengan artikel-artikelnya yang mengingatkan kita semua bahwa nasionalisme itu masih ada, harapan itu masih ada untuk Indonesia tercinta. Tinggal di Sulawesi, menebar semangat Merah Putih ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel

24 Comments to "Kisah Para Travelers"

  1. djasMerahputih  9 October, 2013 at 21:27

    23: ha ha ha… kok baru nongol…??

    ntar dikenalin sama jin yang ketiga deh….

  2. J C  9 October, 2013 at 19:00

    Lhaaaa jin’nya asli super pinter dan super kenthir…

  3. djasMerahputih  8 October, 2013 at 07:40

    20: ha ha ha…. diterawang juga….

    Yang namanya “daleman” dan “pembalut” walaupun diganti dan diperbaharui tetap saja namanya “daleman” dan “pembalut”… he he he….

    Ceritanya celesai begitu bunda matahari sudah tertawa.. kalo diulas lagi malah jadi ngga lucu… ha ha ha …
    piiissss…!!

    Salam sejahtera dari tanah air.

  4. djasMerahputih  8 October, 2013 at 07:34

    18: ha ha ha mba dewi bisa aja… cocoknya Ariel Kolang Kaling…..!!

    19: mba Linda, ngga bolek lepas dari “words code”-nya.
    Konsonan nggak boleh diganti, cukup huruf vokalnya saja….. he he he……..

    Salam senyum..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.