Baptisan Sarah Alexandra Paisan

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA . . .

Dj. harap, anda ada sehat semuanya…Kali ini Dj. ingin sedikit pamer cucu kami (Sarah Alexandra PAISAN), yang mana pada hari Minggu tanggal 06 – 10 – 2013 yang lalu, telah dibaptis. Nah ya, satu kebanggaan bagi kami dan kesempatan untuk pamer, karena sudah beberapa dari anda yang pernah bertanya, kapan cerita tentang cucu Dj. Sarah..??? Terutama mbak Elnino, yang mungkin sudah 2X bertanya. Nah inilah saatnya yang tepat, karena kesempatan dimana Sarah dibaptis.

Maaf bukan foto di bawah ini, karena ini juga salah satu kesukaan Sarah, bermain di air bersama David (kakaknya), Kalau diangkat, malah nangis, dia senang duduk dikursi plastik di dalam air.

sarah-baptis01

Nah ya…Ini saat di Gereja, karena kami dan anak-anak kami pergi ke Gereja Protestan, tapi istri Dewo Katholik, jadi Eukumene. Puji TUHAN !!! Mereka sepakat, saat menikah di Gereja Katholik dan anak-anak di baptis di Gereja Protestan, jadi adil.

sarah-baptis02

Kami tidak turut campur, karena itu urusan rumah tangga mereka, jadi mereka sendiri yang harus tahu, semua baik adanya. Ini saat pendeta menjelaskan arti Baptisan, kepada ibu/bapak Srani dan Jemaat yang akan mendukung pertumbuhan Iman Sarah. Juga kami yang akan ambil foto, tidak diperkenankan untuk jalan ke kiri-ke kanan, jadi hanya dari tempat duduk saja dan itupun dilarang menggunakan Flash. Minggu itu ada 2 anak yang dibaptis, satu anak laki-laki dan Sarah.

sarah-baptis03

Saat, air diusapkan ke atas kepalanya, Sarah bukannya menangis, tapi malah senyum (kata Dewo) dan seperti ingin bangun.

sarah-baptis04

Dewo, Jana dan anak-anak, diberkati oleh bapak Pendeta.

sarah-baptis05

sarah-baptis06

Setelah kebaktian selesai, maka kami diperbolehkan untuk foto bersama, juga bersama pendetanya.

sarah-baptis07

sarah-baptis08

Dewo, Jana, David dan Sarah yang senang senyum, bahkan tertawa.

sarah-baptis09

Keluarga PAISAN, di Mainz / Jerman.

sarah-baptis10

Bersama keluarga Jana, dari Slovakia.

sarah-baptis11

sarah-baptis12

Sarah yang senang main air, selalu ingin dekat dengan air.

sarah-baptis13

Semua ingin menggendong Sarah.

sarah-baptis14

sarah-baptis15

sarah-baptis16

sarah-baptis17

Akhirnya kami sampai di Restaurant Yunani yang mereka pesan dan Sarah sudah ganti rok. Dewo, seorang ayah yang bangga akan anak-anaknya.

sarah-baptis18

David, kakak Sarah, hari itu juga sangat happy.

sarah-baptis19

Walau baru 6,5 bulan, tapi Sarah paling senang kalau boleh menginjakkan kakinya ke bawah.

sarah-baptis20

sarah-baptis21

Saatnya kami memilih menu makanan yang kami inginkan.

sarah-baptis22

sarah-baptis23

Okay…. Prost…!!! Untuk masa depan Sarah…!!!

sarah-baptis24

Daniel memberi kata selamat kepada kakaknya dengan Prost Alex…!!!

sarah-baptis25

Mohon maaf, Dj. tidak bisa ambil foto semua makanan, hanya yang di sebelah kanan dan kiri Dj. saja. Jelas sungkan juga, masakan orang makan difoto makanannya…. hahahahahahaha…!!

sarah-baptis26

Ini salat dan ikan Dorade, ikan air laut 600 Gramm, cukup untuk Dj.

sarah-baptis27

Makanan yang dipesan besan Dj. (ayah Jana) yang duduk di sebelah kanan Dj.

sarah-baptis28

Dan ini makanan yang dipesan Susi yang duduk di sebelah kiri Dj.

sarah-baptis29

sarah-baptis30

sarah-baptis31

Daniel dan Dewi yang mana usia beda 10 tahun (Dewi 33 tahun dan Daniel 23 tahun), tapi selalu becanda. Kadang seperti masih kanak-kanak, Dewi sangat sayang ke adiknya. Dia juga cerita, karena saat Daniel dibaptis, dia juga yang gendong dan menyuapi, sekarang sudah sama besarnya.

sarah-baptis32

sarah-baptis33

Dewo, Daniel (Bagus) dan Dewi.

sarah-baptis34

Ingat beberapa tahun yang lalu saat kami Check ini di Hotel di Bali. Kami ditanya, apa Dj. orang Bali…??? Dj. kembali tanya, emang kelihatan sepeti orang Bali ya….??? Mereka yang di Front Office tertawa dan salah sati berkata, kok putra-putrinya semua pakai nama Bali, Dewa, Dewi dan Bagus….??? Hahahahahahahahaha….!!!

David menjelaskan mainan di HP tantenya, kepada putri temannya Jana.

sarah-baptis35

Setelah kenyang makan dan lama ngobrol kiri-kanan di Restaurant, maka kami kembali ke rumahnya Dewo. Dan di sana sudah menunggu kami banyak kueh untuk Tea Time (Kaffeezeit).

sarah-baptis36

sarah-baptis37

sarah-baptis38

sarah-baptis39

sarah-baptis40

sarah-baptis41

Sarah tidak mau melepaskan kueh coklat bikinan omnya (Daniel), memegang dengan erat, tapi juga dengan senyum.

sarah-baptis42

Sarah bersama oma dan opanya dari Slovakia. Anda bisa lihat sendiri, Sarahpun senyum selalu.

sarah-baptis43

Sarah disuapi dengan kueh, oleh kakak sepupunyna, anak kakaknya Jana.

sarah-baptis44

Okay… Dj. rasa banyak sudah foto parayaan (pesta) baptisan Sarah. Dj. mohon maaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan. Terimakaksih kepada pengasuh Baltyra, yang selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Dan terimakasih juga atas kebaikan hati anda semua yang selalu menantikan hari Selasa.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kehidupan kita semuanya.

 

Tante, Oom, oma, opa semuanya..

Sarah ucapkan terimakasih dan Tschüß…!!!

sarah-baptis45

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

67 Comments to "Baptisan Sarah Alexandra Paisan"

  1. Dj. 813  20 October, 2013 at 01:10

    Hahahahahahaha…..!!!
    Jadi sudah puas dengan jawaban Dj. ya..???
    Sungguh sangat menyenangkan, kalau sudah puas.
    Dj. juga senang kalau Susi bilang : Good Job…!!!
    Hahahahahahahahaha….!!!

    Itu kerjaan Jana dan Dewi, selalu dipotong separoh.
    Jadi dua macam kueh disatu piring, agar yang dimeja lain juga tidak harus berdiri, atau minta
    tolong untuk mengambilkannya. Jadi semua dekat.
    Oooo…ya, Saraah juga sudah molai makan kueh.
    Sekarang dia tahu, kalau ada yang makan sesuatu, maka dia molai rewel, kalau belum dikasih.
    Tapi kalau sudah dikasih,maka dia molai senyum.
    Kalau mulutnya sudah kosong, dia molai rewel lagi…. hahahahahaha….!!!
    Ayahnya sediakan beberapa potong kecil di piring, untuk nyuapi dia.
    Eeeee… dia malah ambil sendiri.
    Ini anak, memang cukup cerdik, sudah kenal suara opanya.
    Kalau opanya bicara, dia selalu menoleh darimana suara tersebut datang.

    Okay ibu Matahari, selamat istirahat dan mimpi yang indah ya.
    Mau mimpi Dj. juga boleh… hahahahahahahaha….!!!
    Jangan sampai nanti dibilang otaknya didengkul..
    Hahahahahahahahaha….!!!
    Dj. malah senang dibilang bodo, karena orang bodo tidak banyak tanggung jawabnya.
    Hahahahahahahahaha…!!!

  2. Matahari  20 October, 2013 at 00:19

    pertanyaan tidak ada lagi he he he…hanya mau tau saja…apakah pak Djoko yang makan separuh dari bolu pandan diatas…atau dimakan kodok? danke

  3. Dj. 813  19 October, 2013 at 22:44

    Ibu Matahari, terimakasih untuk pertanyaannya.
    Memang benar,menitipkan anak, memang tidak murah,mana lagi tidak semua orang bisa kami percayai.
    Ingat saat Dewo dan dewi masih kecil sekitar umur 8 dan 5 tahun, kami titipkan ke satu keluarga.
    Kami pulang 3 jam lebih awal dan kami kekota.
    Tau-tau kami lihat Dewo dan Dewi main ditengah kota, kami sangat kaget.
    Kami tanya, kok kalian main ditengah kota,mana ibu Renate…???
    Mereka berkata, Renate bilang, kami disuruh main, tapi hanya 1 jam saja.
    Wah, langsung kami kerumah itu ibu dan Susi sangat marah.
    Walau si ibu Renate minta maaf, tapi langsung kami ambil Dewo dan Dewi.
    susi ambil cuti 1 minggu untuk mendapatkan penggantinya.

    Nah kalau Sarah, Jana dapat cuti 2 tahun.
    1 tahun pertama,upahnya masiih jalan, tapi tahun berikutnya, hanya dapat 80% saja.
    Jadi bisa sedikit lebih lama diasuh oleh mamaknya sendiri, tidak tega kasih ke Kinderkrippe.
    Jadi dia bisa mengasuh Sarah sampai masuk Kinder Garten.
    Di Mainz atau Jerman pada umumnya sudah molai umur 1 tahun boleh masuk Kinder garten.
    Kebetulan Jana juga Erzieherin ( guru taman kanak-kanak ).
    Walau nantinya Sarah tidak boleh di Groupnya Jana, tapi, paling tidak Jana bisa ikut awasi.
    Juga berangkat dan ppulang bersama, seperti David dulu juga demikian.
    Kalau Sarah Dj. yang momong,nanti jadinya malah nggak karuan… hahahahahahaha….!!!
    Biar Sarah dididik oleh orang yang memiliki keahlian.
    Kami cukup seminggu sekali,kalau mereka datang kerumah.
    Atau seperti kemarin, kami sama-sama jalan-jalan dengan mereka dikota, Dj. sudah sangat senang
    boleh ndorong keretanya Sarah.

    Masih ada pertanyaan lagi…??? Hahahahahahahaha….!!!
    Soalnya senang kalau ditanya ibu Matahari.
    Di Mainz, hari ini juga banyak matahari dan bahkan terasa hangat, sampai 16°C dan besok, diramalkan
    akan mencapai 20°C ( Goldener Oktober ) dan tadi kekota juga tanpa Jacket, lebih bisa relax.

    Okay, salam manis dari Mainz dan semoga sehat selalu.

  4. Matahari  19 October, 2013 at 19:05

    Sehari hari kalau anak dan mantu pak Djoko bekerja…siapa yang jaga Sarah ?Apakah dititip ke pak Djoko…Disini untuk menitip anak 5 hari seminggu…biaya sangat besar hampir 1000 euro/bulan…(mulai jam 07.30 sampai jam 17.00 ) banyak orang menitip anak ke oma opanya 2 hari/minggu dan 3 hari tempat penitipan…untuk mengemat biaya atau istri atau suami mengurangi hari kerja atau bekerja dirumah agar bisa jaga anak

  5. Dj. 813  19 October, 2013 at 05:06

    Ibu Matahari….
    Maaf baru lihat komentarnya.
    Hari ini Sarah dan David, bersama ayah mereka kerumah.
    Senang sekali, karena mereka banyak menghibur kami.
    Apalagi Sarah yang selalu senyum, sampai jam 11:30 dia tertidur di pangkuan Dj.
    Jam 13:00 bangun, karena omanya pulang untuk istirahat makan siang.
    Setelah makan siang, kami berempat jalan kekota.
    Senang sekali mendorong gerobaknya Sarah, tapi dia cepat tidur lagi.
    Sampai di satu Cafe dia bangun dan ikut makan roti dan kalau roti dimulutnya habis, dia
    goyang-goyang, minta disuapi lagi….
    Sayang Dewo belum kirimfotonya, jadi belum bisa pamer…
    Nah ya, siapa yang tidak sayang dengan cucu sendiri..
    Apa ibu Matahari juga sudah ada cucu….???
    Maaf, tidak harus dijawab, kalau dirasa tidak perlu.
    Salam manis dari Mainz.

  6. Matahari  19 October, 2013 at 03:38

    Sarah akan jadi gadis sejati… dia tidak suka kalau digendong tante dan omanya.”(wanita) ..hehehehh …tapi suka kalau yang gendong pak Djoko….(jangan jangan niru opanya…he he )…:

    “Tapi kalau di gendong oleh tantenya atau omanya, tidak lama pasti nangis.
    Dia selalu minta diperhatikan, diajak bicara atau jalan kiri-kanan.
    Kalau hanya diam ditempat, tidak lama dia bosan.
    Jadi untuk opanyna juga sedikit oleh raga….

  7. Dj. 813  18 October, 2013 at 14:34

    Summer Girl Says:
    October 18th, 2013 at 08:16

    Pak dj, cucunya ganteng dan cantik…
    ——————————————————–

    Hi…. Summer Girl…
    Terimakasih sudah mampir dan juga untuk pujiannya…

    Salam manis dari Mainz untuk Summer Girl sekeluarga.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *