Dessert

Summer Girl

 

Saya adalah penggemar dessert yang manis-manis, di manapun saya makan yang pertama saya lihat adalah dessertnya, malah kadang-kadang saya minta dessertnya disediakan bersamaan dengan entrée-nya jadi sesuap saya makan entrée-nya, sesuap saya makan dessertnya. Dulupun juga begitu, kalau di rumah adanya pisang goreng saya lebih tertarik makan pisang goreng terlebih dahulu daripada nasi. Tapi saya tidak pernah tertarik untuk membuat kue, mungkin karena oven punya ibu saya adalah oven tipe jaman dulu yang bentuknya kotak dan dipanggang di atas kompor. Ibu saya sering membuat kue kering seperti nastar, kue putri salju, kue kacang, kastengels dan lain-lain dan semuanya biasanya habis dalam hitungan hari saja, malah kadang-kadang setiap loyang yang dikeluarkan saya memakannya satu per satu. Buat saya dessert lebih penting daripada makanan utama. Kalau makan roti tawar selalu saya olesi dengan mentega dan gula pasir atau dengan susu kental manis, sampai sekarang saya masih makan roti seperti itu.

dessert 004

dessert 005

dessert 006

Dulu kami suka pergi ke Pasar Senen pagi-pagi, sengaja berangkat subuh, padahal tidak ada acara apa-apa, semua itu karena kami suka sekali melihat kue-kue yang ada di sana, berbagai macam kue traditional, cake, harganya pun murah-murah. Kebetulan semua keluarga saya suka sekali makan jadi berapapun yang dibeli biasanya habis dalam sekejap, mungkin juga karena makannya rame-rame jadi suasana makannya lebih semangat.

Segala macam dessert saya suka seperti cookies, biscuits, cake, ice cream, pie, pudding. Dulu saya suka sekali beli martabak Bangka, selalu beli ukuran besar biar menteganya banyak, kejunya banyak, begitu juga dengan susu kental manisnya, sampai jari saya penuh dengan lelehan keju dan mentega, setiap ke Bogor saya dulu selalu mampir ke martabak Air Mancur karena ada martabak pisang keju yang saya suka, dan juga mampir ke Pia apple pie, saya suka sekali dengan pie applenya. Waktu saya ke Jakarta tidak lupa saya mampir ke apple pie ini, beli beberapa box ukuran besar, saya makan sedikit demi sedikit sampai rasanya tidak hilang di lidah selama berhari-hari. Pada waktu tiba waktunya kembali ke sini, saya perlakukan martabak Bangka dan applie pie itu seperti barang berharga, karena sudah tidak ada waktu untuk mampir ke Bogor lagi jadi terpaksa saya makan sedikit demi sedikit.

dessert 007

dessert 008

dessert 009

dessert 010

Dulu di majalah Femina ada serial gado-gado yang menceritakan tentang pengalamaan seseorang menghadiri acara Thanksgiving, dia menceritakan bagaimana enaknya pumpkin pie yang dibuat oleh si tuan rumah. Sejak itu saya membayangkan bagaimana rasanya pumpkin pie, mencari di Jakarta tidak ada. Pas saya pindah ke sini hal pertama yang saya cari ketika ke supermarket adalah pumpkin pie, makannya dengan whipped cream, rasanya hmmm… mungkin buat orang lain rasanya biasa saja tapi karena saya kepengen pumpkin pie sejak bertahun-tahun sebelumnya jadi rasanya puas sekali.

dessert 011

dessert 012

Setiap makan dessert saya selalu membayangkan bagaimana langkah awal dessert itu dibuat, berapa ukuran tepungnya, menteganya, telurnya, dan lain-lain, bagaimana cara menghiasnya, semua itu selalu menarik perhatian saya. Tapi entah kenapa saya tidak pernah tertarik untuk membuatnya, saya hanya tertarik melihatnya, selain drama Korea tayangan tv yang saya suka adalah Food Channel. Saya suka melihat acara Barefoot Contessa karena si Ina Garten pintar sekali membuat kue atau Giada de Laurentis yang cantik itu juga pintar sekali membuat dessert yang kelihatannya enak. Misalnya di Food Channel ada tayangan cara membuat cake coklat, biasanya keesokan harinya saya ke grocery store untuk membeli kue coklat, kalau di tv ada acara membuat pie pumpkin, saya langsung kepengen dan segera membelinya. Untung saya bekerja di grocery store jadi semuanya bisa saya beli kapanpun saya mau karena hampir setiap hari ada di sana. Tentu saja rasa cake yang home made lebih enak daripada buatan grocery store tapi buat saya itu tidak penting, yang penting saya bisa makan kue seperti yang ada di TV.

Baru-baru ini saya dapat libur hari Minggu, karena jarang sekali saya libur hari Minggu maka kesempatan itu digunakan untuk Sunday brunch, makanan yang disediakan seperti macam-macam keju, prime rib roast, omelette station, salad, buah-buahan, waffle, grits (semacam bubur tawar), pancake, sushi, nasi goreng, dan masih banyak yang lain-lain, tetapi seperti biasa semua itu tidak menarik perhatian saya, yang pertama saya cari adalah dessert, dessert dan dessert, dadar gulung isi blueberry, key lime pie, pecan pie, carrot cake, apple pie dan lain-lain.

dessert 013

Niagara 018

Niagara 019

nori 012

nori 013

Tetapi untuk urusan minum saya paling suka minum grapefruit juice, air putih dan teh hijau, saya tidak suka minuman yang manis-manis seperti smoothie, apalagi soda, rasanya aneh menurut saya.

Walaupun saya banyak makan makanan manis tetapi untungnya berat badan saya stabil, gula darahpun normal, apakah karena sebelum makan saya suka minum grapefruit juice yang dicampur dengan sesendok apple cider vinegar dan setelah makan selalu minum teh hijau? Saya tidak tahu pasti.

 

33 Comments to "Dessert"

  1. phie  30 November, 2013 at 08:18

    samaaaa….saya jg ga seneng ama si RR, bawelnya ga ketulungan…masak kok ngomooonggg trs hahaha…sama kya Paula Deen. Yg saya tonton si Giada yg cantik itu atau Ina Garten yg kalem bgt.

  2. Summer Girl  27 November, 2013 at 10:22

    Mbak phie, saya kurang suka sama rachael ray, sptnya masaknya asal2an, kalau saya celebrity juga pasti masakan saya jauh lebih enak daripd dia hehe..

  3. phie  26 November, 2013 at 13:34

    Jeng Elnino: lha resep-nya kan hasil nyontek di Food Network sama Mpok Imei jugaaaaa hahahaha….jadi ya paling motrek trs pajang di FB sajaaaaa….wkwkwkwk….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.