Seputar Lingkaran Adven (Adventskranz) dan Maknanya

Indriati See – Jerman

 

Setiap tahun, para Ibu-ibu Jerman di Lingkungan tempat tinggal saya mengorganisir Prakarya bersama untuk membuat Adventskranz (Lingkaran Adven).

lilin-adven

Organisator dan pembimbingnya hanya satu orang, beliau mempunyai Toko Bunga segar dan kering, seorang wanita yang saya kenal sangat baik, lincah, ramah dan mempunyai “tangan emas” dalam berprakarya.

Semua bahan yang diperlukan untuk membuat Adventskranz sudah disiapkan olehnya. Kami yang berminat hanya tinggal membawa Gunting untuk memotong daun Cemara dan dekorasi untuk menghias Kranz (Lingkaran) jika mau dan jika punya dari rumah masing-masing.

Jumlah total peserta yang ikut 11 orang yang sudah pasti kesemuanya wanita. Kami berprakarya di Aula Gereja yang bisa dipakai untuk pertemuan umat. Gedung Aula tersebut terdiri dari dua lantai dan dilengkapi oleh 2 Dapur, Ruang Pertemuan dan Ruang untuk Anak-anak belajar Agama.

adven01

Keterangan Gambar:

Lingkaran jerami ditutup dengan 3 macam jenis daun Cemara lalu diikat dengan kawat besi berwarna Hijau.

 

adven02

Keterangan Gambar:

Setelah lingkaran tertutup rapi oleh daun Cemara maka siap untuk didekorasi dengan Pita, Lilin dsb.

adven03

Sambil berprakarya kami berbicara tentang Sosial, Budaya dan Politik yang terjadi di Jerman dan Dunia pada umumnya. Tema pembicaraan para wanita Jerman pada umumnya yang saya kenal tak jauh dari kejadian sehari-hari terutama tentang berita-berita yang sedang hangat-hangatnya diangkat oleh Media Massa. Mereka jarang bahkan tidak pernah menggosipkan orang. Terus terang kalau saya banyak sekali belajar dari mereka juga masalah ketrampilan yang dikuasai oleh mereka, tak segan mereka saling bertukar pengetahuan.

Tahun ini, Minggu pertama masa Adven jatuh pada tanggal 01 Desember, yang mana terdiri dari 4 hari Minggu dan hari Minggu terakhir biasanya terpotong oleh jatuhnya hari Natal dimana pada hari tersebut umat Nasrani merayakan hari Kelahiran Yesus Kristus (25 Desember).

Persiapan memasuki masa Adven di Jerman dapat kita rasakan sejak 10 hari yang lalu dimana desa-desa dan kota-kota dipercantik dengan dekorasi Natal dan lampu warna-warni, begitu juga dengan rumah-rumah rakyat yang merayakan hari Natal, dipercantik dengan lampu-lampu yang terpasang mengitari bingkai jendela dan pernak-pernik lainnya.

Tradisi merayakan Natal bersama, untuk semua organisasi masyarakat (Olah Raga, Seni, Sosial, Politik dst) sudah bisa dimulai pada hari Minggu tersebut, begitu juga serentak dengan dibukanya Pasar Natal (Weihnachtmarkt) yang diadakan hampir di setiap Desa dan Kota di Jerman.

adven04

adven05

Masa Adven adalah masa mempersiapkan jiwa, merefleksi diri untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus. Pada masa Adven tersebut biasanya di setiap keluarga, tersedia Adventskranz  (Lingkaran Adven). Lingkaran Adven ini tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi semata melainkan mempunyai makna dari setiap lambang-lambang yang menyertai Lingkaran Adven tersebut.

Karangan selalu berbentuk lingkaran karena lingkaran tidak mempunyai awal dan akhir. Lingkaran tersebut melambangkan Tuhan yang abadi, tanpa awal dan akhir.

Lingkaran dihias dengan beberapa jenis Daun Cemara yang selalu hijau sepanjang musim. Daun-daun Cemara yang senantiasa hijau dan hidup melambangkan Yesus Kristus yang mati namun hidup kembali untuk selamanya. Dan buah-buah Berry yang berwarna merah melambangkan butir-butir Darah Yesus Kristus yang dicurahkan untuk kita.

Empat batang Lilin menghiasi Lingkaran Adven yang terdiri dari tiga batang berwarna Ungu dan satu batang berwarna Merah Muda. Lilin ungu melambangkan pertobatan, dimana pada masa Adven tersebut kita mempersiapkan jiwa kita untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus. Gaudete yang dalam Bahasa Latin berarti Sukacita dan melambangkan adanya sukacita ditengah masa pertobatan karena sukacita akan datangnya hari Natal.

Dan Lilin yang berwarna Merah Muda dinyalakan pada hari Minggu ke III yang disebut Minggu masa pertobatan karena sukacita akan datangnya hari Natal.

Warna merah muda berasal dari campuran warna Ungu dan warna Putih yang mana warna Putih berarti sukacita akan hari Natal. Pada hari Natal, keempat lilin-lilin tersebut diganti dengan empat lilin Putih yang melambangkan bahwa masa Adven (pertobatan) sudah selesai.

adven06

adven07

Pada kaki keempat lilin yang menghiasi lingkaran Adven, diberi tatakan atau tadah yang berwarna Biru yang melambangkan Bunda Maria yang mengandung dan melahirkan Yesus Kristus pada hari Natal.

Di masa Adven, pada saat makan malam, biasanya semua anggota keluarga berkumpul, untuk berdoa bersama, menyalakan lilin pada Lingkaran Adven guna mengingatkan kita kembali akan Perjamuan Tuhan dimana kita berkumpul setiap minggu untuk merayakan perjamuan Ekaristi di Gereja, disini terlihat adanya hubungan antara Gereja dan Keluarga.

Di Jerman, warna-warna Natal seperti: Hijau, Merah, Perak, Ungu, Putih, Biru dipakai juga untuk menghiasi Lingkaran Adven. Dan keempat warna Lilin yang dipergunakan sering sewarna.

Kemudian Lingkaran Adven ini bisa dibawa ke Gereja untuk diberkati dimulai dari hari Sabtu tanggal 30 November kemarin.

adven08

Keterangan Gambar:

Setelah selesai, kami membersihkan ruangan bersama dan setelah itu minum Teh dan makan Kue yang dibawa oleh Organisator, sudah pasti sambil berbincang-bincang.

Akhir kata, saya ucapkan kepada semua pembaca Baltyra yang merayakan Natal, selamat memasuki masa Adven yang suci ini.

Salam Baltyra

Gambar : Koleksi Pribadi

Sumber Info di sini

 

11 Comments to "Seputar Lingkaran Adven (Adventskranz) dan Maknanya"

  1. Indriati See  31 December, 2013 at 00:28

    Hallo Hennie apa kabar ?

    Aktivitas tsb diatas selalu saya usahakan untuk ikut selain berprakarya kita bisa sharing macam-macam info yang menurut saya sangat bermanfaat
    Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2014 semoga liburan kalian di Jerman sangat berkesan serta selalu dalam lindunganNya.

    LG

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.