Permainan Warna di Musim Gugur 2013

Nunuk Pulandari

 

Tanggal 21 Desember tanpa terasa sudah kita lewati bersama. Musim gugur telah kita tinggalkan. Dan kita mulai melangkahkan kaki memasuki musim Winter.  Beberapa minggu lalu turunnya temperatur sudah sempat berada di bawah 0′ C .  Saat itu lapisan es sudah  tampak di rerumputan yang ada di sekitar rumah dan di pagi hari terlihat kesibukan para pemilik mobil yang sedang mengerik dan membersihkan kaca-kaca mobilnya  dari lapisi es yang cukup tebal.

musimgugur2013 (1)

Foto 1. Rerumputan yang memutih  dilapisi butiran es

Untuk sebagian penduduk Belanda yang berkecimpung dalam dunia pendidikan dan masih memiliki anak-anak kecil, pergantian musim ini  biasanya diawali dengan masa liburan selama dua minggu. Termasuk di antaranya saya dan anak gadis (kantornya tutup 2 minggu)  serta salah satu keponakan saya… Teman-teman, berikut ini cerita lain untuk meneruskan sedikit tulisan saya tentang musim gugur yang baru lalu .

Kalau kita perhatikan sesungguhnya setelah hinggar bingarnya keramaian di musim panas berlalu, kita akan segera memasuki masa “kesunyian dan pengasingan diri “di musim gugur . Kita memasuki suatu masa yang bisa disamakan dengan periode “introversi”. Dinginnya udara di luar rumah seolah memproses diri kita sendiri untuk menjadi seorang yang introvert.. Dalam kesempatan ini  setidaknya kita memasuki masa yang lebih menjuruskan pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan yang ada hanya untuk dan pada diri kita sendiri.

Demikianlah saya kira kita bisa menyamakan perubahan suasana di musim gugur dalam kehidupan sehari-hari.  Menghilangnya atau berkurangnya segala kegiatan dan kesibukan di luar rumah dalam kehidupan kita seolah menjadi berpindah dan terpusatkan di dalam rumah. Suatu keadaan  yang juga  banyak dipengaruhi oleh  alam  dan telah menyebabkan kita lebih memilih berada di dalam rumah.  Keberadaan yang kalau kita tidak berhati-hati bisa membuat kita terkurung dan terpisahkan dari dunia sekitarnya.

musimgugur2013 (2)

Foto 2. Pagi hari yang ditutupi “tirai” kabut tebal

Suasana pagi hari yang ditutupi kabut tebal disertai dingin yang menggigiti kulit menyebabkan banyak orang untuk tidak berlama-lama berada di luar rumah. Dari foto yang ada juga tampak suasana berkabut yang disertai turunnya hujan. Hal ini tampak seperti  “tirai” kelabu  tipis yang menutupi sebagian awan terang yang ada.

musimgugur2013 (3)

Foto 3. Kabut tebal yang membawa butiran air hujan

Di musim gugur ini kita lebih berkonsentrasi pada kesibukan yang dipusatkan dari dan pada diri sendiri  karena memang cuaca sering sekali tidak memungkinkan seseorang untuk bersosialisasi dengan sesamanya di luar rumah. Di musim yang dinginnya sering “menggigiti” kulit  sering membuat para penghuninya cepat merasa lelah dan menjadi melancholis dan depresief.

Kita memasuki kehidupan yang membuat diri sendiri seolah mengundurkan diri (menarik diri)  dari dunia luar. Baik secara harfiah maupun secara lahiriah. Seolah kita hendak mengasingkan diri dari dunia di luar rumah. Demikian juga yang terjadi dalam dunia alami yang ada di sekitarnya. Terutama kalau kita memperhatikan siklus kehidupan tumbuhan yang ada di sekitar kita.

Perubahan cuaca yang terjadi membawa perubahan yang begitu besar bagi banyak tumbuhan yang ada. Suatu perubahan yang kalau kita perhatikan sesungguhnya sangat memikat dan menarik perhatian.

Terutama kalau kita memperhatikan fenomena yang terjadi pada perubahan warnanya. Selama berlangsungnya musim gugur banyak pohon-pohon yang pada akhirnya setelah proses perubahan warna yang ada,  secara perlahan akan berguguran  karena tiupan angin dan derasnya badai sehingga menjadi gundul.

Foto (nr 4) nampak fenomena alami yang terjadi dalam nuansa warna di awal musim gugur. Foto yang saya sempat saya jepret dalam acara persepedaan ke Leiden lewat Noord Aa. Nampak perubahan warna yang masih segar, cerah dan belum merata.

musimgugur2013 (4)

Foto 4. Permainan warna di awal musim gugur

Dalam acara persepedaan ke Leidschenhage, di  salah satu pojokan pada belokan dekat Lapangan Golf A12 tampak permainan warna di dedaunannya yang masih belum tersentuh dahyatnya hembusan sang bayu. Foto yang diabadikan di awal-awal  bulan Oktober  lalu…

musimgugur2013 (5)

Foto 5. Berbagai nuansa perbedaan warna ada di sana

Teman –teman, minggu lalu mengawali berlangsungnya musim “Winter” saya mencoba mengunggah dan memindahkan foto-foto dari Mobiele dan Camera ke dalam Lap Top. Di bawah ini teman-teman bisa melihat betapa indahnya nuansa perubahan warna yang sempat ditangkap oleh lensa camera dan Mobiele saya. Semoga teman-teman bisa turut menikmatinya.

Melewati route persepedahan dengan deretan pepohonan di kiri dan kanan jalan yang dipenuhi  dengan aneka ragam nuansa warna membuat pikiran menjadi tenang.

musimgugur2013 (6)

Foto 6. Salah satu route perjalanan keseharian  yang sering saya lewati

Di bawah ini tampak pergantian warna yang beraneka ragam di sekitar “parit” kecil yang menyerupai kolam, tidak jauh dari rumah di Belanda utara.

musimgugur2013 (7)

Foto 7. Warna yang mulai tampak di banyak tempatbila musim gugur tiba

 

musimgugur2013 (8)

Foto 8. Parit yang dipenuhi tumbuhan “ilalang”

 

musimgugur2013 (9)

Foto 9. Indahnya warna merah kecoklatan yang mendominasi dedaunan yang ada

Teman-teman , salah satu fenomeen alam yang terasa sekali di musim gugur  adalah terjadinya perubahan siang hari  yang menjadi semakin pendek  dan kegelapan malam hari yang menjadi  semakin panjang. Matahari di musim gugur sangat “pelit” menunjukkan dirinya. Pada musim ini cuaca biasanya tidak terlalu ramah.

musimgugur2013 (10)

Foto 10. Tampak permainan warna yang kontras

 

musimgugur2013 (11)

Foto 11. Keindahan cuaca yang tergambarkan di angkasa nun jauh di sana

Musim gugur  tidak jarang membuat penduduknya menjadi mudah depresif karena terlalu lama berada dalam kesepian dan kegelapan di sekitarnya. Untuk mengatasinya di negara seperti Norwegia di dalam rumah diwajibkan untuk menggunakan sebanyak mungkin lampu-lampu khusus yang dapat memberikan effek ketenangan pada para pemakainya.

Dinginnya udara dan kencangnya tiupan sang bayu  secara tidak langsung juga merubah  kegiatan saya di luar rumah. Setidaknya  menjadi “agak” berkurang bersepedaan dan lebih banyak berkutat dengan bunga-bunga angrek yang ada di dalam rumah.  Karena perubahan cuaca yang ada  misalnya kegiatan “bersepeda” ria tidak lagi dilakukan setiap weekend, tetapi hanya dilakukan kalau matahari bersinar dengan cerahnya.. Dan juga  tidak ada badai atau hujan deras…Setidaknya begitu menurut ramalan cuaca yang ada. Bahwa di tengah perjalanan kemudian turun hujan dan ada badai, ya sudah menjadi bagian acara bersepedaan di musim gugur.

musimgugur2013 (12)

Foto 12. Indahnya lukisan alam

Sesungguhnya “mengurung atau mengasingkan” diri di dalam rumah ketika musim gugur sangatlah disayangkan. Terutama melihat keindahan dan fenomena yang sering terjadi di alam terbuka di sekitar kehidupan kita sehari-hari.

musimgugur2013 (13)

Foto 13. Matahari yang terbit dengar terangnya

Dalam Foto 10,11 dan 12, pancaran sinarnya sang surya yang merebak ke seluruh penjuru Belanda tanpa terduga segera digantikan dengan gumpalan awan yang mengandung butiran air hujan.. Semua ini terjadi hanya dalam bilangan waktu yang sangat singkat.

musimgugur2013 (14)

Foto 14. Matahari yang mengintip di balik pepohonan

Pergantian cuaca di musim gugur dalam kesehariannya dapat terjadi secara tiba-tiba. Seperti dalam foto-foto di bawah ini.

musimgugur2013 (15)

Foto 15. Keindahan alam lain yang segera menggantikan cerahnya alam yang ada

 

musimgugur2013 (16)

Foto 16. Butiran air sudah terkumpul di awan dan segera akan menjadi curahan hujan  lebat

Teman-teman pada musim gugur  perubahan  warna yang terjadi tidak hanya pada dedaunan yang ada tetapi juga pada banyaknya biji-bijian. Kalau kita tertarik pada warna yang ada dalam berbagai biji-bijian, kita bisa menemukannya dalam  berbagai bentuk dan warnanya. Seperti warna merah, warna putih, kuning atau  warna ros sering kita temukan, seperti yang tampak di dalam foto di bawah:

musimgugur2013 (17)

musimgugur2013 (18)

Foto 17 dan 18, biji-bijian berwarna merah yang banyak mendominasi

 

musimgugur2013 (19)

musimgugur2013 (20)

Foto 19. Biji-bijian berwarna kuning tidak banyak dijumpai;  Foto 20, di antara warna Ros tersembunyi warna-warna merah  mungil

Teman-teman, keindahan warna di antara dedaunan kadang tersembunyi di “pagar-pagar” taman di pinggiran kota. Seperti yang terlihat dalam dua foto di bawah ini.  Nuansa warna kekuningan dan kecoklatan yang kebetulan saling berhadapan di salah satu jalan di desa De Noord.

musimgugur2013 (21)

Foto 21. Nuansa warna kekuningan

 

musimgugur2013 (22)

Foto 22. Nuansa warna kecoklatan dan keunguan

Dalam Foto berikut ini tampak warna-warna yang di dedaunan yang ada di alam terbuka. Keindahan alam yang tersedia untuk kita semua. Masalah yang kadang timbul adalah apakah sang pemirsanya sudah siap secara batiniah untuk menikmatinya.. keindahan yang ada.

musimgugur2013 (23)

Foto 23. Burung kecil bertengger di ranting menikmati sinarnya sang surya

 

musimgugur2013 (24)

Foto 24. Keindahan alam yang bisa dinikmati dengan gratisan

 

musimgugur2013 (25)

Foto 25. Warna keunguan kadang bisa kita nikmati di antara warna yang ada (bersepeda ke Voorburg)

 

musimgugur2013 (26)

Foto 26. Berjalan-jalan dengan santai di sepanjang” hutan” yang ada

 

musimgugur2013 (27)

Foto 27. Bersepeda untuk mengukur kesehatan kita

 

musimgugur2013 (28)

Foto 28. Permainan warna di salah satu tempat parkiran

 

musimgugur2013 (29)

Foto 29. Dalam cuaca yang cerah bisa terlihat betapa indahnya alam di sekeliling kita

Teman-teman, kalau anda sempat mengunjungi Negeri Belanda, tentunya tidak akan lupa untuk selalu membaca atau mendengarkan tentang Ramalan Cuacanya. Hal ini penting karena walaupun pada saat anda akan meninggalkan rumah cuaca nampak cerah, tetapi sering kali tanpa diduga dalam waktu yang singkat cuaca berubah menjadi buruk..

musimgugur2013 (30)

Foto 30. Keindahan angkasa yang luas yang sering hanya sesaat

 

musimgugur2013 (31)

Foto 31. Matahari yang timbul dan sering memberikan harapan yang semu

Teman-teman saya yakin anda semua melalui media yang ada sudah mengetahui bahwa Belanda di akhir tahun ini dalam waktu yang singkat telah diserang badai sebanyak tiga kali. Fenomena alam yang tak seorangpun dapat mencegahnya. Seperti yang anda lihat dalam Foto berikut ini. Pohon yang begitu kokohnya bisa dengan mudah ditumbangkan dari akarnya. Belum cabang-cabang dan ranting yang banyak bertebaran… Saya sertakan dua contoh akibat dari badai yang baru lalu.

musimgugur2013 (32)

Foto 32. Sekokoh apapun akar yang ada, kekuatan alam tidak ada yang mengalahkannya

 

musimgugur2013 (33)

Foto 33. Dahan dan ranting yang bertumbangan di sekitar pohon

 

musimgugur2013 (34)

Foto 34. Dalam waktu singkat ranting-ranting akan dibersihkan oleh yang betugas

Perubahan cuaca yang menghasilkan keindahan tersendiri bagi para pemirsanya.

musimgugur2013 (35)

Foto 35. Matahari terbit jauh di ufuk timur.

 

musimgugur2013 (36)

Foto 36. Matahari di balik gumpalan awan yang mengandung hujan

 

musimgugur2013 (37)

Foto 37. Kabut di pagi hari dan lapisan tipis es di atas rumput yang ada

Salah satu hal yang cukup sering terlihat di angkasa raya adalah Sang Pelangi dengan nuansa warnanya yang indah.. Kadang Pelanginya tidak hanya terdiri dari satu lapisan saja  tetapi juga terlihat ada dua lapisan yang cukup indah. Menurut “kepercayaan” di Belanda barang siapa sempat melihat sang Pelangi dalam waktu yang singkat akan mendapatkan rejeki yang berlimpah… Amin.

musimgugur2013 (38)

Foto 38. Dua lapis bianglala menyambut datangnya sore hari

 

musimgugur2013 (39)

Foto 39. Pelangi yang tampak mencuat mengarah ke angkasa

Harapan saya semoga teman-teman di Baltyra, karena juga sempat melihat sang bianglala walaupun hanya melalui tulisan saya, akan dilimpahkan rejeki  yang cukup. Amin… Hanya jangan lupa pada si penulis cerita ini… Ha, ha, haa

Selamat Menyongsong Tahun Baru 2014 semoga membawa banyak Kesehatan dan Kemudahan serta Kedamaian pada kita semua. Amin.. Groetjes en dag dag dag… Nu2k

 

16 Comments to "Permainan Warna di Musim Gugur 2013"

  1. Bitha  16 May, 2014 at 09:26

    Salam kenal bu Nunuk, saya bitha. Kalau boleh saya mau share foto-foto batik yang ada di artikelnya panjenengan, “Arti dan Cerita di Balik Motif Batik” di account pinterest saya. Nanti akan saya sertakan watermark juga menggunakan nama ibu, agar teman-teman lain yang melihat juga tahu dari mana sumber gambarnya.
    Maturnuwun.

    Salam,

    -Bitha-

  2. Dewi Aichi  6 January, 2014 at 20:22

    bu Nunuk…indahnya musim gugur, aduhhhh dunia jadi lebih berwarna….suka sekali nuansa musim gugur…..rindu sekali suasana musim gugur….daun berserakan, beterbangan diterpa angin semilir, sejuk, romantis…indahnyaaaaa musim gugur warna warni.

  3. phie  6 January, 2014 at 03:13

    bu Nunuk saya jg sukaaaaa sekali warna-warni musim gugur sekitar Sept-Okt di sini, menikmati sepuasnya sebelum jd gundul dan gersang berselimut salju atau awan putih di musim dingin yg bikin suasana pun muram ya hehehe….di saya suhu lg semakin turun, bakal minus byk nih ktnya.

  4. J C  5 January, 2014 at 13:34

    Bu Nunuk, saya paling suka musim gugur di antara 4 musim. Nomer 1 adalah musim gugur, nomer 2 winter, ketiga spring, dan terakhir summer (lha dari lahir sampai sekarang 365 hari summer terus di sini).

    Musim gugur selalu membawa aura magis tertentu dengan kombinasi warna-warnanya yang tidak akan pernah sama tiap tahun, berbeda dengan spring, bunga matahari ya tetap berwarna kuning ketika mulai muncul, sementara musim gugur di pohon yang sama, kombinasi warna ungu, merah, coklat, kuning, tidak akan pernah sama…

  5. Nu2k  4 January, 2014 at 02:33

    Mbak Nonik, akhir-akhir ini saya agak mbalelo dari Baltyra. Dan rasanya nama panjenengan baru sekali ini terbaca dalam komentar tulisan saya. Selamat datang..Maaf kalau saya salah..
    Mbak Nonik, saya setuju sekali.. Musim gugur dengan berbagai fenomena alami yang ada, selalu mengingatkan saya pada suasana yang penuh dengan romantisme.. Terutama ketika sedang berjalan di sepanjang “voetpad of bospad” ** yang dilapisi hamparan warna warni dedaunan yang kering..Suara-suara gemerisiknya daun-daun kering yang saling bergesekan terinjak kaki ketika kita melangkahinya menimbulkan efek yang melancholis pada suasana yang ada…Hmmmmmm…….. Monggo dilanjutkan sendiri “komentarnya” ini……
    ** Voetpad , mungkin bisa disamakan dengan Jalan setapak; bospad, jalan setapak yang melintas (ada) di hutan-hutan khusus untuk para pejalan kaki**. Groeten en dag dag, Nu2k

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.