Bandara Kualanamu

Handoko Widagdo – Solo

 

Pesawat Garuda tidak perlu menurunkan sayapnya untuk mempertahankan daya angkat, seperti saat mendarat di Polonia. Sayap Garuda dibiarkan menggantung, melambai membelai angin pantai Kualanamu. Dulu saat harus mendarat di Polonia, sayap pesawat harus diturunkan sedemikian rupa dan mesin pesawat dipacu berat supaya pesawat bisa turun dengan cepat tanpa kehilangan daya angkat. “Bandara Polonia adalah salah satu bandara tersulit untuk didarati,” demikian kesaksian salah satu pilot Garuda yang pernah saya dengar. Kini kami bisa santai tanpa merasakan turunnya pesawat. Pemandangan pantai nan indah menemani burung besi yang turun pelan-pelan. Setelah bermanuver di atas laut, Garuda segera menuju daratan dan landing mulus di landasan yang sangat panjang. Pilot tak perlu mengerem dengan menggunakan reserve engine untuk menghentikan laju pesawat. Cukup dengan rem biasa.

kualanamu (1)

kualanamu (2)

Bangunan dari baja dengan atap terang menyambut kami. Kesan saya, bandara ini sangat modern dan fungsional. Penataan ruangnya pun sangat bagus. Tidak banyak sekat-sekat, sehingga gedung terasa sangat lapang. Akses ke tempat pengambilan bagasi nyaman dan tidak jauh. Waktu delivery-nya pun tidak lama.

kualanamu (3)

Ruang tunggu berada di lantai satu. Hanya penumpang yang punya boarding pass yang bisa masuk. Sebab pintunya sudah dibuat elektronik dengan pemindai tiket. Ruang tunggu tidak disekat-sekat. Jarak antar pintu menuju ke pesawatpun agak jauh, sehingga penumpang bisa leluasa menunggu keberangkatan pesawat. Jika anda tidak suka menunggu lama di ruang tunggu, anda juga bisa menunggu di lounge yang tersedia tepat di depan ruang tunggu. Tentu saja ada biaya yang harus anda keluarkan untuk menikmati layanan lounge tersebut.

Railling – Sarana tarnsportasi dari bandara ke kota

Saya memutuskan untuk mencoba memakai kereta untuk menuju Kota Medan. Stasiun kereta tepat di depan pintu keluar. Harga tiket ‘Railink’ adalah Rp 80.000. Sama seperti akses masuk ke ruang tunggu pesawat, untuk memasuki ruang tunggu kereta juga sudah diberlakukan pintu elektronik. Dengan demikian hanya penumpang yang bertiket yang bisa masuk ke ruang tunggu kereta. Tak lebih dari 5 menit kereta sudah berangkat menuju Kota Medan. Gerbong kereta didisain untuk penumpang pesawat. Di gerbong tersedia rak untuk meletakkan bagasi. Tahu sendiri kan, kalau penumpang pesawat itu kebanyakan membawa koper-koper. Gerbong baru buatan Korea ini memang sangat nyaman. Jendelanya memberi keleluasaan bagi penumpang untuk menikmati kebun sawit, persawahan dan rumah-rumah penduduk.

kualanamu (4)

kualanamu (5)

Kereta berhenti di Jalan Jawa. Dari Jalan Jawa anda bisa menuju ke sudut-sudut kota dengan menggunakan betor (becak motor) atau taksi.

Kini tersedia 36 perjalanan kereta pulang pergi dari Kota ke Bandara setiap harinya. Jika anda dari Medan, maka Anda harus memesan tiket kereta 3 jam sebelum keberangkatan pesawat. Dengan demikian anda tidak perlu terburu-buru dan takut ketinggalan pesawat. Sebab perjalanan kereta hanya memerlukan waktu 40 menit saja.

 

About Handoko Widagdo

Berasal dari Purwodadi, melanglang buana ke berpuluh negara. Dengan passion di bidang pendidikan, sekarang berkarya di lembaga yang sangat memerhatikan pendidikan Indonesia. Berkeluarga dan tinggal di Solo, kebahagiaannya beserta istri bertambah lengkap dengan 3 anak yang semuanya sudah menjelang dewasa.

My Facebook Arsip Artikel

37 Comments to "Bandara Kualanamu"

  1. Handoko Widagdo  9 January, 2014 at 16:35

    Tammy, Kualanamu ruang tunggunya terbuka. Jadi mudah kalau mau ke toilet atau belanja-belanja. Dan… tentu saja ruang tunggunya tidak di toilet.

  2. tammy  9 January, 2014 at 09:05

    HW: aku itu paling gak suka sama airport yg ruang tunggu boardingnya kayak penjara. jd kalo udah masuk ruang tunggu, gak bisa beli air minum, gak bisa ke toilet. so stupid!

  3. Handoko Widagdo  9 January, 2014 at 06:55

    Ibu Matahari, betul sekali, landing dan take off dari Kualanamu itu sangat nikmat dan santai.

  4. Handoko Widagdo  9 January, 2014 at 06:54

    Akan lebih keren kalau ElNino juga mendarat di Kualanamu.

  5. Matahari  8 January, 2014 at 21:03

    Pak Handoko…memang lokasi bandara sebelumnya sudah lama dipermasalahkan karena terletak dipusat kota Medan dan membahayakan untuk bangunan tinggi…dan landasan Kualanamu ini dipinggir laut sama seperti di Bali…untung landing dan take-off lebih aman….

  6. elnino  8 January, 2014 at 13:17

    Wah, keren bandaranya… Keretanya juga ok banget. Semoga tetap dirawat dengan baik,

  7. Handoko Widagdo  8 January, 2014 at 13:00

    Betul Avy, semoga mereka para pengguna bandara Kualanamu punya budaya baru dalam kebersihan.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *