Kidung Agung dari Rumah Kita

Altje Wantania

 

Kidung Agung Dari Rumah Kita

(Water Color on Paper, 70x100cm, June 2013 , by Mega Art)

Kekasih
jangan terpengaruh dengan berita-berita
yang dibawa oleh angin dan burung
tentang orang-orang suci
yang sedang berlomba menjual sorga
itu bukan tentang kita
dan bukan untuk kita
karena kita memang tak punya cukup harta
untuk dijadikan upeti serta sogokan
demi sebuah kapling
di sorga yang entah

Aku katakan padamu, kekasih
kita memang tak bisa membeli sorga
tapi kita bisa menciptakan suasana sorga
di sini
di rumah kita

Ketika kita bersepakat membuang rasa cemburu kepada mereka yang bukan cuma makan lima kali sehari
tapi mampu memakan sesama
kita telah berhasil menciptakan sorga dalam hidup kita

Dan ketika kita berhasil pula melenyapkan rasa  irihati kepada mereka yang bukan cuma punya kerakusan dan ketamakan
tapi juga  kedegilan dan keangkaraan
kita telah menghadirkan sorga dalam rumah kita

Lihatlah
bidadaripun turun dari nirwana
karena jatuhcinta dengan rumah kita
tanpa perlu menjadi tuhan
kitapun kini bisa menikmati musik sorga
karena sesungguhnyalah
engkaulah  sorga bagiku

Bukalah pintu rumah kita
dan biarkan cahaya cinta memancar keluar agar mereka yang tersesat dalam gelap
mendapat secercah sinar
untuk mencari jalan kembali

Merapatlah kekasih
dan mari kita bernyanyi :
Opo wana natas’se
Tembone se mengale ngale
Tembone se mengale ngale
Pakatuan pakalawiren
Kuramo kalalei u langit
Tentumo kalalei un tana
Kuramo kalalei un tana
Tentumo kalalei ta in tou
Nikita in tou karia
Eni mapa susuat uman
Eni mapa susuat uman karia
Wia si Opo wananatas
Si Opo wana natas
Sia si matau ampeleng
Sia si matau ampeleng
Mamuali wia mbawoin tana

* Tondano, 2 Juli 2013 *

__________________

*Catatan :
Kata-kata berbahasa daerah pada akhir puisi di atas, adalah lagu daerah Minahasa yang berjudul “OPO WANA NATAS”

Empung wailan
tembo tembone
Tembo se mengale ngale
ungadoodan

(Tuhan maha esa
Khalik langit bumi
Dengarkanlah doa kami
Merindukan damai sejahtera )

Opo wana natas’se
Tembone se mengale ngale
Tembone se mengale ngale
Pakatuan pakalawiren
Kuramo kalalei u langit
Tentumo kalalei un tana
Kuramo kalalei un tana
Tentumo kalalei ta in tou
Nikita in tou karia
Eni mapa susuat uman
Eni mapa susuat uman karia
Wia si Opo wananatas
Si Opo wana natas
Sia si matau ampeleng
Sia si matau ampeleng
Mamuali wia mbawoin tana

Allah yang di atas
Lihatlah kami yang hidup di dunia ini
Lihatlah kami yang hidup di dunia ini
Berkatilah dengan umur panjang dan
kesejahteraan
Sebagaimana adanya langit
Begitu pula dengan tanah/bumi
Sebagaimana adanya tanah/bumi
Begitu pula dengan kita umat manusia
Kita, umat manusia
Hanyalah menyesuaikan saja
Menyesuaikan saja
Dengan kehendak Allah yang diatas
Allah yang di atas
Dia saja yang mengetahui yang terbaik untuk kita
Dia saja yang mengetahui yang terbaik untuk kita
Apa saja yang akan terjadi di bumi kita tercinta
*

 

About Altje Wantania

Dari Pulau Sulawesi dengan spesialisasi goresan kuas di berbagai media. Goresannya menghiasi banyak media sosial.

My Facebook Arsip Artikel

6 Comments to "Kidung Agung dari Rumah Kita"

  1. anoew  16 January, 2014 at 20:48

    Gumam lagu yang indah dengan lukisan yang menawan.

  2. J C  14 January, 2014 at 14:51

    Syair dan lagu yang apik…

  3. djasMerahputih  14 January, 2014 at 08:32

    Lukisan, syair dan lagu yang sangat menyentuh..!!

    “……Kita, umat manusia
    Hanyalah menyesuaikan saja
    Menyesuaikan saja
    Dengan kehendak Allah yang diatas…..”

    Ungkapan yang bijaksana. Thanks sudah berbagi Altje….

    Salam Bahagia
    //djasMerahputih

  4. Dewi Aichi  14 January, 2014 at 03:47

    Lukisannya indah,

  5. Handoko Widagdo  13 January, 2014 at 10:37

    Ah…pujian seorang kekasih…

  6. James  13 January, 2014 at 10:33

    SATOE, Kidung Agung

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.