Gaya dan Genre

Yuli Sectio Rini

 

(Baca: Gaya dan Zangre)

Gaya dan Genre dalam tari dapat dibedakan ibarat icon dan indikator. Rak toiletris dengan macam-macam alat mandi. Warung sayur dengan macam sayurannya.

Gaya tari adalah sifat pembawaan tari yang menyangkut cara bergerak tertentu dan menjadi ciri pengenal gaya yang bersangkutan. Misalnya tari gaya Yogyakarta, tari Gaya Surakarta, tari gaya Banyumas, tari gaya Sunda, tari gaya Cirebon, tari gaya Betawi. Ada sejumlah gerak khas terdapat dalam tari gaya masing-masing yang tidak dimiliki satu sama lain. Misalnya, gerak-gerak dalam tari gaya Yogyakarta tidak terdapat dalam tari gaya Surakarta. Gerak-gerak khas tari gaya Betawi tidak dimiliki oleh gaya tari Bali. Demikian juga sebaliknya.

genre

Genre tari adalah jenis penyajian yang dibedakan oleh struktur penyajiannya. Misalnya genre srimpi akan berbeda dengan genre langendriyan. Genre langendriyan akan berbeda dengan genre wayang wong. Genre srimpi akan berbeda dengan genre bedaya.

Batas gaya tidak bisa disamakan dengan batas geografis, karena hal tersebut menyangkut budaya. Mislanya tidak ada tari gaya Jawa Barat, karena ada tari gaya Sunda dengan tari gaya Cirebon. Tidak ada tari gaya Jawa Tengah karena ada tari gaya Banyumas dan tari gaya Surakarta. Tetapi genre suatu tarian akan menentukan suatu gaya tari tertentu.

*Bila ada yang menambah atau membetulkan dengan senang hati, karena akan menjadi pengayaan bagi kita semua.

 

5 Comments to "Gaya dan Genre"

  1. J C  26 January, 2014 at 15:26

    Jadi lebih paham…

  2. Dj. 813  24 January, 2014 at 19:46

    Yuli Sectio Rini….

    Terimakasih, dapat informasi gaya dan genre….
    Jadi nyahok euy,,,,
    Apapun tariannya, asalbergaya kan…???

    Salam manis dari Mainz.

  3. Lani  24 January, 2014 at 12:07

    DJASabangputih : hehehe…………..selamat lagi udah dpt juara 1

  4. Handoko Widagdo  24 January, 2014 at 09:35

    Jadi tahu bedanya antara gaya dan genre.

  5. djasMerahputih  24 January, 2014 at 09:14

    satoe: Gaya-gayaan…

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.