Rehab di Bad Salzig (4)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUANYA . . .

Terimakasih, anda telah mengikuti cerita di oret-oretan Dj. di Rehab di Bad Salzig I, II dan III. Nah perkenankan Dj. melanjutkan oret-oretan ini. Memang waktu 7 minggu, tidaklah sedikit, cukup lama juga. Dj. sudah beberapa kali mengikuti program Rehab, selama di Jerman dan ini adalah merupakan program dari asuransi pensiun di Jerman untuk mereka yang setelah menjalani operasi atau yang sakit cukup lama.

Jadi sekali lagi ini juga kerja sama antara asuransi kesehatan dan asuransi pensiun, tapi selama di Rehab, gaji tetap dibayar oleh asuransi pensiun. Mungkin soal sosial di Jerman tidak sebagus di belanda, ini yang Dj. sering dengar dari saudara-saudara Dj. yang hidup di belanda.

Tapi bukannya di Jerman tidak ada pensiun, jelas di Jerman setiap pekerja harus bayar asuransi pensiun, asuransi kesehatan dan pajak. Hal 3 itu yang harus dibayar, kalau ingin kerja di Jerman. Tapi banyak perusahaan (walau tidak semua), yang juga memberikan pensiun kepada pekerjanya, kalau sudah lebih dari 10 tahun bekerja di satu perusahaan.

Okay, Dj. tidak akan bercerita soal pensiun, yang jelas ada…Berapa besar, ya tergantung gajih seseorang sewaktu dia bekerja.

Nah… saat di Rahab, jelas Dj. banyak mengikuti Therapi, baik Wellness (seperti pijet, pijet dengan stromm di dalam air, juga panggo (lumpur yang sangat panas), yang diletakkan di bagian yang sakit, contohnya di punggung), juga renang atau gymnastik di air. Biasanya dimolai jam 8:00 pagi , 30 menit setelah sarapan dan selesai jam 14:00 sore.

Sore hari bisa jalan-jalan ke kota sebelah, ke Boppard atau yang lainnya. Sedang Sabtu dan Minggu, libur, boleh jalan kemana saja, asal jam 24:00 malam sudah kembali.

Karena Sabtu dan Minggu libur, maka Susi juga setiap akhir pekan datang dan kadang dengan anak-cucu dan kami dengan mobil, menuju ke kota Koblenz.

Nah ini sedikit foto-foto perjalanan kami ke Koblenz, melewati kota Boppard dengan benteng tua di pinggir jalan.

rehab4-01

Satu pemandangan yang indah, dimana di pinggir jalan, satu Gereja besar dan di belakang ada bukit dengan bekas istana tua yang juga sangat terawat.

rehab4-02

Bangunan ini, selalu kami lihat, bungalow yang berdiri sendiirian di atas bukit batu, sangat indah.

rehab4-03

Saat Ulang Tahun si Dewo, Susi dan ana-cucu menengok Dj. dan kami rayakan di Argentiner Restaurant “Los Gaochos“ di Koblenz. Jelas di sinipun kami semua pesan steak, karena kan memang Argentiner steak yang cukup terkenal dan enak.

rehab4-04

Ada yang masih kenal dengan mereka berdua…???

rehab4-05

Dj. dan cucu Sarah dan Dewo.

rehab4-06

Ini dia steak yang terkenal di Los Gaochos, sungguh sangat lunak, hhhhmmmmm…

rehab4-07

Kadang akhir pekan, Dj. berdua Susi jalan-jalan di kota Koblenz, karena saat itu masa Advent, maka banyak hiasan untuk pesta Natal yang dijual di Mal.

rehab4-08

rehab4-09

rehab4-10

rehab4-11

rehab4-12

rehab4-13

rehab4-14

Nah, setelah capek jalan kiri-kanan, maka kami istirahat makan siang di Restaurant “Va Piano” (Restaurant Italy), jelas pesan Pizza. Karena nunggu hampir 40 menit, maka rasa laparpun semakin bertambah….

rehab4-15

Pilihan Susi, Pizza dengan ikan Tuna

rehab4-16

Pilihan Dj. dengan Artischoken, buah Oliven, salami, Peperoni yang cukup pedas.

rehab4-17

…….???

rehab4-18

Kadang kami jalan sore hari dan hanya ngobrol berdua di Cafe di Koblenz.

rehab4-19

rehab4-20

rehab4-21

rehab4-22

Okay….

Banyak sudah yang Dj. pamerkan, mohon maaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan. Terimakasih untuk perhatian anda semua.

Juga kepada pengasuh Baltyra, terimakasih sudah menayangkan oret-oretan Dj.

Semoga TUHAN Yang Maha Pengasih, selalu memberkati dan menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.

Chiaooooo….!!!!

 

Dj. 813

rehab4-23

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

55 Comments to "Rehab di Bad Salzig (4)"

  1. elnino  19 February, 2014 at 08:07

    Saraaah… *muach

  2. Dj. 813  16 February, 2014 at 16:55

    Maaf baru lihat lagi yu.
    Selamat Siang dari Mainz…
    Tidak ada japri yang masuk dari Yu Lani.
    Apa benar sudah dikirm, atau baru dalam mimpi…
    Hahahahahahahaha….!!!
    Salam manis dari Mainz dan selamat berahari Minggu.
    TUHAN MEMBERKATI.

  3. Lani  15 February, 2014 at 15:01

    MAS DJ : japri sdh saya wangsuli………selamat berakhir pekan bersama keluarga…….

  4. Dj. 813  14 February, 2014 at 21:58

    Hahahahahahahahahaha…..
    Dj. baru ngeh… itu dari kata “pangkling” atau “pangling” jadi menglingi… ( mengklingi ).
    Okay…okay… sekarang sudah negrti yang Mei maksudkan.

    Dj. kira dari kata memanglingkan diri ( melihat ketempat lain ), jadi manglling…..

    Okay, terimakasih, selamat berakhir pekan ya…

  5. Nur Mberok  14 February, 2014 at 21:48

    wadhuh. Xixixi.

    Manglingi = trlihat berbeda, tdk seperti biasanya.

    Hahaha. Susah cr padanan bhs indonya.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *