Negeri Para Seniman

djas Merahputih

 

Penemuan-penemuan sejarah purbakala di Nusantara memperlihatkan bukti-bukti kemajuan seni dan ilmu pengetahuan masa lampau nenek moyang bangsa Indonesia. Hal tersebut dapat terlihat pada situs-situs candi seperti candi Borobudur, candi Prambanan, Pawon, candi Mendut dan lain-lain atau bahkan penemuan mutakhir pada situs Gunung Padang di Jawa Barat.

negeri para seniman (1)

img01. Kemegahan Candi Borobudur

Bangunan-bangunan purbakala mampu menunjukkan dua hal: pertama, kemajuan teknologi dan kedua, adalah tingkat pemahaman serta cita rasa seni masyarakat saat bangunan atau candi-candi tersebut didirikan. Dengan keterbatasan bahan dan alat pada zaman tersebut, serta melihat bentuk-bentuk rumit dan kompleks yang ada, nampaknya akan menjadi hal luar biasa untuk dapat diwujudkan kala itu. Diperlukan imajinasi dan pengetahuan tingkat tinggi agar bentuk-bentuk tersebut dapat terwujud sesuai dengan keinginan sang perancangnya. Di samping bentuk fisiknya, bangunan-bangunan peninggalan sejarah tersebut juga mengandung nilai simbolik/filosofis dari kepercayaan dan keyakinan maupun adat-istiadat masyarakat di masa itu.

Imajinasi dan sumber inspirasi begitu melimpah di dalam jiwa dan karakter bangsa Indonesia, sehingga tidak salah kalau Bung Karno selalu lebih membanggakan kekayaan seni leluhur bangsanya dibanding kedahsyatan bom atom dari negara sekutu. Dalam seni lukis di dunia Barat kehebatan diukur pada detail anatomi dan ekspresi wajah dari sebuah lukisan. Sedangkan di Indonesia dapat kita lihat berbagai macam ukuran dan karakteristik simbolik yang menjadi pembeda untuk menentukan nilai dari sebuah lukisan. Sebut saja jumlah dalam objek lukisan ataupun pilihan warna yang digunakan. Singkatnya, seniman tanah air lebih natural serta mengakar dalam tradisi dan budaya simbolisme. Makna dan filosofi dalam karya seni tersebut banyak terpengaruh dari agama maupun budaya dari luar seperti China, India dan Arab.

 negeri para seniman (2)

img02. Lukisan pada sebuah gunungan

Demikian pula dengan seni sastra, tari, musik, busana hingga seni bangunan (arsitektur) akan selalu bertabur keanggunan, keindahan, harmoni serta simbol yang bernilai sangat tinggi, baik bagi para penikmat seni di tanah air maupun para pengamat dari dunia internasional. Mitologi nusantara selain Ramayana, Mahabarata dan pewayangan yang banyak terinspirasi dari ajaran Hindu dari India, beberapa tahun lalu lembaga Internasional PBB – Unesco, menganugerahkan MOW (Memory of the World) pada sebuah epik Bugis kuno yang dikenal dengan kisah I La Galigo. Dalam bidang seni tari, sebagian besar wilayah di nusantara memiliki tarian tradisional masing-masing dengan ciri khas yang sarat makna dan filosofi. Tak ketinggalan berbagai jenis musik dan peralatannya serta pakaian adat yang juga beraneka ragam.

Belum lagi keindahan alam nusantara yang selalu menjadi inspirasi bagi pelukis-pelukis dalam maupun luar negeri. Tempat-tempat ini biasanya merupakan lokasi objek pariwisata di setiap daerah yang tersebar di sepanjang Nusantara. Sebut saja pulau Bali sebagai salah satu tujuan wisata favorit, baik keindahan alam, seni serta budaya lokalnya, yang menjadi surga bagi para pelancong mancanegara. Pulau Lombok, Pulau Komodo, Pulau Ende, Kepulauan Raja Ampat dan puluhan pulau-pulau lainnya tak akan habis dijelajahi dalam waktu seminggu bahkan bisa jadi hingga berbulan-bulan.

 negeri para seniman (3)

img03. Bali penuh pesona seni dan budaya

Nama Bali bahkan lebih dikenal dibandingkan Indonesia sendiri. Jika harus ditelusuri satu persatu dari Sabang sampai Merauke maka akan kita temui ratusan bahkan ribuan keindahan seni dan budaya khas tanah air tercinta. Sebuah kekayaan yang menjadi kebanggaan seluruh anak bangsa dalam sebuah negeri surgawi, negeri terindah…..Negeri Para Seniman.

 

Salam Nusantara,

//djasMerahputih

 

About djas Merahputih

Dari nama dan profile picture'nya, sudah jelas terlihat semangat ke-Indonesia-annya. Ditambah dengan artikel-artikelnya yang mengingatkan kita semua bahwa nasionalisme itu masih ada, harapan itu masih ada untuk Indonesia tercinta. Tinggal di Sulawesi, menebar semangat Merah Putih ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel

16 Comments to "Negeri Para Seniman"

  1. djasMerahputih  17 March, 2014 at 19:38

    > Kang Iwan
    “Artikel menarik dan saya sangat menyukainya. Indonesia terlalu sulit untuk dilupakan dan dibenci budaya dan kekayaan alamnya.”

    Terlalu Cinta…. !! Bahkan dengan segala keburukannya saat inipun Indonesia tetaplah Negeri Terindah tak terlupakan… Tanah tempat kembalinya para pencari KEDAMAIAN….

    Tentu hanya bisa terjadi jika Orang Indonesia kembali pada fitrah dan jati dirinya sendiri…

    Salam Purnama,
    //djasMerahputih

  2. phie  22 February, 2014 at 12:56

    keren mas djas! semoga ke depannya akan berubah ke yg lbh baik.

  3. Dj. 813  19 February, 2014 at 15:30

    Hallo Djas….
    Benar dan sangat setuju dengan apa yang anda tulis diatas.
    Salam,

  4. djasMerahputih  19 February, 2014 at 15:28

    Thanks for all visiters,

    Sudah berumur 68 tahun kebanyakan org Indonesia
    blm bisa membedakan sikap beragama dan bernegara.
    Hampir sama dengan cara membedakan Indonesia dan Bali..
    Membedakan air dan samudera…
    Hanya butuh kedewasaan saja..

    Salam seniman kecil,
    //djasMerahputih

  5. Itsmi  19 February, 2014 at 14:37

    Indonesia dulu budayanya tinggi… tetapi waktu agama monoteis masuk, udah….

    Contonhnya Prambanan dan Borobudur… bisa hidup berdampingan

  6. Lani  19 February, 2014 at 13:15

    KANG DJAS : yg menarik dr artikelmu ini buatku adl alinea paling bawah : “Nama Bali bahkan lebih dikenal dibandingkan Indonesia sendiri”

    Krn mengingatkanku ktk pertama kali menginjakkan kakiku dinegaranya Paman Sam di tahun 1982.

    Banyak teman2 dr guru bahasa Inggrisku bertanya ke aku: asalmu drmn? Aku jawab: Indonesia……..

    Mereka ming melongo tok…….karo tingak-tingak……..

    Mungkin mrk mengira, iki lokasinya diplanet manakah?????

    Kmd aku tanya, kalian tau, pernah baca, dengar BALI?????

    Jawabannya dr tdnya melongo cm oooooooo…………jd kamu dari Bali????? Wealah…….aku mikir jebule bule Amerika kok koplak ngene to yooooooo………

    Dr sana aku malah dadi ngoceh dowoooooo banget menjelaskan negara Indonesia dr A-Z hihihi……….
    Berbeda dgn keadaan skrng mrk wis do melek………krn sdh pd menyukai travel……….jg mungkin krn Indonesia neg Islam terbesar dr sana merembet yg ngebom2 para terrorist jg kebanyakan ngaku2 beragama Islam……..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.