Variasi Sajian Oatmeal ala Asia

Josh Chen – Global Citizen

 

Semua tahu manfaat oatmeal yang sering juga disebut dengan havermut. Manfaat kesehatan jenis makanan satu ini sudah tidak diragukan. Saya tidak akan menuliskan panjang lebar, hanya sedikit mengutip dari Wikipedia (http://en.wikipedia.org/wiki/Oatmeal):

There has been increasing interest in oatmeal in recent years because of its health benefits. Daily consumption of a bowl of oatmeal can lower blood cholesterol, because of its soluble fibre content. After it was reported that oats can help lower cholesterol, an “oat bran craze” swept the U.S. in the late 1980s, peaking in 1989. The food craze was short-lived and faded by the early 1990s. The popularity of oatmeal and other oat products increased again after the January 1997 decision by the Food and Drug Administration that food with a lot of oat bran or rolled oats can carry a label claiming it may reduce the risk of heart disease when combined with a low-fat diet. This is because of the beta-glucan in the oats. Rolled oats have long been a staple of many athletes’ diets, especially weight trainers, because of its high content of complex carbohydrates and water-soluble fibre that encourages slow digestion and stabilizes blood-glucose levels. Oatmeal porridge also contains more B vitamins and calories than other kinds of porridges.

Namun yang menjadi masalah untuk banyak orang penyantapnya (termasuk saya awalnya), menyantap sesendok oatmeal merupakan ‘perjuangan’ dan ‘tantangan’ tersendiri. Saya sendiri hampir tidak kolu – tak sanggup menelannya, karena rasanya yang menurut saya (dan yakin untuk kebanyakan orang) tidak enak sama sekali. Banyak juga yang pasti berpikir bahwa cara penyajian oatmeal adalah dengan susu, susu coklat, kismis, potongan pisang atau buah lainnya seperti apel, strawberry. Banyak juga yang berpikiran sajian oatmeal pasti ala bule dengan segala macam tadi. Mindset yang terbentuk demikian ini memang susah sekali digeser dan dirombak. Tidak salah juga, bahkan di beberapa referensi internet termasuk Wikipedia yang di atas, tidak menyebutkan bahwa oatmeal adalah sajian alternatif di Asia.

Jika Anda sedang bingung masak apa hari ini, menu apa hari ini, ataupun mumet menyusun menu makanan sehari-hari atau Anda sedang diet menurunkan berat badan, menormalkan kadar gula darah, sebenarnya oatmeal merupakan pilihan tepat variasi menu sehari-hari Anda menggantikan nasi. Kebanyakan orang Indonesia (dan Asia) pada umumnya sangat susah meninggalkan nasi. Dengan alternatif memilih nasi merah atau nasi hitam, tetap saja kerinduan yang menggebu akan nasi putih mengepul hangat terus menggoda.

Yang pertama Anda harus buang jauh-jauh adalah mindset bahwa oatmeal identik dengan bule dan segala variasi cara penyajiannya. Saya mencoba melakukan terobosan untuk seluruh keluarga dengan variasi sajian oatmeal ala Asia. Variasi sajian oatmeal ini sebenarnya tidak terbatas. Imajinasi variasi apapun yang terlintas dalam pikiran Anda, merupakan menu baru sedap untuk Anda dan seluruh keluarga.

variasi-oatmeal (4)

Salah satu variasinya adalah berikut di bawah ini:

Bahan:

  • Oatmeal instan 5-7 sendok makan (tergantung derajat lapar Anda)
  • Bekatul 1-2 sendok makan

variasi-oatmeal (3)

  • Garam atau kaldu blok (Maggi, Knorr, etc) atau kaldu jamur secukupnya
  • Merica
  • Minyak wijen atau olive oil
  • Kecap ikan atau kecap asin atau kecap manis sesuai selera

Daun bawang iris sesuai selera

variasi-oatmeal (2)

 

Caipo (preserved raddish) rajang halus

variasi-oatmeal (1)

Pelengkap, bisa bakso, sosis, telur mata sapi, telur dadar, tempe goreng, dsb

 

Cara penyajian

Oatmeal dan bekatul dalam mangkok

Bubuhkan garam atau kaldu blok atau kaldu jamur, merica dan kecap ikan/kecap asin/kecap manis

Tambahkan air panas, aduk rata

Tambahkan minyak wijen atau olive oil

Tambahkan irisan caipo

Taburkan daun bawang mentah atau ditumis sekejap 1 menit dengan beberapa tetes minyak wijen atau olive oil, lantas ditaburkan

Sajikan dengan pelengkap sesuai selera Anda

variasi-oatmeal (5)

Resep sederhana di atas hanyalah satu dari variasi tak terbatas penyajian oatmeal. Sebenarnya favorit saya adalah menyeduh oatmeal dengan kuah soto yang mendidih atau dengan kuah rawon yang mendidih. Yang terpenting adalah memberikan sentuhan rasa Indonesia atau Asia yang lain dalam sajian oatmeal sehingga lebih akrab di lidah kita dan bisa menikmati rasa serta manfaatnya dengan lebih nyaman. Penyajian oatmeal ala bubur ayam juga sangat nikmat.

Oatmeal recipe yang bisa divariasi tidak terbatas. Oatmeal yang diseduh dengan kuah mendidih, bisa kuah soto, rawon, bakso, sop ayam, sop buntut dan variasi lain tak terbatas. Saya pernah menambahkan kuah opor, sambal goreng krecek, bumbu rendang, taburan wijen putih yang disangrai, wijen hitam, black pepper sauce, irisan kimchi, siraman sup miso mendidih, kuah tomyam, diaduk dengan ayam masak teriyaki, atau apapun juga sesuai selera Anda. Bumbu pecel? Bumbu gado-gado? Why not…you name it and you try it, dijamin akan sangat menikmati oatmeal baik di saat sarapan, makan siang ataupun makan malam. Tinggalkan cara penyajian ala barat yang untuk kebanyakan orang Indonesia sulit menelannya apalagi menikmatinya.

Silakan mencoba dan mengembangkan imajinasi variasi oatmeal recipe Anda sendiri.

 

About J C

I'm just another ordinary writer. Seorang penulis lepas dengan ketertarikan bidang: budaya, diversity, fotografi, ekonomi dan politik.

Arsip Artikel Website

52 Comments to "Variasi Sajian Oatmeal ala Asia"

  1. RF  14 March, 2014 at 04:39

    Holaa JC como estas..? esa es mi comida favorita

  2. RF  14 March, 2014 at 04:37

    Holla JC como estas..? esa es mi comida favorita

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.