Makan Ikan

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA YANG BERBAHAGIA…

Salam jumpa di hari selasa yang indah…Dj. harap anda semua ada dalam keadaan sehat dan bahagia selalu…Perkenankan Dj. kali ini sedikit cerita tentang makanan kesukaan Dj.

Makan apa…??? I K A N . . . ! ! !

Hal ini, jujur terinspirasi saat Ki Ageng menulis tentang “Fish and Chips” di FB. Dj. jadi ingat saat awal tahun `70 an belajar di Oxford – England, weekend kami sering main ke London dan menyempatkan beli Fish and Chips. Maklum saat belajar tidak punya banyak uang dan Fish and Chips harganya masih terjangkau, apalagi lapar dan makan di pinggir jalan…. hahahaha…!!!

Ki Ageng menuliskan, “karena saat ini jarang ditemukan Fish & Chips yang persis dan enak seperti di London.” Ingatan Dj. jadi melayang ke masa belajar, jelas, satu kenangan yang tidak bisa disamakan dengan saat sekarang. Dulu suasana saat makan Fish and Chips yang dijual di London, suasananya juga sangat lain.

Dj. pernah makan F & C, di belanda, pun di Hamburg, juga di Mainz, tapi memang rasanya jelas lain, mengapa…??? Karena yang di London, selain suasana yang berbeda, juga cara menyajikannya, juga berbeda.

F & C di London, juga mungkin di seluruh England, dialasi atau dibungkus dengan kertas koran, jadi memiliki aroma dan rasa yang memang lain (bau koran… hahahaha….).

Dj. juga ingat benar saat Dj. masih T.K., di Semarang, ibu Dj. selalu bekali Dj. dengan roti tawar yang hanya diolesi dengan mentega dan dibubuhi gula pasir dan dibungkus dengan kertas koran. Aroma kertas koran membikin tambah lapar…. hahahahahahahaha….!!!

Foto dari mbah Google makanan yang dialasi dengan kertas koran.

makan-ikan01

F & C di Jerman atau di belanda, apalagi yang namanya makan di Restaurant, jelas tidak lagi menggunakan kertas koran, tapi piring dan jelas kelihatan lebih indah. Juga yang di pasar, mereka menggunakan stereofoam namun tentang rasa dan kenangan, maka yang dialasi kertas koran, akan lebih nikmat. Benar Ki…???

Bagaimanapun, seenak apapun yang di England, tapi masakan istri, untuk Dj. selalu lebih enak, hanya kenangan yang di London jelas tidak terlupakan. Nah, Dj. yang senang makan ikan, maka perkenankan untuk memamerkan makanan ikan hasil laut.

Foto ikan Dorade dari mbah Google, ini ikan dengan daging putih.

makan-ikan02

Ini ikan-ikan “Dorade” yang digoreng sendiri, 1 ekor sekitar 300 Gramm

makan-ikan03

Dengan dibubuhi sambal ala mbok Susi…

Makan di rumah, bisa makan dengan nasi yang masih panas, menggunakan jari-jari (muluk), sambil kakinya satu diangkat diatas korsi (ji gang)…. hhhhmmmmm…. sungguh nikmatnya…

makan-ikan04

Dan ini Dorade yang dibakar, jelas lebih sehat, karena tidak banyak berminyak, atau minyaknya telah banyak terbakar.

makan-ikan05

Yang dibakar ini paling enak dengan sambal kecap + cabe rawit, tomat dan bawang merah…Dan dimakan dengan salad dan nasi.

makan-ikan06

Ini kalau makan di restaurant, juga ikan Dorade, rasanyapun bisa lain. Harganya bisa bervariasi, tergantung di Restaurant mana kita mau makan. Biasanya yang enak untuk mulut Dj. ya di Restaurant Yunani, karena mereka memang ahlinya masak ikan. Olehnya kalau libur ke Yunani (bukan ke Yu Lani), di sana bisa makan ikan sepuas-puasnya setiap hari.

makan-ikan07

Jelas banyak macam ikan yang lainya yang bisa dimakan. Ikan dengan kentang rebus.

makan-ikan08

Ikan ini di Jerman dinamakan ikan Zander, yang mana dagingnya putih dan sangat lembut. Dan termasuk ikan air tawar yang cukup mahal, (dibanding ikan air tawar yang lainnya) baik mentahnya, apalagi kalau sudah dimasak. Sayang Dj. tidak dapat foto dari mbah Google, tapi Dj.punya lukisan ikan ini. Yang jelas lukisannyapun ditanggung persis.

makan-ikan09

makan-ikan10

Di bawah ini ikan salmon air tawar (Forelle). Paling asyik kalau mancing dulu, jadi makan ikan yang masih segar.

makan-ikan11

Ikan forelle yang dipancing oleh Susi dan Daniel, sudah Dj. bersihkan, digantung biar airnya netes dan kemudian di asab, agar bisa tahan lama. Karena 15 ekor ikan, tidak mungkin kami sekeluarga makan sekaligus. Dan ikan asap, memiliki rasa yang lain juga, tergantung serbuk kayu yang digunakan untuk mengasap.

makan-ikan12

Ikan Forelle bakar, dengan sambal kecap, tomat dan bawang merah dan putih, makan hanya dengan salad saja sudah lebih dari cukup.

makan-ikan13

Kalau anda suka makan kepala ikan, ini Dj. masak ikan Forelle “asam pedas” (tapi tidak terlalu pedas juga sih). Di Jerman, kepala ikan masih dijual murah, karena tidak banyak dagingnya.

Masak bumbunya dulu.

makan-ikan14

Kemudian ikan bisa dimasukkan.

makan-ikan15

Ikan Karpen (jenis ikan mas), orang Jepang menamakan Doitzu susui, entah benar atau tidak. Hahahahahahahahaha…..!!! (Dj. yang sok tahu)

makan-ikan16

Ikan ini biasanya kami masak kalau malam Natal. Tapi juga kalau ingin, ya bisa masak setiap saat. Masakan mudah ini….Masakan ini, dulu menjadi kesukaan ayah Dj., olehnya Dj. juga suka dan Susi belajar dari alm. ibu Dj.

makan-ikan17

Ini ikan Makrele (mungkin di Indonesia sama dengan ikan tongkol) asap. Dan begini kalau Dj. yang masak…. hahahahahahaha….!!!

makan-ikan18

makan-ikan19

makan-ikan20

V O I L A A A A . . . . .! ! !

makan-ikan21

Kalau mudik, tengok kakak di Surabaya, Dj. selalu pesan pecel lele. Kaka Dj. tahu benar, 10 hari sebelum kami datang, mereka sudah beli lele dan di tampung di kolam. Agar kalau kami sampai, sudah bisa dimasak dan langsung di jadikan satu dengan sambal dan juga daun kemangi. Hhhhhmmmmm…..

makan-ikan22

Kalau sampai Semarang, kakak yang di Semarang selalu bikinkan Mangut, sambal goreng belut yang dimasak dengan santan. Kakak Dj. tahu, kalau Dj. tidak suka pedes, jadi selalu dia masak, pas dengan selera Dj.

makan-ikan23

Dan makan di Restaurant Jimbaran di Ancol (Jakarta), adalah makan udang yang sangat lezat.

makan-ikan24

Asal harus hati-hati kalau makan di pantai Jimbaran di Bali. Harus tanya harganya terlebih dahulu, jangan asal pesan seperti kami. Karena tahun 2009, kami kena tipu dan ini 1. Lobster, 1 ikan bakar, 9 kerang mateng dan cah kangkung dan 2 botol kecil bir bintang.

makan-ikan25

makan-ikan26

makan-ikan27

Di temani sekitar 15 menit (dua lagu) Live music.

makan-ikan28

Memang sangat asyik, makan malam dengan terdengar deburan ombak di pantai.

makan-ikan29

Okay, banyak sudah yang Dj. pamerkan. Semoga anda semua, ada semangat untuk masak dan makan ikan. Ikan memang sehat, tapi jangan mencoba mancing ikan Hiu, nanti bukan makan ikan, malah dimakan ikan…Hahahahahahahahahaha….!!!

Terimakasih untuk semua perhatiannya, juga kepada pangasuh Baltyra, terimakasih karena selalu menayangkan oret-oretan Dj.

Mohon maaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semua, sampai minggu depan.

 

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

makan-ikan30

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

41 Comments to "Makan Ikan"

  1. Dj. 813  20 March, 2014 at 17:46

    Linda….
    Hatur Nuhun Lind….
    Dj. malah ingat saat-saat di SMP. kalau hari Minggu suka ke Danau Cileuncak. Dulu hanya ada satu gubuk, yang jualan ayam goreng dan ikan bakar.
    Habis berenang, lapar dan rasanya nikmat makan dengan nasi yang masih kemebul dan ditambah lalapan dan sambal terasi sunda yang merah….. hahahahahahha….!!!Salammanis dari Mainz….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *