Lempar Sepatu

Rusdian Malik

 

Di luar negeri sana, pelemparan sepatu kepada figur tersohor itu hal yang biasa. Ada mahasiswa Jerman lempar sepatu ke perdana menteri China di Inggris tahun 2009, lemparan ke presiden Amrik Bush Junior di Baghdad tahun 2008, insiden pelemparan sepatu ke Ahmadinejad di Mesir, dan yang terbaru adalah pelemparan sepatu ke Hillary Clinton saat pidato di Las Vegas.

> on April 10, 2014 in Las Vegas, Nevada.

Budaya lempar sepatu ini layak ditauladani oleh publik indonenong, agar beda dengan cara penyampaian ketidaksukaan yang sudah lazim, mainstream dan monoton dan cenderung ekstrem.

Sesekali dong ada berita begini: Presiden bebeb Beye dilempar sepatu oleh wartawan, Perdana menteri Malaysia dilempar sepatu saat berkunjung ke Indonenong, Raja Arab dilempar sepatu saat pidato live di tipi Metromini, Tayep Erdogan dilempar sepatu bot saat jadi bintang tamu di acara dahsyat RCTI, Gusdur dilempar sepatu impor buatan Israel kualitas prima oleh Hartono Ahmad Jaiz, terus Hartono Ahmad Jaiz dilempari sepatu onta oleh kaum Gusdurian, bos densus 88 dilempar sepatu oleh orang-orang berpeci, terus Abu Bakar Baasyir dilempari sepatu oleh bocah santri TK/TPA al-Qur’an, Muhaimin Iskandar dilempari sepatu oleh para negro saat tawaf di Baitullah, Munarman dilempar sepatu cewek hak tinggi warna pink di acara malam tahun baruan, ada penceramah yang dilempari sepatu oleh jemaahnya karena konten ceramahnya gak mutu dan provokatif, petinggi partai politik dilempari sepatu yang ada tai-nya oleh hadirin saat berorasi, atau pemilik-pemilik media dilempar sepatu berisi ulat belatung oleh kameramennya sendiri.

bush-clinton-shoes

Hal demikian khan gokil. Sebab makna dari pelemparan sepatu itu unik dan sangat dalam. Pertama, lempar sepatu adalah bentuk aksi nyata protes, tanda ketidaksukaan, tanda penolakan yang bener2 serius. Makanya yang dilempar sepatu harus insaf diri bahwa ada yang salah pada dirinya, bukan hanya cengingisan merasa tak berdosa.

Kedua, lempar sepatu itu lebih nyata lebih berarti dibanding ketidaksukaan yang berwujud kritikan, sindiran, cemoohan, kutukan, pembully-an, atau serangan yang bersifat verbal semata. Sementara banyak publik pigur yang bermuka tebel, tak berempati dan berkarakter “emang gue fikirin”.

Ketiga, lempar sepatu itu patut dilestarikan sebagai bentuk protes yang lebih aman dibanding protes yang anarkis yang doyan diamalkan oleh rakyat indonenong semisal dikit2 lempar batu, lempar kayu, lempar lembing, lempar tombak, lempar kursi roda, lempar granat, lempar bom atom atau pun lempar dosa dan kesalahan, apalagi lempar potongan alat kelamin.

Mari kita budayakan kritis. Mari kita kejawantahkan kritik kita dalam bentuk yang tidak terlalu lembek dan jangan pula anarkis dan ekstrem. Mari kita lempar sepatu, mari siap2 kita dilempari sepatu, sendal juga boleh.

 

About Rusdian Malik

Dia adalah Pesbuker asal Kalimantan Selatan kelahiran 1985. Pria penggemar acara stand up comedy ini adalah alumnus pesantren yang cukup terkenal di Kalimantan Selatan, yakni Pondok Pesantren Al-falah Banjarbaru.

My Facebook Arsip Artikel

12 Comments to "Lempar Sepatu"

  1. nia  5 May, 2014 at 10:33

    saya terima yg hitam aja. yg high heels ya biar sol merahnya Louboutin kelihatan. oya… nomor 4.5 US. terima kasih

  2. Kornelya  23 April, 2014 at 20:21

    Lempari aku dengan sepasang sepatu datar Lou boutin no.7.5 atau 8, kalau boleh pilih warna, aku mau yg warna coklat atu dk. navy. Terima kasih, lemparannya ditunggu. Ps. Kiri/kanan model dan warnanya harus sama.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *