Mbah Karjono Sudah Lama Hidup Sendiri

Kusnul Istiqomah

 

Di sisi timur Gunungkidul, kehidupan masih sangat berat untuk beberapa orang. Salah satunya Mbah Karjono yang sudah hidup sendiri empat tahun.

Kondisi fisik Mbah Karjono sudah tidak sempurna lagi. Kedua matanya tak mampu lagi melihat. Kebutaan sudah ia alami sejak tahun 1960-an.

“Dulu itu sakit terus diperiksakan, mata saya disikat diberi salep dan ditutup selama tiga hari. Setelah dibuka ternyata tidak bisa melihat lagi,” tutur dia di rumahnya, Dusun Jatiwinangun, Purwodadi, Tepus, Jumat (7/3).

Karjono1

Ia sudah empat tahun hidup sendiri. Istrinya sudah tiada. Kedua anaknya pun merantau dan sudah memilki keluarga sendiri. Kondisi rumah Mbah Karjono juga sangat sederhana. Rumah berukuran sekitar empat kali dua meter itu terdiri dari dua ruangan.

Satu untuk tidur dan satu untuk dapur. Alas tidurnya juga sangat sederhana, hanya beralaskan kain. Ia tak memiliki kamar mandi.Sebagian rumahnya hanya ditutupi karung. Dinding rumah dari kayu dan anyaman bambu juga ada yang hampir robiih dan berlubang Namun di  dalam ruang tidurnya ada lubang berukuran sekitar satu kali satu meter.

“Dulu bantuan dari pemerintah untuk kamar mandi dan WC. Tampungan airnya sudah jadi tapi kamar mandi dan Wcnya belum. Saya harus hati-hati biar tidak masuk ke lubang itu,” papar dia.

Karena sudah tidak bisa bekerja lagi, Karjono hanya menggantungkan hidupnya dari bantuan pemerintah dan tetangga sekitarnya. Jatah beras miskin pun hanya cukup untuk 15 hari. Sisanya, ia sangat bergantung dari tetangga. “Saya masak sendiri karena ya tinggal sendiri,” tutur dia.

Karjono hanya satu dari warga kurang mampu yang tidak berdaya. Salah satu warga Desa Purwodadi, Saido menuturkan sempat melakukan pendataan untuk warga yang sudah tidak berdaya.

“Di Purwodadi ini ada sekitar 15 orang yang kondisinya serupa dengan Mbah Karjono. Saya miris melihatnya,” papar dia.

*Caption:

Mbah Karjono sedang duduk di depan rumahnya, Jumat (7/3).

 

*sudah terbit di Harian Jogja edisi 8 Maret 2014

 

About Kusnul Istiqomah

Penulis media yang lebih suka mengangkat human interest, mengenalkan daerah terutama wilayah Gunung Kidul dengan segala kearifan lokalnya.

My Facebook Arsip Artikel

12 Comments to "Mbah Karjono Sudah Lama Hidup Sendiri"

  1. kusnul  16 April, 2014 at 01:30

    is there anything we can do about it? aku yakin masih banyak orang-orang seperti Mbah Karjono. Kalau menunggu pemerintah, mau sampai kapan ya?

  2. Alvina VB  16 April, 2014 at 00:22

    Sangat prihatin dgn cerita spt ini. Bisa dibayangkan kl anggaran negara enggak dikorupsi sama para tikus, pasti imbasnya sampe ke penduduk spt Mbah Sarjono. Ttp pertanyaannya kapan???

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.