Arungi Samudra Demi Kawan

Kusnul Istiqomah

 

Menjadi nelayan tak selamanya berjalan mulus. Banyak halangan dialami ketika mencari ikan yang menjadi sumber kehidupan. Tak jarang mereka mengalami mati mesin di tengah lautan sehingga memerlukan pertolongan.

Terapung di tengah samudra dengan ditemani suara desiran angin, gemuruh ombak dan teriknya matahari, Sabtu (1/3) lalu. Koran ini bersama empat anggota Search And Rescue (SAR) Korwil II dan seorang relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul melakukan pengamanan aksi terjun payung.

Di tengah-tengah aksi, handy talky (HT) salah satu  anggota SAR bebunyi mengabarkan ada kapal nelayan Baron yang bermasalah di perairan Jongor. Periaran yang merupakan batas antara Gunungkidul dengan Bantul.

“Setelah selesai ngepam [pengamanan] di Krakal, kami akan meluncur ke Jongor,” jawab Tugiman “Tholo”.

Begitu dipastikan aksi terjun 32 penerjun berjalan aman, tim pengamanan air kembali ke Pantai Baron untuk menjemput mesin kapal dan bahan bakar. Wasiman yang menjadi tekong pun mengendalikan kapal dengan lihainya. Ia sudah puluhan tahun menjadi nelayan. Rupanya kapal milik Eko Suprihatin yang mengalami masalah. Mesin kapal tak bisa bergerak.

Begitu mendarat di Pantai Baron, anggota SAR pun segera menyiapkan mesin kapal dan baha bakar. Mereka memasukkan kedua ke lambung kapal. Tak lupa mereka membawa bekal makanan kecil dan air mineral.

Mereka juga sudahmembungkus handphone dan HT yang tidak tahan air dengan plastik agar aman dan tidak rusak. Pasalnya, perjalanan menggunakan kapal jungkung dijamin basah terkena cipratan air laut yang pecah terkena katir (penyeimbang kapal).

Tholo mengemudikan kapal dengan semangat ketika akan keluar dari Pantai Baron. Ketika menabrak ombak, kapal serasa nge-trail. Kami nge-trail beberapa kali sebelum sampai agak di tengah dengan air yang lebih landai.

Perjalanan kami cukup panjang.  Kami memerlukan waktu sektar 45 menit untuk sampai di perairan Jongor. Kami melawan arus sehingga kerja kapal agak berat. Sesampainya di Jongor, kami mencari kapal yang mengalami masalah.

Dengan hati-hati sambil etap menjaga keseimbangan, Tholo maju membawa sejeriken bahan bakar. Nelayan yang kapalnya bermasalah tutur memegangi kapal SAR agar tidak terpisah.

Rupanya selang dari bahan bakar yang bermasalah. Begitu diberi bahan bakar, kapal Eko Suprihatin bisa berjalan kembali. Asisten tekong kemudian menarik jangkar dan perjalanan pulang pun dimulai dengan membawa hasil tangkapan ikan.

“Sering sekali ada kapal trouble sehingga harus ditolong. Untung tadi dipasang jangkar sehingga tidak terbawa gelombang,” tutur Tholo.

Dari perairan Jongor, pantai Parangtritis pun terlihat dengan jelas. Usai memberikan pertolongan, tim pun kembali ke Pantai Baron. Selama perjalanan kami disajikan pemandangan indahnya Gunungkidul dengan bukit-bukit hijau.

evakuasi kapal4

evakuasi kapal5

*Caption:

Tim SAR Korwil II mengantarkan mesin dan sejeriken bahan bakar kepada nelayan yang kapalnya bermasalah di perairan Jongor, Sabtu (1/3).

*sudah terbit di Harian Jogja

 

About Kusnul Istiqomah

Penulis media yang lebih suka mengangkat human interest, mengenalkan daerah terutama wilayah Gunung Kidul dengan segala kearifan lokalnya.

My Facebook Arsip Artikel

8 Comments to "Arungi Samudra Demi Kawan"

  1. J C  5 May, 2014 at 05:32

    Keren ini ceritanya…

  2. Dewi Aichi  1 May, 2014 at 09:27

    Pekerjaan sebagai nelayan memang berat, sungguh berat, istilah Jawanya, toh nyawa…gitu ya Kusnul , terima kasih nelayan, kami bisa menikmati makan ikan laut yang lezat.

  3. Lani  1 May, 2014 at 07:56

    AL : wahahah…….nonton Bay watch ae…..

  4. Alvina VB  1 May, 2014 at 00:31

    Gimana ya rasanya bisa menyelamatkan org di tengah lautan spt itu? Pasti ada rasa self-accomplishment.

  5. Dj. 813  1 May, 2014 at 00:24

    Terimakasih untu ceritanya….
    Semoga tidak selalu banyak yang harus ditolong…
    Satu jiwa yang besar, untuk bisa memberikan pertolongan kepada orang lain.
    Salam,

  6. ariffani  30 April, 2014 at 22:09

    wowww,,,,,,,

  7. Lani  30 April, 2014 at 13:55

    AL : juara semuanya…….selamat ngorok ya……..

  8. Alvina VB  30 April, 2014 at 12:52

    numero uno!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.