Kampret

Rusdian Malik

 

KAMPRET itu adalah anak bungsu dari cucunya batman. Dia berasal dari bahasa italia, “kam se u pay” yang artinya kamu semua payah, kemudian berkamuflase ke bahasa Banjar “kam-min-shoimin-laisa-lahu-min-shiyamih-illal-ju’-wal-‘ats” yang artinya = memeluk agama dengan cara yang bahlol, lalu beberapa abad kemudian kampret tadi menjadi bahasa sansakerta “kampanye” yang artinya pesta pejabat bahlol.

Kampret itu adalah anak yang imut dibanding saudaranya mas Jancuk, mpok O’on, kakang begundal, om durjana, A’a Bahlol, pak Brengsek, Mr. Anjrit, tuan Bedebah, papah Jahanam, & tante Edan. Namun si kampret ini masih kalah imut dengan si kenthir.

Sejak jaman purbakala, kampret dan sodaranya ini selalu menguasai peradaban, masa keemasannya antara lain di era Sodom Gomorah, era kaisar Nero, era bakufu, era megatron, era perang salib, era bajak laut, era perang dunia shinobi, era boysband smash, era liga Inggris dikuasai naga Indosiar, era reformasi, era akun Trio macan 2000 & akun jilbab hitam, hingga beberapa juta abad ke masa depan yakni masa sekarang, era perang galaksi antara manusia versus manusia tak berotak.

Kampret ini secara alay mewabah menggejala cetar membahana bagaikan decepticon menjelma apa saja. Menjelma tipi kampret, bacaan kampret, fesbuker kampret, postingan kampret, artis kampret, mahasiswa kampret, pejabat kampret, undang-undang kampret, lurah kampret, camat kampret, bupati kampret, gubernur kampret, mentri kampret, presiden kampret, caleg kampret, capres kampret, dosen kampret, pengusaha kampret, ormas kampret, pengennya sih kusebut ustadz pendeta kampret tapi saya takut ntar saya dibilang kampret kuadrat oleh kaum kampret yang fanatik padahal memang banyak lho oknum tokoh agama yang kampret juga.

Terus juga orang kaya kampret, sedangkan para orang melarat hanya bisa mengkampret-kampretkan orang kaya. Hasilnya yang miskin tetap miskin, yang kaya semakin kaya, kampret.

Orang kampret yang cerdik bisa mengkampretkan orang lain. Adapun orang kampret yang bego jadi target kampret orang lain. Ada si kampret yang memanfaatkan kekampretan orang. Ada si kampret yang mau-maunya sih dikampretin orang.

Sekampret-kampret orang adalah orang kampret yang slalu mengkampretkan orang lain. Sekampret-kampret manusia adalah yang tidak sadar bahwa dirinya kampret, lalu sukanya bergaul dengan kaum kampret, lalu mengkampretkan ria orang lain & merasa bahwa dirinya adalah orang yang paling tidak kampret sedunia.

Maka dari itu wahai kawan-kawanku terkasih ter-emmuah-muah, baik yang kampret, yang belum kampret, yang senantiasa kampret maupun yang sebentar lagi akan kampret:

“Kampretkan lah diri kita sebelum mengkampretkan orang lain. Jangan menilai orang itu 100% kampret, jangan pula menilai orang 100% tidak kampret”.

“Cerdaskan lah kekampretan kita, agar kita enjoy dengan kekampretan kita, agar kita berjiwa besar saat kita disebut kampret, bahkan kita bisa pula membongkar kekampretan orang lain, kekampretan yang tersembunyi, yang teroganisir, yang terstruktur, yang bertopeng ketidak-kampretan!”.

Penutup:
Zaman ini, tak ada yang tak kampret wahai sodara-sodariku yang ter-emmuach muach tadi. Maka, jadilah kampret yang cerdas, kampret yang berjiwa besar, kampret yang kritis, dan jangan jadi kampret yang fanatik, seperti beberapa para pembaca ini yang tersinggung, yang siap mau mengkampret-kampretkan saya, dan itu menunjukkan bahwa terbukti kalau mereka itu kampret bhahahahahahabahlol.

Salam kampret.

Prepet…prepet…prepet!!!!!!!

 

About Rusdian Malik

Dia adalah Pesbuker asal Kalimantan Selatan kelahiran 1985. Pria penggemar acara stand up comedy ini adalah alumnus pesantren yang cukup terkenal di Kalimantan Selatan, yakni Pondok Pesantren Al-falah Banjarbaru.

My Facebook Arsip Artikel

8 Comments to "Kampret"

  1. Kornelya  11 May, 2014 at 09:31

    Kalau kita bilang mereka kampret, merekapun akan berkata dasar… Lu,

  2. J C  5 May, 2014 at 05:44

    Menyimak dunia perkampretan nasional…

  3. Dewi Aichi  1 May, 2014 at 22:33

    Rusdian..haha…dasar penulis kampretttttttt……tapi keren lho….

  4. ariffani  1 May, 2014 at 14:41

    iya kamu.. kamu,,, kamu yang kampret , tu lhoo kamuuuu,,, emang kamu kampret… hahahaha…..

  5. rusdian malik  1 May, 2014 at 13:14

    Ehehehehehe

    Kampretin aqyu doooong say…

    Emmmuah ah ah

  6. Linda Cheang  1 May, 2014 at 11:53

    tetap aja banyak yang suka dengan negeri kampret ini,

  7. Sumonggo  1 May, 2014 at 11:31

    Orang pinter dan orang bejo jangan mau pilih kampret.

  8. Lani  1 May, 2014 at 11:15

    1 kampretttttttt……..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *