Oma Belajar Naik Sepeda

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO ANDA SEMUA DI BALTYRA YANG BERBAHAGIA . . . .

Anda tidak salah membeca judul di atas. Memang benar adanya, oma Susi mau belajar naik sepeda, di umur 56 tahun. Memang kedengarannya sedikit aneh, lha wong sudah umur 56. kok baru mau belajar naik sepeda. Duluuuuuuu….. dia memang pernah berkata, kalau ada sepeda kecil, di mana kakinya bisa sampai ke tanah, maka dia mau belajar naik sepeda…. Atau sepeda roda tiga, agar tidak jatuh….

Nah ini dia yang membikin Susi takut naik sepeda, karena takut jatuh. Okay, karena Dj. dia belikan sepeda lipat yang mungil, maka dia mulai berpikir, kalau yang kecil seperti ini, mungkin dia mau belajar naik sepeda…Maka kesempatan ini tidak Dj. tanya dua kali dan Dj. langsung ke toko sepeda…

Kebetulan ada yang warna hitam yang cukup cantik. Jadi memang kami selalu berpaduan hitam-putih, dia suka warna hitam dan Dj. suka warna putih…Setelah Dj. beli, maka keesokan harinya, Daniel mulai setel, karena sepeda baru, kebanyakan belum disetel. Untuk menyetel, harus bayar lagi sebanyak € 69,-. Maka Daniel yang suka bersepedaan dan banyak pengalaman dengan sepeda, dia bilang, sayang uangnya,biar dia saja yang setel. Baik pasang pedalnya, setel rem, stang dan lain-lainnya….

belajar-naik-sepeda01

Nah…sorenya maka kami janjian dengan Dewo yang juga sedikit penasaran, ingin lihat, apa mama nya benar mau belajar naik sepeda. Maka Dewo dengan sepedanya, Jana tidak bawa sepeda, karena dia bawa gledakan berisi Sarah, tapi David juga semangat ingin ngajari omanya….
Tapi benar… dia selalu berkata… tenang oma… tidak sulit oma… dll…dll… Hahahahahahahahahahaha…..!!! Ini David dan ayahnya (Dewo) yang sudah siap.

belajar-naik-sepeda02

Dan kemudian David datang ke opanya, tanya, dimana oma….??? Benar, karena omanya “mungkin” sedang berdoa…

belajar-naik-sepeda03

Tidak lama kemudian, omanya David datang dengan sepeda barunya, walau kelihatan sedikit ada rasa takut…

belajar-naik-sepeda04

Kemudian David dan Dewo bergabung dan kami berangkat bersama….

belajar-naik-sepeda05

belajar-naik-sepeda06

Kami naik sepeda di hutan belakang rumah, yang sepi dan kadang hanya ada orang jalan kaki saja, tidak ada mobil dan kendaraan yang lain….

belajar-naik-sepeda07

Nah ya, pelan-pelan….Dj. dampingi, kalau dia sedikit kurang yakin, maka Dj. hanya kasih tahu, bahwa dia sudah bisa, hanya harus
banyak latihan saja. Walau udara dingin oma copot jecketnya, dia bilang panas….

belajar-naik-sepeda08

Karena dia sedikit tegang, jadi ya…. memakan banyak energi dan dia kadang masih terlalu kuat pegang stangnya. Olehnya juga cepat capek…
Dan kami istirahat, kemudian jalan lagi… istirahat lagi….Nah ya, Dj. sudah sangat senang omanya David mau naik sepeda…

belajar-naik-sepeda09

Setelah sekitar 1 jam, maka dia sudah merasa pahanya sakit, maklum tidak pernah genjot sepeda…Dan saat kami pulang dan sampai di depan apartment, dia mulai memeriksa sepedanya, ya dia rasa remnya terlalu ke bawah. Maka Dewo ambil kunci dan Susi mau benerkan sendiri, seolah profi…… hahahahahaha…

belajar-naik-sepeda10

belajar-naik-sepeda11

Dia akhirnya puas, karena rem di stang sudah dia naikkan sedikit….

belajar-naik-sepeda12

Davidpun heran, karena omanya langsung bisa dan tidak seperti dia dulu….Tapi dia juga bangga, bisa naik sepeda bersama omanya dan pasti nantinya dia akan lebih sering bersepedaan bersama omanya…

belajar-naik-sepeda13

Okay….

Ini ada beberapa foto natur saat kami istirahat dan sempat jepret kiri dan kanan…

belajar-naik-sepeda14

belajar-naik-sepeda15

belajar-naik-sepeda16

belajar-naik-sepeda17

Dan setelah sampai rumah, maka sangat cocok, makan Strawberry, sambil sedikit santai….satu kata… S E H A T . . . ! ! !

belajar-naik-sepeda18

Itu tadi sedikit oret-oretan tentang omanya David yang belajar naik sepeda.

Mohon maaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan. Terimakasih kepada pengasuh Baltyra yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Terimakasih juga kepada anda semuanya yang selalu menanti oret-oretan Dj. di hari Selasa.

O ya, semua foto di atas, juga Dj. ambil dengan HP.

Kiranya Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya, sekarang, sampai selama-lamanya.

Salam manis dari Mainz.
Dj. 813

belajar-naik-sepeda19

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

62 Comments to "Oma Belajar Naik Sepeda"

  1. Dj. 813  2 June, 2014 at 03:08

    Cak Fandi…
    Mosok naik sepedah ke lantai enam di Tunjungan Plaza….???
    Yo ra kuat to Cak…???
    Hahahahahahahahahahahahahaha……
    Salam manis untuk keluarga dirumah….

  2. Cak Fandi  31 May, 2014 at 00:33

    Pakde….naik ke laintai enam di Tunjungan Plaza….surabaya kok bisa foto dari atas ke bawah hiiiiiiiii menakutkan lihat ke bawah

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *